(Sumber: iShares)
21Shares, perusahaan manajemen aset kripto, mencatat bahwa seiring berkembangnya pasar aset digital, produk investasi mengalami perubahan struktur. Berbeda dengan dana sebelumnya yang hanya mengikuti harga, pasar kini mulai mengarah pada produk exchange-traded yang dikelola secara aktif (ETP).
Presiden Duncan Moir menyampaikan dalam wawancara bahwa aset kripto masih berada pada tahap awal, sehingga sangat cocok untuk strategi pengelolaan investasi aktif.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan investasi perusahaan saat ini menggabungkan berbagai strategi, seperti:
Riset fundamental pada aset individu
Model investasi kuantitatif
Analisis pasar top-down
Metode-metode ini memungkinkan tim untuk menyesuaikan alokasi aset dan mengelola risiko dengan fleksibilitas lebih besar.
Untuk mendukung produk investasi yang semakin kompleks, 21Shares telah memperluas tim investasi dan perdagangan dalam beberapa tahun terakhir. Moir menyatakan bahwa perusahaan telah merekrut profesional dengan latar belakang pasar yang beragam, termasuk ahli strategi perdagangan, manajer portofolio, dan analis kuantitatif. Dengan membangun tim investasi yang komprehensif, 21Shares bertujuan meluncurkan lebih banyak produk dengan kemampuan pengelolaan aktif.
Pasar produk investasi yang dikelola secara aktif mengalami pertumbuhan global yang pesat. Berdasarkan data Morningstar dan Goldman Sachs Asset Management, pada akhir 2025, aset global dalam ETF aktif akan mendekati $1,8 triliun, mencerminkan meningkatnya permintaan investor terhadap strategi investasi yang lebih fleksibel.
Dalam hal inovasi, 21Shares melakukan integrasi dengan platform perdagangan FalconX. FalconX menyelesaikan akuisisi terhadap 21Shares pada Oktober 2025. Kemitraan ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan produk baru, terutama alat investasi kripto yang lebih kompleks.
Moir menyoroti adanya perbedaan signifikan dalam permintaan produk ETP kripto di berbagai wilayah.
Permintaan investor berfokus pada aset kripto utama seperti Bitcoin dan Ethereum.
Investor institusi Eropa lebih menitikberatkan pada aset kripto baru dan proyek lapisan aplikasi, memperluas cakupan di luar aset blockchain utama.
Perbedaan ini sebagian disebabkan oleh struktur investor yang lebih matang di Eropa, di mana banyak institusi telah memiliki BTC dan ETH dan kini mencari peluang alokasi baru.
21Shares baru saja memperkenalkan produk exchange-traded baru. Produk ini terhubung dengan saham preferen Strategy perusahaan (STRC), memberikan akses kepada investor ke aset berimbal hasil tinggi yang terkait dengan strategi modal Bitcoin.
Moir melaporkan permintaan awal yang kuat di berbagai wilayah, menandakan minat yang tumbuh terhadap alat investasi kripto berbasis imbal hasil.
Seiring pasar semakin matang, desain ETF dan ETP kripto menjadi semakin beragam.
Perkembangan utama adalah mekanisme imbal hasil staking.
Contohnya:
Grayscale menambahkan fitur staking pada ETP terkait Ether
BlackRock meluncurkan produk Ethereum dengan mekanisme staking
Produk Ethereum BlackRock, yang terdaftar di Nasdaq, mencatat volume perdagangan hari pertama sebesar $15,5 juta, menunjukkan antusiasme pasar terhadap produk dengan fitur imbal hasil terintegrasi.
(Sumber: iShares)
Dalam merancang produk baru, 21Shares menilai tiga faktor utama:
Temuan riset internal
Permintaan klien institusi
Tren pasar masa depan
Moir menyatakan bahwa kriteria ini terkadang mendorong perusahaan untuk meluncurkan produk satu aset atau mengembangkan solusi investasi tematik.
Salah satu produk unggulan 21Shares adalah ETP yang menggabungkan Bitcoin dan emas. Produk ini telah beroperasi selama sekitar empat tahun dan baru-baru ini tercatat silang di pasar London.
Moir meyakini bahwa dari perspektif portofolio, menggabungkan Bitcoin dan emas merupakan langkah logis, karena kedua aset tersebut memberikan diversifikasi dan menawarkan imbal hasil yang menarik dengan risiko terukur.
Seiring pasar kripto semakin matang, alat investasi beralih dari sekadar pelacakan harga menuju produk yang lebih kompleks dan berbasis strategi. 21Shares melihat ETP yang dikelola secara aktif sebagai arah masa depan utama untuk investasi kripto. Melalui mekanisme imbal hasil, alokasi aset, dan strategi yang beragam, produk-produk ini menawarkan fleksibilitas lebih besar bagi investor. Dengan terus mengalirnya modal institusi ke pasar, desain produk keuangan kripto kemungkinan akan semakin menyerupai model manajemen aset tradisional.





