Proyek tokenisasi minyak mentah LITRO meluncurkan jaringan pengujian, setiap token mewakili 1 liter minyak mentah, target peluncuran pada tahun 2027

ETH1,36%
ARB-0,05%

Pada tanggal 12 Maret, proyek tokenisasi minyak mentah berbasis blockchain, LITRO, mengumumkan bahwa mereka akan segera memulai uji coba pilot, dengan target peluncuran resmi pada awal tahun 2027, dan melalui teknologi blockchain untuk merombak sistem perdagangan energi global. Proyek ini didorong oleh pendiri bersama platform aset digital INDEX, Baron Lamarre, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala perdagangan di perusahaan minyak nasional Malaysia, Petronas.

Menurut rencana proyek, token LITRO akan mewakili cadangan minyak nyata dengan rasio 1:1, di mana setiap token mewakili 1 liter minyak mentah, dan harganya akan dikaitkan dengan patokan utama global seperti minyak Brent dan minyak West Texas Intermediate. Lamarre mengungkapkan bahwa jaringan uji coba dan demonstrasi produk diperkirakan akan diluncurkan antara bulan Maret hingga Mei 2026, sementara platform lengkap direncanakan akan diluncurkan pada Januari 2027.

Tujuan utama proyek ini adalah melakukan peningkatan digitalisasi terhadap sistem perdagangan minyak yang bernilai sekitar 6 triliun dolar AS di seluruh dunia. Saat ini, proses perdagangan energi tradisional biasanya bergantung pada penyelesaian bank yang kompleks dan dokumen kertas, dengan siklus penyelesaian yang bisa mencapai 90 hari dan volume dana yang besar. Tim percaya bahwa dengan membangun cadangan digital yang dapat diverifikasi melalui blockchain, efisiensi transaksi dapat meningkat secara signifikan dan hambatan masuk pasar dapat dikurangi.

Dalam model operasinya, produsen minyak harus menjaminkan cadangan yang telah diverifikasi ke platform INDEX. Selanjutnya, lembaga audit independen akan memeriksa jumlah cadangan, keaslian, dan kepemilikan, dan hanya setelah diverifikasi, token LITRO dapat dicetak. Meskipun minyak mentah fisik tetap disimpan di fasilitas produsen, kepemilikannya akan dicatat dalam sistem blockchain, memungkinkan peredaran digital.

Dari segi teknologi, proyek ini saat ini dibangun di atas jaringan skalabilitas Ethereum, Arbitrum, sambil tetap menjaga interoperabilitas dengan blockchain kompatibel EVM lainnya. Tim menyatakan bahwa di masa depan, pemegang token tidak hanya dapat menukarkan uang tunai, tetapi juga dapat mengajukan penebusan minyak mentah fisik.

Untuk mewujudkan fungsi ini, platform berencana memperkenalkan sistem logistik cerdas yang mengintegrasikan sensor Internet of Things (IoT), sistem identifikasi otomatis kapal (AIS), dan alat optimisasi berbasis kecerdasan buatan, secara otomatis menyelesaikan proses pencocokan minyak mentah, pengaturan pengangkutan, dan pembuatan dokumen pengangkutan elektronik, sehingga menghubungkan aset digital dengan rantai pasok energi nyata.

Saat ini, proyek masih berada dalam tahap awal pengembangan. INDEX sedang menjajaki kerjasama dengan lembaga keuangan Capital Union Bank dan berencana menyelesaikan versi minimum viable product (MVP) pada akhir Maret 2026. Para ahli industri berpendapat bahwa jika model ini berhasil diimplementasikan, tokenisasi komoditas berbasis blockchain dapat menyediakan mekanisme perdagangan energi yang lebih transparan dan berlangsung 24/7.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar