
2025 dianggap sebagai tahun penting setelah halving, tetapi pasar kripto belum memasuki pasar bull penuh seperti yang diharapkan. Bitcoin telah menunjukkan kinerja yang stabil, tetapi altcoin dan sektor baru gagal untuk bangkit, menyebabkan kurangnya minat risiko yang berkelanjutan di pasar secara keseluruhan. Wintermute menunjukkan dalam analisis terbarunya bahwa agar aset kripto benar-benar pulih pada 2026, setidaknya satu dari tiga hasil harus terpenuhi: ekspansi ETF, aset besar menciptakan efek kekayaan, atau dana ritel kembali.
Ketiga faktor ini saling memengaruhi dan bersama-sama membentuk kerangka dasar untuk arah pasar selama setahun ke depan.
Pasar kripto menghadirkan berbagai fenomena "atipikal" pada tahun 2025:
Ketidakhadiran investor ritel, khususnya, telah mengakibatkan kurangnya dana tambahan yang cukup di pasar, yang menyebabkan altcoin berkinerja di bawah harapan.
Oleh karena itu, tiga kondisi pemulihan yang diusulkan oleh Wintermute telah menjadi kunci untuk menilai tren pasar pada tahun 2026.
ETF adalah entri pendanaan terbesar ke dalam pasar kripto untuk 2024–2025, dengan ETF Bitcoin yang pernah menjadi produk paling perhatian di pasar keuangan global.
Wintermute menunjukkan bahwa jika perubahan berikut terjadi pada 2026, itu akan secara signifikan mengubah struktur pasar:
Ini berarti bahwa aset kripto akan semakin memenuhi syarat untuk dianggap sebagai "barang spekulatif" dan menjadi bagian dari alokasi jangka panjang institusional.
Setelah modal institusional berkembang, itu akan menciptakan tekanan beli yang berkelanjutan, yang akan memiliki dampak mendalam pada seluruh pasar.
Apa yang disebut "efek kekayaan" mengacu pada kenaikan terus-menerus dalam harga Bitcoin atau Ethereum, sehingga meningkatkan kepercayaan pasar secara keseluruhan.
Sebagai contoh:
Baik investor ritel maupun institusional akan dengan cepat meningkatkan selera risiko mereka. Siklus pasar bullish di masa lalu telah membuktikan bahwa untuk pasar dapat berkembang, harus ada terlebih dahulu pasar tren utama.
Pandangan Wintermute juga menekankan bahwa jika aset mainstream dapat memulihkan kekuatan, mereka akan menjadi kekuatan pendorong utama yang memimpin pasar pada tahun 2026.
Pasar kripto saat ini kekurangan dana ritel, yang secara langsung mengarah pada:
Sinyal khas kembalinya investor ritel meliputi:
Jika investor ritel kembali memasuki pasar, industri kripto akan mendapatkan kembali "kemampuan difusi naratifnya," mendorong aktivitas pasar secara keseluruhan.
Berdasarkan data terbaru:
Pasar masih dalam "periode menunggu tren utama", dan struktur modal menunjukkan:
Ini berarti bahwa pasar membutuhkan katalis eksternal untuk memulai putaran tren baru.
Menurut analisis Wintermute, skenario berikut dapat dilihat sebagai sinyal pembalikan:
Selama salah satu dari tiga kondisi utama terpenuhi, pasar pada tahun 2026 mungkin mengalami pembalikan.
Disarankan untuk mengamati dari tiga garis utama:
Arah aliran ETF, dana, dan modal on-chain lebih penting daripada fluktuasi harga harian.
BTC, ETH, SOL, TON dan lainnya tetap menjadi fokus baik institusi maupun investor ritel.
Ketika popularitas media sosial dan jumlah pengguna bursa jelas rebound, itu menunjukkan bahwa pasar sedang mempercepat.
Analisis Wintermute memberikan kerangka kerja yang jelas: ekspansi ETF, tren kuat dalam aset mainstream, dan pengembalian investor ritel—salah satu dari ketiganya dapat memicu siklus pemulihan Aset Kripto 2026.
Bagi para investor, tahun 2026 masih penuh dengan peluang, dan kuncinya terletak pada mengamati kapan tiga hasil utama di atas akan terwujud terlebih dahulu.











