
U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) telah menunda peninjauan aplikasi spot exchange-traded fund (ETF) berbasis XRP sampai 25 Oktober 2024. Penundaan ini langsung terkait dengan penutupan pemerintah federal Amerika Serikat yang secara drastis membatasi kapasitas operasional regulator. Selama masa penutupan, SEC mengalami kekurangan staf besar-besaran, sehingga kesulitan menjalankan fungsi utama pengawasan dan regulasi pasar keuangan.
Sejumlah manajer aset terkemuka, termasuk Grayscale Investments, 21Shares, dan Bitwise Asset Management, telah mengajukan aplikasi untuk meluncurkan XRP ETF. Para pelaku institusional ini melihat XRP sebagai aset kripto yang potensial untuk pengembangan produk investasi yang dapat diakses oleh berbagai kalangan investor. Namun, proses persetujuan produk-produk tersebut terhambat oleh faktor eksternal yang tidak berkaitan dengan kualitas aplikasinya.
Penutupan pemerintah federal sangat memengaruhi kemampuan SEC dalam melakukan tinjauan dan persetujuan untuk produk keuangan. Dalam situasi normal, SEC beroperasi dengan staf penuh untuk menganalisis aplikasi, tetapi selama penutupan hanya personel penting yang menangani tugas-tugas inti.
Spot ETF berbeda karena memerlukan persetujuan langsung dari SEC, tidak seperti exchange-traded fund tradisional yang diatur oleh Investment Company Act of 1940 dan dapat diluncurkan otomatis setelah pendaftaran standar. Sebaliknya, spot cryptocurrency ETF harus melewati pemeriksaan lebih ketat dan melibatkan spesialis SEC yang berpengalaman. Hal ini membuat proses persetujuan XRP ETF sangat rentan terhadap gangguan eksternal seperti penutupan pemerintah.
Kekurangan staf di SEC secara efektif membekukan seluruh proses persetujuan produk keuangan kripto, berdampak pada aplikasi XRP ETF dan inisiatif aset digital lain yang menunggu tinjauan regulator.
Terlepas dari hambatan sementara, manajer aset yang berupaya meluncurkan XRP ETF tetap aktif mempersiapkan diri untuk memasuki pasar dengan cepat setelah SEC kembali beroperasi normal. Sumber industri melaporkan bahwa penerbit telah menyelesaikan sebagian besar persiapan, termasuk struktur dana, mekanisme kustodi aset, dan koordinasi dengan bursa untuk pengaturan listing.
Grayscale Investments dengan pengalaman luas dalam pengembangan produk investasi kripto, dianggap sebagai kandidat utama untuk persetujuan. Perusahaan ini telah sukses meluncurkan sejumlah trust dan ETF berbasis kripto lain, sehingga memahami persyaratan regulasi dengan baik. 21Shares dan Bitwise juga memiliki reputasi kuat di pasar aset digital dan siap meluncurkan produk dengan cepat.
Penerbit memperkirakan setelah SEC kembali beroperasi, proses peninjauan bisa lebih cepat karena penumpukan dokumen yang menunggu perhatian. Namun, jadwal pasti masih belum jelas dan bergantung pada durasi penutupan pemerintah serta prioritas SEC pasca penutupan.
Tanggal keputusan yang dijadwalkan, 25 Oktober 2024, untuk XRP ETF masih bersifat sementara hingga pemerintah federal kembali beroperasi penuh. Lama penutupan tergantung pada negosiasi politik di Kongres AS terkait pendanaan anggaran.
Di pasar kripto, persetujuan spot XRP ETF akan menjadi peristiwa penting yang dapat menarik modal institusional dan meningkatkan likuiditas aset tersebut. Investor dan pelaku industri memantau perkembangan secara intensif, karena keputusan SEC berpotensi menjadi preseden bagi altcoin lain yang ingin meluncurkan produk investasi serupa.
Secara umum, situasi ini menegaskan bahwa faktor politik eksternal dapat membentuk pertumbuhan industri kripto AS. Ketergantungan proses regulasi pada stabilitas pemerintah memperkuat pentingnya kepastian politik bagi ekspansi pasar aset digital. Pelaku pasar berharap kebuntuan anggaran segera terselesaikan dan operasional SEC kembali normal sehingga kemajuan produk investasi berbasis kripto bisa dilanjutkan.
Spot XRP ETF adalah exchange-traded fund yang memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga XRP tanpa memiliki aset kripto tersebut secara langsung. Persetujuannya akan meningkatkan daya tarik dan likuiditas XRP di pasar.
SEC menunda keputusan XRP ETF ke 25 Oktober akibat penutupan pemerintah AS. Selama periode ini, seluruh proses regulasi ditangguhkan, termasuk peninjauan aplikasi ETF. Operasi SEC akan berlanjut setelah lembaga federal dibuka kembali.
Peluang persetujuan XRP ETF tetap tinggi yaitu 99% meskipun ada penundaan. SEC akan meninjau aplikasi pada Oktober. Ini hanyalah jeda sementara akibat penutupan, bukan pembatalan. Kerangka kerja baru SEC dapat mempercepat proses keputusan.
Persetujuan XRP ETF kemungkinan besar akan mendorong kenaikan harga melalui peningkatan kepercayaan pasar dan masuknya investor institusional. Penolakan kemungkinan akan menyebabkan penurunan harga akibat kekecewaan dan kekhawatiran regulasi.
Spot ETF memiliki aset XRP riil yang mencerminkan nilai pasar sesungguhnya. Futures ETF melacak harga XRP melalui kontrak. Spot XRP ETF penting bagi investor institusional karena memberikan akses legal ke aset nyata dan meningkatkan legitimasi XRP.
Penutupan pemerintah menghentikan proses persetujuan ETF kripto, namun peninjauan bisa lebih cepat setelah operasional kembali. Standar baru memungkinkan proses peninjauan hampir sepenuhnya otomatis sehingga waktu persetujuan menjadi lebih singkat.
XRP menghadapi pengawasan regulasi dan tantangan hukum lebih ketat, tidak seperti Bitcoin dan Ethereum yang memiliki jalur persetujuan lebih jelas. Faktor-faktor ini memperlambat proses persetujuan XRP ETF.











