
Visa menjalin kemitraan strategis dengan Aquanow, penyedia infrastruktur kripto terkemuka, untuk memperluas layanan pembayaran stablecoin di kawasan Eropa Tengah dan Timur, Timur Tengah, serta Afrika (CEMEA). Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam integrasi solusi pembayaran berbasis blockchain ke sistem keuangan utama.
Melalui aliansi ini, institusi penerbit dan perolehan Visa di seluruh CEMEA dapat bertransaksi dengan stablecoin yang sudah disetujui, dengan USDC sebagai pilihan utama. Inisiatif ini bertujuan memperbarui infrastruktur pembayaran dan menyediakan alternatif yang lebih efisien dibandingkan transfer kawat konvensional.
Layanan hasil kemitraan ini memberikan ketersediaan pembayaran tanpa henti sepanjang 365 hari—menghapus downtime yang biasa terjadi pada bank tradisional. Berbeda dengan jaringan perbankan konvensional yang berhenti di akhir pekan dan hari libur, sistem berbasis stablecoin ini beroperasi non-stop.
Lembaga keuangan peserta dapat memproses transaksi menggunakan USDC dan stablecoin lain yang diotorisasi kapan saja, menghilangkan penundaan yang umum dalam bank konvensional. Kemampuan 24/7 ini sangat penting bagi bisnis yang beroperasi di pasar global dan membutuhkan proses pembayaran tanpa jeda.
Pembayaran stablecoin juga memastikan penyelesaian lebih cepat serta transparansi lebih tinggi. Perusahaan dapat melacak pembayaran secara real-time dan menikmati waktu penyelesaian yang jauh lebih singkat dibandingkan transfer bank lintas negara tradisional.
Teknologi blockchain yang mendasari transaksi stablecoin seperti USDC memberikan sejumlah manfaat operasional. Karena bersifat terdesentralisasi, transaksi tidak bergantung pada bank tradisional sebagai perantara—biaya menurun dan pemrosesan lebih cepat.
Pembayaran stablecoin mempermudah penyelesaian lintas negara. Jika transfer internasional tradisional membutuhkan beberapa hari kerja untuk kliring, transaksi menggunakan USDC dan stablecoin lain terselesaikan dalam hitungan menit, di mana pun lokasi pihak-pihak yang terlibat.
Transparansi bawaan blockchain juga meningkatkan pelacakan dan audit. Setiap transaksi stablecoin tercatat on-chain, membentuk buku besar yang tak dapat diubah dan terverifikasi, yang dapat diakses oleh pihak berwenang kapan saja.
Kemitraan Visa dan Aquanow mencerminkan tren global di sektor keuangan: adopsi solusi pembayaran berbasis blockchain yang semakin meluas. Platform pembayaran terkemuka kini menilai potensi stablecoin untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya transaksi lintas negara.
Perluasan layanan pembayaran stablecoin di kawasan CEMEA dapat mempercepat adopsi aset digital di pasar berkembang. Seiring institusi keuangan semakin banyak menerapkan solusi ini, penerimaan USDC dan stablecoin lain untuk transaksi bisnis harian diperkirakan akan meningkat.
Kolaborasi ini juga membuka jalan bagi kemitraan lanjutan antara perusahaan fintech tradisional dan penyedia infrastruktur kripto. Aliansi strategis seperti ini menjadi kunci penghubung antara sistem keuangan lama dan ekosistem aset digital—mempermudah transisi menuju metode pembayaran yang modern dan efisien.
Visa menggandeng Aquanow untuk memperkuat penyelesaian stablecoin di CEMEA, memungkinkan transaksi stablecoin seperti USDC berlangsung lebih cepat dan efisien. Kolaborasi ini menggabungkan infrastruktur aset digital Aquanow dengan teknologi pembayaran mutakhir Visa.
Pembayaran stablecoin di Visa memanfaatkan USDC di blockchain untuk transfer global yang cepat dan aman. Stablecoin dikonversi menjadi mata uang fiat guna menyelesaikan transaksi. Visa mengintegrasikan teknologi blockchain agar pembayaran inovatif ini dapat berjalan.
Stablecoin menawarkan stabilitas harga, mendukung transaksi cepat dan berbiaya rendah, memberikan akses ke layanan keuangan terdesentralisasi, serta membantu menjaga daya beli dengan memitigasi risiko inflasi.
Aman. Visa menerapkan kontrol keamanan ketat dan tunduk pada regulasi. Transaksi stablecoin seperti USDC diverifikasi dan diamankan, menjamin pembayaran selalu dapat diandalkan.
Stablecoin mempertahankan nilai tetap yang dipatok pada aset seperti dolar AS, sedangkan cryptocurrency seperti Bitcoin memiliki volatilitas harga tinggi. Stablecoin memberikan kepastian lebih bagi pembayaran dan transaksi bisnis.
Risiko meliputi kepatuhan, keamanan siber, dan regulasi stablecoin. Kepatuhan penuh terhadap standar lokal dan internasional, transparansi keuangan, serta pelaporan akurat sangat diperlukan. Kemitraan dengan Aquanow mendukung kepatuhan yang berkelanjutan terhadap regulasi yang berlaku.











