
Usulan terbaru Trump untuk reformasi real estat pasti menjadi fokus yang paling kontroversial di pasar saham dan perumahan AS baru-baru ini. Dia mengumumkan bahwa dia akan mencegah investor institusional besar untuk terus membeli rumah keluarga tunggal dan mendorong agar langkah ini diundangkan. Trump menekankan bahwa ini akan memberikan lebih banyak kesempatan bagi keluarga Amerika untuk berpartisipasi di pasar perumahan daripada bersaing dengan raksasa modal.
Trump secara publik menunjukkan di media sosial bahwa di masa depan, ia akan mengambil tindakan eksekutif dan langkah-langkah legislatif untuk mencegah lembaga besar menimbun rumah. Ia percaya bahwa lembaga telah menggunakan keunggulan finansial mereka untuk "mencuri" kesempatan bagi publik untuk membeli rumah, dan oleh karena itu perlu untuk "mengembalikan perumahan kepada keluarga."
Pernyataan ini dengan cepat memicu diskusi luas di Amerika Serikat.
Harga median rumah keluarga tunggal di Amerika Serikat tetap tinggi, dan banyak yang percaya bahwa pembelian rumah dalam skala besar oleh investor institusi telah memperburuk kenaikan harga. Meskipun beberapa ahli berpendapat bahwa dampak institusi dibesar-besarkan, tidak dapat disangkal bahwa mereka telah memberikan tekanan yang signifikan pada pasar perumahan di beberapa kota.
Setelah berita dirilis, pasar saham AS menunjukkan perbedaan sektor yang jelas:
Para investor mulai mengevaluasi kembali potensi risiko kebijakan dari bisnis institusional di tahun-tahun mendatang.
Jika kebijakan tersebut berhasil dilaksanakan, itu dapat mengarah pada perubahan jangka panjang berikut:
Namun, jika masalah pasokan perumahan yang tidak mencukupi tidak diselesaikan, harga perumahan mungkin akan tetap kuat.
Untuk investor biasa:
Untuk pembeli rumah:











