Dalam beberapa tahun terakhir, Real World Assets (RWA) menjadi sorotan utama di sektor blockchain. Aset-aset seperti obligasi, pinjaman, atau produk keuangan tradisional lainnya dihadirkan ke on-chain melalui tokenisasi. Dalam konteks ini, protokol baru bernama 3F hadir untuk menjawab tantangan utama: menyederhanakan investasi leverage pada RWA.
(Sumber: 3f_xyz)
3F adalah protokol vault yang dibangun di atas Morpho. Fitur utamanya memungkinkan pengguna memilih aset RWA tertentu, menentukan leverage yang diinginkan, dan sistem akan mengeksekusi seluruh proses investasi secara otomatis. Dengan demikian, pengguna dapat membuka posisi leverage tanpa harus melewati banyak langkah trading secara manual.
Pada DeFi, membangun posisi leverage umumnya dilakukan dengan metode looping:
Membeli aset
Menggunakan aset sebagai jaminan
Meminjam dana
Membeli aset kembali
Siklus ini diulang untuk memperbesar eksposur.
Namun, jika aset dasarnya adalah RWA, tantangan muncul—seperti waktu penyelesaian lebih lama (misal T+1), menunggu setiap transaksi, dan proses masuk atau keluar yang bisa memakan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu. Hal tersebut menurunkan efisiensi dan meningkatkan risiko pasar.
3F dirancang untuk mengotomatisasi dan mengintegrasikan proses investasi. Cara kerjanya dapat dirangkum sebagai berikut:
Mengakuisisi aset dengan dana jangka pendek
Menyetor aset ke Morpho sebagai jaminan
Meminjam stablecoin untuk melunasi dana awal
Menyelesaikan seluruh proses dalam satu siklus penyelesaian
Dengan demikian, proses multi-langkah digabungkan menjadi satu transaksi saja.
Saat ini, institusi profesional memang sudah menerapkan strategi serupa, namun eksekusinya masih manual—sehingga kompleks, mahal, dan rentan kesalahan. 3F menurunkan hambatan operasional, meningkatkan efisiensi, serta mengurangi risiko kesalahan manusia.
Leverage dapat meningkatkan keuntungan, namun juga membawa risiko:
Meningkatkan efisiensi modal
Memperbesar imbal hasil pendapatan tetap
Contoh:
Jika imbal hasil aset 6% dan biaya pendanaan 4%, leverage yang lebih tinggi dapat menghasilkan keuntungan keseluruhan yang lebih besar.
Kenaikan biaya pinjaman dapat menekan keuntungan
Kendala likuiditas dan penyelesaian aset
Risiko smart contract
Risiko regulasi dan kredit
(Sumber: 3f_xyz)
3F telah memperoleh pendanaan total $4 juta dari dua putaran:
Pre-seed: $750.000
Seed: $3,3 juta
Investor meliputi Maven 11 (investor utama), F-Prime Capital, Susquehanna Crypto, GSR, dan Gate Ventures. Investor awal juga mencakup tokoh terkemuka di dunia DeFi, seperti Rune Christensen.
3F memperoleh pendapatan dari biaya pengelolaan (berdasarkan aset kelolaan) dan biaya kinerja (berdasarkan keuntungan leverage). Saat ini, tim terdiri dari sekitar enam orang, dan berencana memperluas tim di bidang penilaian kredit, pengembangan teknologi, dan keamanan. Produk Private Beta sedang berlangsung, dan peluncuran resmi dijadwalkan pada kuartal kedua.
3F bertujuan menyederhanakan operasi leverage DeFi yang kompleks, khususnya dengan menawarkan solusi investasi yang lebih efisien untuk RWA. Seiring percepatan tokenisasi aset dunia nyata, alat seperti ini dapat menjadi jembatan penting antara keuangan tradisional dan DeFi. Namun, dalam mengejar keuntungan lebih tinggi, pemahaman risiko leverage tetap menjadi hal yang esensial.





