Pendiri bersama IOTA, Dominik Schiener, kembali menempatkan pembiayaan perdagangan di pusat strategi jaringan, menunjukkan TWIN sebagai bagian kunci dari upaya tersebut. Dalam penampilannya di Forum Kripto Dunia di Korea Selatan, Schiener membahas TWIN dalam sesi yang berfokus pada tokenisasi bahan mentah dan mineral, mengaitkan proyek ini dengan dorongan yang lebih luas untuk memodernisasi infrastruktur perdagangan.
Proyek ini berfokus pada pertukaran data yang terpercaya. Dalam pembiayaan perdagangan, pemberi pinjaman sering bergantung pada dokumen yang memerlukan waktu untuk diverifikasi di beberapa pihak. TWIN bertujuan meminimalkan penundaan tersebut dengan merancang sistem di mana catatan dapat dikirim dalam format elektronik dan diverifikasi secara instan. Model ini mendukung penanganan dokumen yang lebih cepat sekaligus meningkatkan ketelusuran di seluruh rantai pasok.
Schiener juga menyoroti kondisi pembiayaan perdagangan di pasar di mana biaya pinjaman tetap tinggi. Di Rwanda, TWIN bertujuan memperkenalkan tanda terima gudang tokenized dan buku kepemilikan sebagai sarana memfasilitasi pembiayaan atas aset perdagangan yang dapat diverifikasi. Dalam struktur tersebut, bisnis dapat mengandalkan dokumen barang dan catatan inventaris untuk meningkatkan akses pendanaan. Model ini juga membuka peluang untuk likuiditas berbasis stablecoin guna memperdagangkan jaminan yang dapat diverifikasi secara digital.
Sebelumnya, Schiener tampil di surat kabar bisnis terkemuka Korea yang membahas infrastruktur perdagangan berbasis blockchain dan sistem perdagangan digital. CNF mencatat bahwa liputan tersebut berfokus pada peran IOTA dalam TWIN.
Sistem Perdagangan Digital IOTA dan Peluncuran Regional
Fokus pada pembiayaan perdagangan juga terkait dengan pekerjaan IOTA di Afrika Timur. Di Kenya, yayasan tersebut menyebutkan inisiatif yang menghubungkan 34 sistem pemerintah untuk verifikasi data terkait perdagangan. Upaya ini merupakan bagian dari dorongan yang lebih luas untuk meningkatkan koordinasi antara lembaga publik dan pelaku sektor swasta. TWIN bertujuan mendukung pergerakan informasi yang lebih cepat di seluruh siklus perdagangan.
Konsorsium di balik TWIN meliputi TradeMark Africa, Forum Ekonomi Dunia, Tony Blair Institute for Global Change, Institute of Export and International Trade, dan Global Alliance for Trade Facilitation. Jaringan ini merupakan upaya menempatkan infrastruktur perdagangan digital di dalam sistem perdagangan yang ada, bukan di luar mereka.
Melalui pendekatan ini, TWIN adalah platform untuk verifikasi dokumen, koordinasi bea cukai, dan dukungan pembiayaan. Tujuan utamanya adalah membuat data perdagangan lebih mudah dipercaya dan digunakan lintas batas. Bagi IOTA, ini menempatkan blockchain dalam mekanisme sehari-hari pembiayaan perdagangan, bukan hanya dalam spekulasi aset.
Pada akhir Februari, IOTA meluncurkan halaman keberlanjutan yang mempublikasikan data penggunaan energi jaringan, emisi, dan indikator terkait MiCA untuk keperluan pengungkapan. CNF menyoroti bahwa halaman tersebut mencantumkan penggunaan listrik tahunan sebesar 387.377,16 kWh dan emisi CO₂ sebesar 100.404,12 kg, berdasarkan data CCRI.
Selain itu, Orobo menerapkan model Digital Product Passport-nya di IOTA Rebased, memberikan produk catatan terpadu dan dapat dilacak untuk memenuhi persyaratan kepatuhan UE yang akan datang. CNF membahas bagaimana kerangka kerja ini menggabungkan data siklus hidup, fitur privasi, dan ketelusuran di sektor seperti baterai, konstruksi, elektronik, dan makanan.
IOTA diperdagangkan pada $0,06475 saat laporan ini dibuat, naik 1,75% dalam 24 jam, dengan volume harian sebesar $10,5 juta dan kapitalisasi pasar sebesar $278,91 juta.