Direktur fintech ASIC Australia: Cryptocurrency hanyalah keuangan dengan sistem infrastruktur baru

TOKEN-0,71%

Otoritas Pengawas Sekuritas Australia berpendapat bahwa blockchain dan mata uang kripto tidak seharusnya diperlakukan sebagai aset yang terpisah saat membangun regulasi, melainkan harus dikelola berdasarkan fungsi ekonomi nyata. Dalam pidatonya di Konferensi Melbourne Money & Finance, Rhys Bollen – kepala bagian fintech dari Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) – menyatakan bahwa aset digital pada dasarnya hanyalah versi teknologi baru dari kegiatan keuangan tradisional seperti alokasi modal, pembayaran, dan manajemen risiko.

Menurutnya, sekuritas yang di-tokenisasi harus tunduk pada hukum sekuritas, sementara stablecoin perlu mengikuti regulasi layanan pembayaran. Australia saat ini juga menerapkan pendekatan ini dalam RUU Kerangka Aset Digital, yang lebih banyak mengubah regulasi yang ada daripada membuat regulasi kripto yang terpisah. ASIC juga menekankan bahwa sebagian besar risiko bagi pengguna berasal dari platform perantara seperti penyimpanan, perdagangan, atau pinjaman uang kripto, bukan dari token itu sendiri.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar