
Menurut laporan dari IT之家 pada 10 Maret, Weibo secara resmi mengumumkan integrasi dengan Kimi Claw, di mana pengguna hanya perlu dua langkah untuk terhubung dan mengendalikan AI cerdas dari jarak jauh melalui perangkat mobile: mengikuti akun Weibo Asisten Lobster (@微博龍蝦助手) dan mengirim pesan pribadi dengan kata “連接龍蝦”. Setelah mengikuti petunjuk untuk menyelesaikan konfigurasi API key, pengguna dapat mengirim perintah kapan saja melalui Weibo di ponsel mereka, agar AI Lobster Assistant melakukan analisis informasi, pembuatan konten, dan manajemen tugas.
Integrasi antara Weibo dan Kimi ini bertujuan secara utama untuk menurunkan hambatan pengalaman pengguna umum dalam mengakses AI cerdas. Proses pengaturan disederhanakan menjadi dua langkah:
Langkah 1: Follow akun @微博龍蝦助手 di Weibo dan kirim pesan pribadi dengan kata “連接龍蝦”.
Langkah 2: Ikuti petunjuk yang diberikan sistem untuk menyelesaikan konfigurasi API key.
Setelah pengaturan selesai, pengguna dapat langsung memberikan perintah kepada AI Lobster Assistant melalui fitur percakapan di aplikasi Weibo, dengan skenario penggunaan yang sering dilakukan meliputi: interpretasi informasi secara real-time, pelacakan tren dan berita hangat, respons cepat terhadap peristiwa, dan pengelolaan akun pribadi. Pihak resmi Weibo menyatakan bahwa melalui penghubungan ekosistem OpenClaw dan skenario pengguna Weibo, integrasi ini menyediakan jalur implementasi yang dapat diduplikasi oleh vendor AI.
Berdasarkan kekayaan data sosial di Weibo, kemampuan AI Kimi terus diberdayakan dalam beberapa aspek berikut:
Cakupan Informasi Real-Time: Daftar pencarian terpopuler dan diskusi topik di Weibo menyediakan sejumlah besar tren sosial terkini, memungkinkan Kimi memahami isu sosial secara cepat dan merespons secara langsung.
Ekosistem Pengguna yang Beragam: Jumlah pengguna yang besar dan aktif memberikan lingkungan data alami bagi AI untuk melakukan iterasi dan pengoptimalan melalui interaksi sosial nyata.
Basis Pengembang yang Kuat: Ekosistem pengembang Weibo yang matang memudahkan vendor AI untuk mengintegrasikan teknologi mereka dengan cepat dan menurunkan hambatan teknis.
Rencana Pembukaan Data Masa Depan: Weibo berencana membuka akses lebih luas ke artikel blog dan data tren pencarian populer untuk aplikasi AI.
Pada hari yang sama, Hefei High-tech Zone secara resmi merilis draft rencana aksi Zona Demonstrasi Ekosistem Startup AI OpenClaw, yang menawarkan 15 langkah dukungan termasuk dana hingga 10 juta yuan, serta solusi lengkap yang meliputi “ruang + talenta + daya komputasi + skenario + modal”, menunjukkan bahwa implementasi ekosistem OpenClaw telah mendapatkan perhatian tinggi dari pemerintah daerah.
Seiring dengan ekspansi cepat ekosistem Kimi Claw, para peneliti keamanan juga mengeluarkan peringatan terkait ancaman keamanan di sekitar ekosistem ini. Pada 10 Maret, SlowMist Technology memperingatkan bahwa paket npm berbahaya bernama “@openclaw-ai/openclawai” sedang beredar, menyamar sebagai alat baris perintah resmi “OpenClaw Installer”, dan saat diinstal secara diam-diam akan menyebarkan rantai serangan berlapis.
Peneliti keamanan dari JFrog, Meitar Palas, mengungkapkan bahwa malware bernama GhostLoader ini secara sistematis mencuri berbagai data termasuk: kredensial sistem (dengan menipu pengguna memasukkan password melalui prompt palsu), kunci dompet kripto dan seed phrase, password dan cookie browser, kunci SSH, database Keychain Apple, serta riwayat pesan iMessage. Setelah pencurian selesai, malware ini menanam RAT (Remote Access Trojan) yang lengkap dengan kemampuan kontrol jarak jauh, termasuk proxy SOCKS5 dan kemampuan menyalin sesi browser secara real-time.
Para peneliti keamanan menyarankan: saat menginstal alat terkait Kimi Claw atau OpenClaw, pastikan hanya melalui saluran resmi yang terverifikasi, hindari menginstal dari pihak ketiga atau paket npm dengan nama serupa, dan berhati-hatilah terhadap alat yang meminta password sistem selama proses instalasi baris perintah.
Pengguna harus mengikuti akun @微博龍蝦助手 di Weibo dan mengirim pesan pribadi berisi “連接龍蝦”, lalu mengikuti petunjuk untuk menyelesaikan konfigurasi API key. Setelah pengaturan selesai, pengguna dapat mengendalikan AI Lobster Assistant dari jarak jauh kapan saja melalui Weibo di ponsel mereka, tanpa perlu PC atau aplikasi tambahan.
Berdasarkan data dari daftar panggilan model OpenClaw di OpenRouter, model Kimi K2.5 saat ini tetap berada di peringkat pertama secara global, menunjukkan frekuensi panggilan dan tingkat penerimaan pengguna yang tertinggi di seluruh dunia dalam ekosistem OpenClaw.
Karena popularitas tinggi OpenClaw, penyerang memalsukan paket npm berbahaya “@openclaw-ai/openclawai” yang menyamar sebagai alat resmi, dan melalui rekayasa sosial menipu pengguna memasukkan password sistem, sehingga mencuri kunci dompet kripto, kunci SSH, dan kredensial browser, serta menanam malware dengan kontrol jarak jauh lengkap. Peneliti keamanan menyarankan hanya menginstal dari saluran resmi.