
Karakteristik utama kontrak berjangka tradisional adalah adanya tanggal kedaluwarsa. Setelah tanggal tersebut, proses penyelesaian dimulai. Kontrak berjangka tradisional umumnya diselesaikan secara bulanan atau kuartalan. Pada saat penyelesaian, harga kontrak akan menyatu dengan harga spot dan seluruh posisi terbuka berakhir.
Kontrak berjangka perpetual banyak tersedia di bursa derivatif kripto dan dirancang mirip dengan kontrak berjangka tradisional. Namun, kontrak perpetual memiliki perbedaan mendasar: investor dapat mempertahankan posisi tanpa batas waktu dan tidak perlu memantau bulan penyerahan. Contohnya, trader dapat menahan posisi short selama aktivitas trading-nya, kecuali terjadi likuidasi. Dengan demikian, perdagangan kontrak perpetual sangat mirip dengan perdagangan pasangan di pasar spot.
Karena kontrak perpetual tidak diselesaikan secara tradisional, bursa memerlukan mekanisme agar harga kontrak futures selalu selaras dengan harga indeks. Mekanisme ini disebut Funding Rate.
Funding rate adalah pembayaran berkala kepada trader yang memegang posisi long atau short, didasarkan pada selisih antara harga pasar futures perpetual dan harga spot. Berdasarkan posisi terbuka, trader akan membayar atau menerima funding. Funding rate kripto berfungsi menyeimbangkan harga di kedua pasar. Perhitungan ulang dilakukan beberapa kali sehari—platform derivatif utama biasanya memperbarui setiap delapan jam.
Funding rate terdiri dari dua unsur utama: suku bunga dan premi.
Di platform derivatif kripto terkemuka, suku bunga biasanya tetap sekitar 0,03% per hari (0,01% per periode funding), walau bisa berbeda antar pasangan perdagangan. Premi sendiri berubah sesuai selisih antara harga kontrak perpetual dan mark price.
Pada saat volatilitas tinggi, selisih harga antara kontrak perpetual dan mark price dapat semakin lebar. Dalam situasi tersebut, premi ikut naik atau turun. Spread besar berarti premi tinggi, sedangkan premi rendah menunjukkan spread sempit antara kedua harga.
Funding rate positif berarti harga kontrak perpetual umumnya lebih tinggi dari mark price. Dalam kondisi ini, trader long membayar trader short. Sebaliknya, funding rate negatif artinya posisi short membayar long. Pembayaran funding rate dilakukan peer-to-peer, sehingga bursa kripto tidak mengambil biaya dari transaksi ini karena berlangsung langsung antar pengguna.
Karena perhitungan funding memperhitungkan besaran leverage, funding rate dapat sangat memengaruhi profit dan loss trader. Dengan leverage tinggi, membayar funding dapat menyebabkan kerugian dan likuidasi bahkan saat volatilitas rendah. Sebaliknya, menerima funding dapat sangat menguntungkan, khususnya di pasar sideways.
Oleh karena itu, trader dapat merancang strategi untuk memanfaatkan funding rate demi meraih profit, bahkan pada pasar stagnan. Intinya, funding rate bertujuan mendorong trader agar harga kontrak perpetual tetap selaras dengan pasar spot.
Secara historis, funding rate cryptocurrency cenderung sejalan dengan tren harga aset dasarnya. Korelasi ini bukan berarti funding rate mengatur pasar spot, justru sebaliknya. Data menunjukkan funding rate sangat berkorelasi dengan kenaikan harga kripto. Funding rate tinggi menandakan kepercayaan pasar terhadap potensi kenaikan lebih lanjut. Namun, banyak trader memantau funding fee untuk memastikan harga perpetual tetap sejalan dengan harga spot.
Saat ini, banyak bursa utama menawarkan kontrak perpetual. Secara umum, trader memilih platform dengan funding rate rendah demi memaksimalkan profit dan membatasi kerugian. Funding rate di platform utama rata-rata sekitar 0,015%. Seperti disebutkan, rate ini berubah mengikuti pergerakan harga aset dasar.
Data historis menunjukkan platform derivatif papan atas umumnya mempertahankan funding rate di bawah rata-rata industri, yakni sekitar 0,0094%. Sebagai gambaran, investor akan membayar sekitar $9,40 untuk posisi $100.000 pada platform dengan funding rate kompetitif, sedangkan di bursa lain biayanya bisa 10–20% lebih tinggi.
Salah satu kunci platform derivatif utama mampu menjaga funding rate kompetitif ialah kemudahan arbitrase antara pasar spot dan futures. Pasar kripto beroperasi tanpa henti, sehingga peluang arbitrase selalu terbuka. Platform terkemuka memudahkan investor untuk berpindah antara pasar spot dan futures sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang arbitrase secara efisien.
Akibatnya, selisih harga antara kontrak perpetual dan mark price dapat langsung dimanfaatkan, sehingga spread tetap sempit. Meski volatilitas ekstrem dapat memicu lonjakan funding rate sesaat, arbitraseur akan segera menyeimbangkan harga. Dengan demikian, funding rate akan kembali ke rata-rata.
Pada bursa lain yang membatasi arbitrase, funding rate cenderung lebih tinggi karena transisi antara pasar spot dan futures lebih sulit. Misalnya, beberapa platform membatasi jumlah transfer per hari.
Funding rate cryptocurrency berperan penting di pasar futures perpetual. Sebagian besar bursa derivatif menerapkan sistem funding rate untuk menjaga harga kontrak tetap sesuai indeks. Tingkat funding berfluktuasi mengikuti tren harga aset dan dipengaruhi dinamika pasar.
Selain itu, funding rate antar bursa juga berbeda—ada yang menawarkan rate lebih tinggi, ada pula yang lebih kompetitif. Perbedaan ini umumnya berasal dari fitur dan kemudahan antar platform. Pada bursa yang mendukung transisi mulus antara spot dan futures, arbitrase semakin mudah sehingga inefisiensi harga cepat hilang.
Fibor adalah token decentralized finance yang ditujukan untuk yield farming dan penyediaan likuiditas. Token ini memungkinkan pengguna memperoleh reward melalui staking dan partisipasi dalam protokol DeFi, sehingga memberikan potensi hasil optimal di ekosistem Web3.











