
Pada awal tahun 2026, saat pasar kripto terus memanas, sebuah postingan sarkastis dari Solana menjadikan Starknet pusat perhatian publik. Solana menunjukkan bahwa data pengguna Starknet sangat rendah, namun tetap mempertahankan kapitalisasi pasar yang tinggi, memicu debat lintas ekosistem tentang "penilaian, aktivitas on-chain, dan keaslian data." Seiring insiden ini terus berkembang, para pelaku industri mulai mempertanyakan data on-chain yang digunakan oleh Solana, percaya bahwa konten yang dikutipnya sudah sangat usang dan tidak dapat mencerminkan kondisi ekosistem Starknet yang sebenarnya.
Solana menyebutkan dalam grafik yang dirilis bahwa Starknet hanya memiliki sekitar 8 pengguna aktif harian dan volume transaksi harian kurang dari 20, menunjukkan bahwa kapitalisasi pasarnya "secara signifikan terlalu tinggi." Ini menjadi kejutan besar bagi banyak orang yang baru mulai memperhatikan kompetisi antara keduanya, karena Starknet adalah salah satu solusi Layer 2 yang tumbuh paling cepat di jaringan utama Ethereum.
Namun, kontroversi utama terletak pada fakta bahwa data yang ditampilkan oleh Solana tidak berasal dari 2026, melainkan dari fase aktivitas terendah Starknet pada 2024. Peneliti komunitas dengan cepat berkonsultasi dengan alat pemantauan on-chain untuk mengonfirmasi bahwa data ini tidak mewakili Starknet saat ini.
Dalam menghadapi serangan opini publik dari Solana, tim Starknet memilih untuk tidak merespons dengan serius, tetapi sebaliknya membalas dengan cara yang humoris. Misalnya, akun resmi secara langsung menggunakan gambar lucu untuk mengekspresikan "kebingungan," yang mengarah pada banyak pembagian. Sementara itu, CEO StarkWare lebih langsung menunjukkan bahwa departemen pemasaran Solana sedang menciptakan topik baru dengan "data lama."
Gaya ini menciptakan kontras yang tajam dan telah menyebabkan banyak pengguna mulai memperhatikan "siapa sebenarnya yang menyatakan fakta dalam kontroversi ini."
Untuk menjelaskan kebenaran, kita dapat memulai dengan metrik on-chain terbaru dari tahun 2026. Menurut statistik dari berbagai sumber data, Starknet telah menunjukkan ekspansi ekosistem yang signifikan selama setahun terakhir, dengan metrik kunci sebagai berikut:
Namun, data nyata ini sama sekali tidak konsisten dengan angka yang digunakan oleh Solana, yang jelas menunjukkan bahwa ada penyimpangan signifikan dalam argumen Solana.
Selain itu, Starknet telah membuat kemajuan pesat di bidang-bidang berikut:
Oleh karena itu, menggunakan "8-hari aktif" untuk mengevaluasi Starknet jelas kurang memiliki dasar fakta.
Di permukaan, ini tampak seperti sengketa on-chain berdasarkan data; tetapi jika ditelusuri lebih dalam, ini menyerupai persaingan strategis antara rute naratif Layer 1 dan Layer 2.
Oleh karena itu, kedua belah pihak bersaing di berbagai dimensi seperti jalur teknis, pasar, dan ekosistem pengembang, dan setiap peristiwa data dapat diperbesar menjadi konflik naratif.
Setelah insiden tersebut, reaksi pasar terhadap keduanya relatif terbatas:
Analisis percaya bahwa, meskipun fluktuasi harga jangka pendek terbatas, kontroversi telah menarik lebih banyak perhatian pengguna terhadap ekosistem Starknet, dan potensi pertumbuhan Layer 2 sekali lagi menjadi fokus diskusi.
"Solana mengejek kontroversi kapitalisasi pasar Starknet" dipenuhi dengan drama, tetapi ini mengungkapkan masalah yang sudah lama ada di industri: data on-chain sensitif terhadap waktu, dan informasi yang sudah usang dapat sangat menyesatkan audiens.
Penggunaan data yang ketinggalan zaman oleh Solana memang telah menimbulkan pertanyaan; namun, respons Starknet telah sedikit meredakan tekanan publik. Bagi para pelaku industri, insiden ini berfungsi sebagai pengingat bahwa ketika menganalisis proyek apa pun, sangat penting untuk mengandalkan data terbaru, metrik yang dapat diverifikasi, dan perkembangan ekologi jangka panjangnya, daripada hanya bergantung pada informasi media sosial yang terfragmentasi.











