Pembuat model prediksi Bitcoin “S2F (Stock-to-Flow Ratio)” yaitu analis kuantitatif PlanB, pernah terkenal karena prediksinya bahwa “Bitcoin akan mencapai 100.000 dolar sebelum akhir 2021”, namun kemudian menjadi sasaran kritik karena prediksinya meleset. Kini, dia kembali mengeluarkan pandangan harga Bitcoin yang mengejutkan pasar, dengan memperkirakan bahwa selama siklus pasar dari 2024 hingga 2028, harga rata-rata Bitcoin berpotensi mencapai 500.000 dolar. Prediksi ini berasal dari model S2F terbaru yang dirilis oleh PlanB. Meskipun harga Bitcoin baru-baru ini sangat volatil dan masih berkisar di sekitar 67.000 dolar, berdasarkan rentang historis yang sesuai dengan model tersebut, PlanB berpendapat bahwa saat ini adalah waktu yang sangat baik untuk membeli Bitcoin.
Proyeksi Harga Bitcoin. Sumber data: PlanB
Apa itu Model S2F? “Model S2F” adalah indikator teknis yang mengukur kelangkaan aset dengan membagi “cadangan aset (jumlah pasokan)” dengan “laju aliran (produksi tahunan)”. Dengan demikian, model ini digunakan untuk menilai tren harga aset. Karena Bitcoin mengalami halving reward blok setiap 4 tahun, pasokan baru juga berkurang setengahnya. Berdasarkan logika model S2F, ketika laju pertumbuhan pasokan terus menurun dan kelangkaan pasar meningkat, hal ini akan memberikan dorongan kuat terhadap harga koin. Dalam grafik terbaru, kurva prediksi S2F menunjukkan lonjakan yang jelas setelah halving pada 2024, mengarah ke kisaran harga sekitar 500.000 dolar. Analisis Mendalam tentang Pandangan Terbaru PlanB, dapat disimpulkan dalam 3 poin utama: 1. Prediksi historis sering tepat: PlanB menekankan bahwa model S2F telah memberikan kisaran harga yang bernilai referensi dalam beberapa siklus sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa saat mulai membeli Bitcoin pada 2015, harga sekitar 400 dolar; dan saat Bitcoin turun di bawah 4.000 dolar pada 2019, model memprediksi kemungkinan kenaikan hingga 55.000 dolar, dan kemudian kenyataannya harga memang mencapai target tersebut. 2. Pasar belum terlalu panas: Dari sudut pandang teknikal, PlanB juga berpendapat bahwa Bitcoin saat ini belum memasuki fase overheat. Titik biru dan hijau pada grafik mewakili indikator kekuatan relatif (RSI), yang digunakan untuk mengukur apakah aset sedang overbought atau oversold, menunjukkan bahwa pasar saat ini masih dalam kondisi relatif sehat. Berdasarkan model, harga sekitar 67.000 dolar saat ini mungkin hanya sebagai titik awal menuju harga rata-rata siklus ini, dan masih dalam kisaran undervalued. 3. Investasi tidak pernah pasti, perlu waspada terhadap kelemahan model: Namun, PlanB juga mengakui bahwa model S2F tidak sempurna. Faktanya, model ini sering mendapat kritik dari luar, yang menyatakan bahwa model terlalu fokus pada aspek pasokan dan mengabaikan dinamika permintaan pasar.