Ethena (ENA) telah mengalami lonjakan yang mengesankan dengan mencapai level tertinggi lokal 0,12 USD pada hari Rabu (04/03). Sebelumnya, laporan dari Coin Photon mencatat kenaikan harga yang cepat disertai peningkatan besar dalam open interest (OI), sebuah sinyal bahwa sentimen optimisme jangka pendek sedang meluas di pasar.
Volume perdagangan harian juga melonjak, mencerminkan tingginya partisipasi investor. Namun, gambaran jangka panjang masih belum sepenuhnya positif karena struktur tren menurun tetap ada. Dalam 48 jam terakhir, bearish dengan cepat mengambil alih kendali, memberikan tekanan signifikan pada harga.
Pada saat penulisan, ENA telah turun sekitar 15% dari level tertinggi lokal 0,12 USD. Dengan data saat ini, skenario harga yang terus menyesuaikan diri ke bawah masih dianggap sangat mungkin.
Selama 8 bulan terakhir, setiap upaya pemulihan dari bullish tampak rapuh, karena setiap kenaikan harga hanya bertahan 1–2 minggu sebelum cepat dipadamkan. Sejak puncak sekitar 0,8 USD yang tercapai pada bulan Agustus, harga Ethena (ENA) memasuki tren penurunan yang berkepanjangan dan terus mengalami aksi jual.
Grafik mingguan ENA/USDT | Sumber: TradingView Hingga pertengahan Januari, pasar kembali mengalami pukulan keras saat level support penting di 0,21 USD ditembus. Pada saat penulisan, ENA hanya diperdagangkan sedikit di atas 0,1 USD, yang berarti kehilangan hingga 50% dari nilainya hanya dalam 5 minggu. Perkembangan ini menjadi peringatan jelas bagi para investor altcoin: begitu level support utama pecah, tren penurunan bisa berlangsung sangat cepat dan kuat.
Indikator teknikal juga memperkuat gambaran pesimis ini. Pada kerangka waktu mingguan, indikator Directional Movement Index (DMI) mengonfirmasi tren penurunan yang kuat sejak Oktober. Sementara itu, Money Flow Index (MFI) terus menurun, dan Accumulation/Distribution (A/D) secara konsisten membentuk titik terendah baru. Konsensus dari sinyal-sinyal ini menunjukkan bahwa bearish hampir menguasai pasar secara mutlak dalam beberapa bulan terakhir.
Divergensi kenaikan pada indikator momentum telah memberikan dorongan yang membantu harga rebound ke sekitar 0,12 USD. Laporan sebelumnya juga menunjukkan bahwa struktur tren jangka panjang dan konsentrasi likuidasi yang padat di sekitar 0,12 USD berperan sebagai “daya tarik harga”, menarik pasar dalam jangka pendek.
Grafik harian ENA/USDT | Sumber: TradingView Namun, level Fibonacci menunjukkan gambaran yang kurang optimis. Level 78,6% di 0,123 USD bahkan belum sempat diuji, harga sudah dengan cepat ditolak. Perkembangan ini sebagian memperkuat asumsi bahwa penjual masih memegang kendali, sehingga tren keseluruhan cenderung tetap menurun. Sinyal teknikal pada timeframe ini juga sejalan dengan skenario tersebut.
Dalam kondisi tekanan jual yang masih dominan, target berikutnya dari ENA kemungkinan besar berada di area di bawah, sekitar 0,085 USD – yang bisa menjadi titik pengujian penting jika tren penurunan terus berlanjut.