CEO Yayasan Cardano Frederik Gregaard secara resmi mengonfirmasi keberhasilan integrasi Cardano ke dalam ekosistem Archax, sebuah bursa digital yang diatur oleh Otoritas Perilaku Keuangan Inggris (FCA) dan beroperasi dalam kerangka hukum Uni Eropa. Acara ini menandai terobosan di bidang tokenisasi aset dunia nyata dan memperkuat kehadiran institusional dari proyek Cardano.
Gregaard menggambarkan proses penyelesaian kesepakatan sebagai “sulit.” Hasil utama dari kemitraan ini adalah bahwa token dari MemberCaps Fund I sekarang secara resmi ditempatkan di dalam infrastruktur yang diatur oleh Archax. Ini berarti bahwa aset apa pun yang diterbitkan melalui Archax berdasarkan Cardano akan mematuhi standar pengawasan keuangan yang ketat sejak hari pertama.
Bagi ekosistem, ini dapat digambarkan sebagai langkah strategis untuk menarik likuiditas institusional. Akses langsung ke platform yang diatur di Inggris dan Eropa memungkinkan pelaku pasar besar untuk dengan aman melakukan tokenisasi instrumen keuangan tradisional, mulai dari properti hingga sekuritas, menggunakan blockchain Cardano.
HOT Stories
Mantan Insinyur Senior Ripple Membuka Suara tentang Proyek Gagal Codius, Bitcoin Menjadi Ramah Lingkungan untuk Maret, Shiba Inu (SHIB) Max Pain Mungkin ‘Berbentuk Berkah Tersembunyi’ — Laporan Crypto Pagi
Bessent Bertemu Bukele untuk Membahas Crypto
Gregaard juga menekankan bahwa integrasi ini, dikombinasikan dengan proyek Pentad dan solusi teknis lainnya, menciptakan fondasi yang kuat untuk pengembangan bisnis. Menurutnya, Cardano kini secara de facto menjadi platform siap untuk modal besar yang sebelumnya menghindari ketidakpastian seputar regulasi di Eropa.
Bagi Cardano, ini merupakan langkah tegas menuju integrasi dengan sektor riil ekonomi, mengubahnya dari platform untuk penggemar teknologi menjadi peserta penuh dalam pasar keuangan global yang mampu bekerja dengan aset paling kompleks dalam kerangka regulasi kripto yang mungkin paling ketat saat ini.