
Pada 2021, tim pengembang My Neighbor Alice meluncurkan ALICE (ALICE) untuk menjawab minimnya integrasi antara teknologi blockchain dan pengalaman gaming arus utama. Sebagai token utilitas native untuk gim pertanian multipemain berbasis blockchain, ALICE memiliki peran sentral dalam permainan, ekosistem NFT, dan tata kelola terdesentralisasi.
Hingga 2026, ALICE telah mengukuhkan eksistensinya di sektor gim blockchain dengan suplai beredar sekitar 92 juta token dan komunitas pemain serta pemangku kepentingan yang aktif. Artikel ini akan mengulas secara mendalam arsitektur teknis, performa pasar, dan potensi masa depan ALICE.
ALICE dikembangkan oleh tim My Neighbor Alice pada 2021 untuk mengatasi kesenjangan antara pengalaman gim tradisional dan kepemilikan aset berbasis blockchain. ALICE lahir saat model play-to-earn dan adopsi NFT sedang naik daun, bertujuan menghadirkan gim blockchain yang mudah diakses dengan kepemilikan aset nyata serta insentif ekonomi untuk mengubah paradigma yang ada. Peluncuran ALICE membuka peluang baru bagi pemain kasual dan kolektor NFT.
Dengan dukungan tim pengembang dan komunitas, ALICE terus berinovasi pada fitur permainan, marketplace, dan mekanisme interaksi pemain.
ALICE berada dalam ekosistem gim My Neighbor Alice yang dibangun di atas infrastruktur blockchain, menghilangkan kontrol terpusat terhadap aset dan ekonomi dalam gim. Desentralisasi ini memungkinkan pemain benar-benar memiliki tanah virtual, item, dan aset lainnya sebagai NFT, menghadirkan transparansi serta otonomi lebih besar atas investasi gaming mereka.
ALICE menggunakan teknologi blockchain yang dijalankan di jaringan ETH dan BSC untuk mencatat kepemilikan serta transaksi aset gim. Setiap aset dalam gim berupa NFT di blockchain, menciptakan catatan kepemilikan publik yang tak dapat diubah. Pemain dapat memverifikasi keaslian dan asal-usul aset tanpa perantara. Implementasi multi-chain memberi akses lebih luas dan fleksibilitas bagi pengguna di berbagai ekosistem blockchain.
ALICE memiliki berbagai fungsi dalam ekosistem My Neighbor Alice:
Desain multifungsi ini mendorong partisipasi pengguna yang berkelanjutan dan membentuk ekonomi sirkular di ekosistem gaming.
ALICE dan aset NFT terkait mengadopsi keamanan kriptografi blockchain:
Sistem ini memastikan pemain tetap memegang kepemilikan nyata atas aset digital mereka, dapat memperdagangkannya di marketplace atau mentransfernya ke pemain lain melalui fitur sosial dalam gim. Integrasi teknologi NFT menjamin kelangkaan dan keunikan virtual untuk item, rumah, hewan peliharaan, dan tanah di dunia gim.
Per 24 Januari 2026, ALICE memiliki suplai beredar 92.083.333 token dari total suplai 100.000.000 token. Suplai maksimum dibatasi 100.000.000 token, mengadopsi model suplai tetap.
Suplai beredar setara 92,08% dari total suplai, menandakan distribusi token di pasar yang relatif tinggi. Struktur ini dapat memengaruhi dinamika penawaran-permintaan dan kestabilan harga token.
ALICE mencapai harga tertinggi sepanjang masa di $40,93 pada 15 Maret 2021, saat minat pada gim blockchain dan proyek NFT sedang tinggi. Puncak ini mencerminkan sentimen pasar yang kuat dan tren adopsi di sektor gaming serta metaverse.
Harga terendah token tercatat di $0,156763 pada 1 Januari 2026, dipengaruhi situasi pasar secara umum dan tantangan sektor spesifik. Per 24 Januari 2026, ALICE diperdagangkan di $0,17487, menandakan pemulihan moderat dari level terendahnya baru-baru ini.
Setahun terakhir, ALICE mengalami penurunan harga signifikan sebesar 83,02%, merefleksikan volatilitas yang khas di sektor token gaming dan perubahan sentimen pasar. Dalam jangka pendek, harga berubah -0,63% selama satu jam terakhir, -0,22% dalam 24 jam, dan -3,56% selama sepekan terakhir.
Fluktuasi tersebut menunjukkan pengaruh sentimen pasar, tren adopsi, dan faktor eksternal pada valuasi ALICE.
Klik untuk melihat harga pasar ALICE saat ini

Ekosistem ALICE mendukung berbagai aplikasi:
Walaupun detail kemitraan spesifik tidak tercantum secara luas dalam materi yang tersedia, ALICE beroperasi di ekosistem gim blockchain yang lebih besar dengan memanfaatkan infrastruktur Ethereum dan BSC untuk memperkuat kemampuan teknis serta jangkauan pasar.
ALICE menghadapi beberapa tantangan:
Isu-isu ini menjadi bahan diskusi komunitas dan mendorong inovasi berkelanjutan pada proyek.
Komunitas ALICE menunjukkan partisipasi aktif di ekosistem gaming. Proyek ini hadir di berbagai platform, mendukung interaksi melalui fitur sosial dalam gim seperti modul chat yang memungkinkan pemain berkomunikasi dan mentransfer token.
Sentimen di media sosial bervariasi:
Tren terbaru menunjukkan minat komunitas terhadap arah pengembangan proyek dan fitur permainannya.
Diskusi komunitas sering membahas progres pengembangan gim ALICE, utilitas aset NFT, dan ekonomi token, menggarisbawahi potensinya di ranah play-to-earn serta tantangan menuju adopsi gaming arus utama.
ALICE memanfaatkan teknologi blockchain untuk menghadirkan pengalaman gaming yang mudah diakses, menawarkan kepemilikan aset NFT, fitur interaksi sosial, dan mekanisme play-to-earn.
Integrasi elemen gaming kasual dengan ekonomi kripto menempatkan ALICE di sektor gim blockchain. Meski menghadapi volatilitas pasar dan tekanan persaingan, fokus ALICE pada gameplay ramah pengguna dan keterlibatan komunitas menjadi pondasi pengembangan berkelanjutan.
Baik Anda penggemar gim maupun pelaku kripto, ALICE merupakan titik temu menarik antara hiburan dan teknologi blockchain yang patut diperhatikan.
ALICE merupakan token tata kelola untuk Aliceprotocol, platform web3 terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna menciptakan dan mengelola aset digital. Token ini memfasilitasi partisipasi ekosistem, hak suara, serta distribusi reward di dalam jaringan protokol.
Token ALICE bisa dibeli di bursa mata uang kripto utama yang mendukung token ini. Anda dapat memperdagangkan ALICE di platform peer-to-peer dan bursa terdesentralisasi(DEX). Cukup buat akun, selesaikan verifikasi identitas, deposit dana, dan lakukan order beli atau jual. Volume perdagangan tetap aktif di berbagai platform global.
ALICE merupakan platform dunia otonom terdesentralisasi yang didirikan oleh pengembang blockchain berpengalaman. Tim ini memiliki rekam jejak kuat di bidang gaming dan DeFi, serta pengalaman membangun infrastruktur Web3 inovatif. Proyek ini berkembang dari konsep hingga peluncuran mainnet, menjadi platform terdepan untuk ekosistem agen otonom dan pengembangan metaverse.
Pemegang token ALICE memiliki hak tata kelola untuk ikut serta dalam pengambilan keputusan protokol, memperoleh reward staking dari validasi jaringan, dan akses ke fitur serta manfaat eksklusif dalam ekosistem.
ALICE menghadirkan komposabilitas unik lewat arsitektur modular, memungkinkan integrasi mulus dengan berbagai protokol. Fitur lain meliputi biaya transaksi lebih rendah, mekanisme keamanan yang diperkuat, serta antarmuka ramah pengguna untuk pengguna ritel dan institusional di ekosistem DeFi.
Smart contract ALICE diaudit secara berkala oleh firma keamanan terkemuka. Walaupun tidak ada kontrak yang bebas risiko, proyek ini mempertahankan standar keamanan tinggi. Pengguna disarankan selalu memverifikasi alamat kontrak dan mengikuti update protokol untuk meminimalkan risiko.
ALICE memiliki suplai total 100 juta token. Distribusinya meliputi pengembangan ekosistem (40%), reward komunitas (30%), alokasi tim (20%), dan kemitraan strategis (10%). Jadwal vesting token menjamin stabilitas proyek jangka panjang dan insentif yang selaras.
ALICE berkomitmen memperluas ekosistem metaverse dengan integrasi AI yang ditingkatkan, interoperabilitas lintas rantai, serta fitur tata kelola komunitas untuk periode 2026-2027. Target utama termasuk peluncuran pengalaman gaming canggih, penguatan infrastruktur blockchain, dan peningkatan adopsi utilitas di platform Web3.











