Perusahaan cadangan Ethereum (ETH) BitMine Immersion Technologies (BMNR) terus memperluas portofolio aset digital mereka minggu lalu dengan membeli tambahan 60.976 ETH — transaksi akumulasi terbesar perusahaan sejak Desember tahun lalu.
“Seperti pepatah yang sudah dikenal: tidak ada yang bisa ‘mengetuk bel di dasar pasar’. Oleh karena itu, strategi BitMine saat ini adalah sedikit memperlambat laju akumulasi ETH,” kata Ketua Thomas Lee dalam sebuah pernyataan hari Senin.
Setelah transaksi terbaru ini, total ETH yang dimiliki BitMine mencapai 4,53 juta ETH, semakin mendekati target awal untuk menguasai 5% dari total pasokan Ethereum yang beredar — sekitar 75% dari perjalanan tersebut telah diselesaikan. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan cadangan kasnya menjadi 1,2 miliar USD dalam minggu lalu, memperkuat sumber daya untuk strategi akumulasi ETH jangka panjang.
Menurut Mr. Lee, Ethereum dan seluruh pasar kripto mungkin sedang memasuki tahap akhir dari “musim dingin kripto kecil”, dengan kemungkinan membentuk dasar dalam beberapa hari mendatang. Ia merujuk pada analisis dari penasihat BitMine, Tom DeMark di DeMark Analytics, yang menyatakan bahwa pergerakan harga ETH saat ini cukup mirip dengan indeks S&P 500 pada tahun 2011 dan 1987, dengan koefisien korelasi masing-masing mencapai 89% dan 93%.
“Jika pola ini terus berlanjut, harga ETH bisa membentuk dasar antara 8 Maret dan 14 Maret, tepat di bawah level dasar terbaru sekitar 1.740 USD. Ini sesuai dengan skenario pasar kripto yang sedang berada di tahap akhir dari ‘musim dingin kripto kecil,’” kata Mr. Lee.
Sebelumnya, ketua BitMine juga memprediksi bahwa bulan Maret akan menjadi periode positif bagi pasar aset digital, meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah sedang berlangsung.
Selain ETH, BitMine menyatakan mereka juga memegang 195 Bitcoin (BTC), investasi senilai 200 juta USD di Beast Industries, serta 14 juta USD saham di Eightco Holdings (ORBS).
Dalam 24 jam terakhir, pasar Ethereum menyaksikan gelombang likuidasi hingga 89,4 juta USD, dengan 56,2 juta USD berasal dari posisi short, menurut data dari Coinglass. Pergerakan ini menunjukkan tekanan untuk melakukan short masih ada, meskipun tren umum belum benar-benar berbalik.
Pada grafik harian, ETH saat ini diperdagangkan sekitar 2.032 USD. Tren jangka pendek tetap netral tetapi sedikit cenderung menurun, karena harga terus berada di bawah garis moving average eksponensial (EMA) 20 hari dan EMA 50 hari — level-level ini berfungsi sebagai resistansi dinamis dan mencerminkan gambaran melemahnya pasar secara lebih luas.
Grafik harian ETH/USDT | Sumber: TradingView
Momentum mulai membaik setelah jatuh ke wilayah oversold. RSI sedang pulih ke level 40, sementara Stochastic Oscillator juga bangkit dari level dasar terbaru. Namun, kedua indikator ini belum memberikan sinyal yang cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren kenaikan yang berkelanjutan.
Perlu dicatat, rebound terakhir dari bawah 2.000 USD terjadi dengan volume perdagangan yang tidak meningkat secara signifikan, menunjukkan bahwa kekuatan kenaikan mungkin lebih didorong oleh aktivitas penutupan posisi short (short-covering) daripada masuknya uang baru ke pasar.
Secara teknikal, resistansi terdekat berada di sekitar 2.108 USD — area konfluensi antara resistansi horizontal dan EMA 20 hari. Jika harga menutup hari di atas level ini, ETH berpotensi melanjutkan kenaikan menuju 2.389 USD, dan lebih jauh lagi ke 2.746 USD.
Sebaliknya, support terdekat berada di 1.741 USD, yang berfungsi sebagai perlindungan untuk area dasar yang lebih dalam di sekitar 1.524 USD. Jika level support ini ditembus, harga bisa terus turun ke 1.405 USD.
Dalam jangka pendek, selama ETH tetap berkisar antara 1.741 – 2.108 USD, pasar kemungkinan akan terus mengakumulasi secara sideways dalam tren penurunan yang lebih besar. Hanya jika harga menembus salah satu dari dua level ini secara tegas, arah pasar berikutnya akan menjadi lebih jelas.