Wawasan Utama
Pasar minyak mengalami pembalikan dramatis setelah Brent crude sempat melonjak mendekati $120 per barel selama ketegangan di Timur Tengah meningkat. Namun, harga dengan cepat kembali ke sekitar level $100 setelah laporan baru menyarankan adanya respons pasokan besar yang terkoordinasi.
Selain itu, penurunan tajam ini mengikuti berita bahwa menteri keuangan dari negara-negara G7 membahas kemungkinan pelepasan darurat minyak. Intervensi ini bisa melibatkan hingga 400 juta barel dari cadangan strategis, menurut laporan dari Financial Times.
Proposal ini dilaporkan melibatkan koordinasi dengan International Energy Agency untuk mencegah gangguan energi yang berkepanjangan. Selain menstabilkan pasar minyak, langkah ini dapat mengurangi kekhawatiran inflasi yang membebani aset global.
BREAKING: Harga minyak AS turun -$15/barel dalam kurang dari 2 jam, kini diperdagangkan di bawah $104/barel, setelah laporan bahwa negara G7 mempertimbangkan pelepasan cadangan minyak mentah sebesar 400 juta barel. pic.twitter.com/hMEJCK5QWZ
— The Kobeissi Letter (@KobeissiLetter) 9 Maret 2026
Akibatnya, aset risiko termasuk cryptocurrency mendapatkan kelegaan sementara saat harga energi mereda. Penurunan mendadak harga minyak mengurangi ekspektasi inflasi yang meningkat dan membantu menstabilkan sentimen di pasar aset digital.
Di tengah latar makro ini, XRP memasuki fase konsolidasi ketat setelah penolakan kuat awal bulan ini. Aset ini mencapai puncaknya di dekat $1,47 pada 4 Maret sebelum penjual mendorong harga lebih rendah dalam sesi berikutnya.
Namun, pembeli masuk kembali di dekat wilayah $1,34 hingga $1,35 di mana pasar saat ini bergerak sideways. Zona ini menjadi garis pertahanan langsung saat trader memantau apakah harga dapat stabil.
Yang penting, level $1,30 tetap menjadi area dukungan terpenting setelah bertindak sebagai dasar yang kokoh selama penjualan Februari. Trader terus memantau level ini dengan ketat karena pecah di bawahnya dapat memicu tekanan penurunan yang kembali.
Selain itu, resistance kini berada di dekat $1,40, di mana beberapa upaya pemulihan baru-baru ini terhenti. Jika pembeli mampu merebut kembali level tersebut, momentum bisa bergeser ke tinggi swing sebelumnya sekitar $1,47.
Indikator teknikal mencerminkan lingkungan pasar yang berhati-hati namun mulai stabil. Money Flow Index saat ini berada di sekitar 44, yang menandakan momentum netral setelah pulih dari wilayah oversold awal minggu ini.
Sumber: TradingView
Selain itu, indikator Accumulation Distribution tetap stabil di sekitar 26,1 miliar. Stabilitas ini menunjukkan bahwa pemegang jangka panjang terus mempertahankan posisi mereka meskipun volatilitas baru-baru ini.
Akibatnya, trader kini fokus pada rentang sempit yang terbentuk di grafik empat jam. Pergerakan yang bertahan di atas $1,36 akan menandakan permintaan yang menguat dan dapat mendorong pemulihan yang lebih luas.
Namun, kegagalan mempertahankan dukungan di $1,34 dapat membuka peluang pengujian kembali level $1,30. Sementara itu, stabilisasi berkelanjutan di pasar energi dapat mendukung upaya lain menuju wilayah $1,50 jika tekanan makro terus mereda.