Harga emas anjlok 25%! Peter Schiff langsung menunjuk kesalahan Federal Reserve, nasib aset safe haven menarik perhatian

BTC2,92%

Berita Gate News, pada 23 Maret, harga emas mengalami penurunan tajam sekitar 25% dari posisi tertinggi mendekati 5.600 dolar AS per ons, menembus di bawah 4.200 dolar AS per ons, dengan kapitalisasi pasar menguap lebih dari 10 triliun dolar AS, sekitar 7,6 kali lipat dari total kapitalisasi pasar Bitcoin (BTC). Meski ketegangan antara AS dan Iran terus berlanjut serta inflasi meningkat—yang biasanya mendukung logam mulia—harga emas tetap mengalami penurunan besar, memicu perdebatan sengit di pasar mengenai penyebab penjualan tersebut.

Pendukung emas senior Peter Schiff menyatakan bahwa penjualan ini tidak masuk akal, menganggap para trader salah menilai sikap hawkish Federal Reserve. Ia menunjukkan bahwa penurunan tingkat suku bunga riil secara historis menguntungkan emas, sementara suku bunga tinggi dapat mendorong ekonomi ke dalam resesi, dan Federal Reserve akhirnya akan membalikkan keadaan melalui penurunan suku bunga dan pelonggaran kuantitatif (QE). Selain itu, Menteri Keuangan Scott Besent telah mengonfirmasi bahwa pemerintah akan membiayai perang melalui utang, bukan kenaikan pajak, dan defisit yang terus membengkak serta hasil obligasi 10 tahun AS yang tinggi berpotensi memicu risiko keuangan yang lebih serius daripada krisis 2008.

Analis Kyle Doops berpendapat bahwa penjualan kali ini sangat tidak biasa mengingat risiko geopolitik yang masih tinggi. Ia menambahkan bahwa faktor-faktor seperti forced liquidation, posisi trading yang padat, atau ekspektasi kebijakan yang ketat tidak sepenuhnya menjelaskan penurunan harga emas secara besar-besaran. Peningkatan margin futures emas dan indeks dolar AS yang mendekati level tinggi 100,50 semakin menambah tekanan jual dari pembeli internasional. Harga perak juga tertekan, turun hampir 50% dari puncaknya, menyentuh level terendah tiga bulan di sekitar 61 dolar AS per ons.

Pengamat pasar menyatakan bahwa penurunan tajam ini mungkin merupakan penyesuaian posisi setelah kenaikan, bukan perubahan struktural dalam status safe haven emas. Dalam minggu mendatang, para investor akan memantau data ekonomi makro, tren inflasi, dan kebijakan Federal Reserve secara ketat untuk menilai apakah harga emas akan mengalami rebound berkelanjutan atau tetap menghadapi tekanan koreksi yang dalam.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar