ENI telah mengumumkan kemitraan baru dengan REI Network, dirancang untuk mengembangkan infrastruktur blockchain yang skalabel dan terdesentralisasi untuk digunakan dalam aplikasi Web3. Kolaborasi ini berarti ENI bermitra dengan REI Network, sebuah arsitektur blockchain yang berkualitas tinggi dan tanpa biaya gas, serta infrastruktur tingkat perusahaan.
Skalabilitas tidak seharusnya mengorbankan desentralisasi.@ENI__Official × @GXChainGlobal 🤝Dengan menggabungkan infrastruktur tingkat perusahaan ENI dengan rantai EVM REI Network yang tanpa biaya gas dan berkinerja tinggi, kami mendorong Web3 menuju adopsi nyata, bukan sekadar spekulasi.⚡ Tanpa biaya… pic.twitter.com/o9R6X0LOgp
— ENI (@ENI__Official) 11 Maret 2026
Proyek ini bertujuan untuk menyelesaikan salah satu masalah paling tahan lama dalam pengembangan blockchain, yaitu skalabilitas sistem terdesentralisasi tanpa mengorbankan desentralisasi. Kedua organisasi mengklaim bahwa kerja sama mereka bertujuan menyediakan infrastruktur yang dapat mendukung penggunaan dunia nyata, bukan hanya spekulasi.
ENI, dalam pernyataan yang diposting di media sosial, menyatakan bahwa desentralisasi tidak boleh menderita karena skalabilitas. Perusahaan akan menawarkan platform yang efisien kepada pengembang dalam pengembangan aplikasi terdesentralisasi di berbagai bidang dengan mengintegrasikan REI Network.
Menggabungkan Infrastruktur Perusahaan dengan Performa Tanpa Gas
Usaha patungan ini memanfaatkan kekuatan ENI dalam hal infrastruktur dan desain blockchain ringan dari REI Network. REI Network dirancang untuk mengubah arsitektur blockchain konvensional agar fokus pada kecepatan, keterjangkauan, dan integrasi dengan alat pengembang populer.
REI Network adalah rantai berbasis EVM; sehingga, pengembang yang terbiasa bekerja dengan alat Ethereum dapat menyebarkan aplikasi dengan sedikit penyesuaian. Arsitektur jaringan ini menghilangkan biaya transaksi dan mendukung throughput tinggi serta latensi rendah, yang bisa menjadi hambatan besar bagi pengembang dan pengguna.
Sinergi ini mencakup beberapa manfaat teknis yang disediakan oleh integrasi tersebut. Ini termasuk transaksi tanpa biaya, finalitas blok yang cepat melalui mekanisme konsensus Delegated Proof-of-Stake dengan Byzantine Fault Tolerance, dan kompatibilitas dengan ekosistem Virtual Machine Ethereum.
Jaringan ini juga modular dan ramah lingkungan, yang dapat menguntungkan pengembang untuk mendukung penerapan yang skalabel tanpa mengkonsumsi energi lebih dari model blockchain tradisional.
Infrastruktur untuk Memperluas Kasus Penggunaan Web3
Kemitraan ini diharapkan melayani berbagai segmen Web3 yang berkembang pesat membutuhkan infrastruktur yang skalabel. Segmen tersebut meliputi platform keuangan terdesentralisasi, tokenisasi aset dunia nyata, ekosistem GameFi, dan aplikasi berbasis AI.
Meningkatnya kompleksitas solusi Web3 dan permintaan dari pengguna telah mendorong kebutuhan akan infrastruktur yang dapat mendukung volume transaksi tinggi dengan biaya rendah. ENI dan REI Network percaya bahwa tumpukan teknologi gabungan mereka dapat memudahkan pengembang dan pengguna untuk masuk ke ekosistem mereka.
Transaksi tanpa gas dapat menghilangkan salah satu hambatan paling umum terhadap kegunaan bagi pengembang yang membangun platform DeFi atau pasar aset tokenized. Demikian pula, aplikasi GameFi dan platform berbasis AI membutuhkan throughput untuk mendukung interaksi tanpa henti dengan pengguna, sehingga jaringan yang berorientasi kinerja semakin penting.
Kemitraan ini bertujuan menyediakan lingkungan yang lebih mudah bagi pengembang yang mengembangkan model bisnis Web3 baru dengan menyelaraskan infrastruktur tingkat perusahaan dengan kerangka blockchain ringan.
Mendukung Pertumbuhan Web3 yang Berkelanjutan
Selain kinerja teknis, kedua tim fokus pada keberlanjutan dan pengembangan ekosistem di masa depan. Infrastruktur ini bersifat modular sehingga pengembang dapat meningkatkan skala aplikasi tanpa mengorbankan efisiensi dan desentralisasi.
Menurut pengumuman tersebut, kolaborasi ini merupakan langkah menuju infrastruktur yang dapat memfasilitasi adopsi dunia nyata, bukan sekadar eksperimen jangka pendek. Organisasi-organisasi ini berusaha meyakinkan pengembang untuk membangun aplikasi yang dapat berperforma baik dalam skala besar dan tetap dapat diakses oleh pengguna rata-rata.
Dengan semakin populernya penggunaan blockchain oleh berbagai industri, kemitraan semacam ini menunjukkan tren industri yang lebih luas menuju infrastruktur yang terdesentralisasi, cepat, dan murah.