Berita Gate News, pada 23 Maret, harga Ethereum (ETH) turun dari $2.385 menjadi titik terendah di $2.025, saat ini berada di bawah $2.100 dan rata-rata bergerak sederhana 100 jam. ETH terus menurun setelah gagal mempertahankan di atas $2.220, menembus di bawah $2.150 dan $2.120, serta sempat menyentuh sekitar $2.050. Pada grafik jam, terlihat dua garis tren penurunan yang menjadi level resistensi di $2.120 dan $2.165. Jika menembus di atas $2.120, target pertama akan berada di $2.165, dan selanjutnya berpotensi naik ke $2.200 bahkan $2.300.
Di sisi penurunan, level support utama berada di $2.040. Jika harga turun di bawah level ini, perhatian pasar akan tertuju pada $2.025, $2.000, dan $1.965, sementara support yang lebih dalam berada di sekitar $1.880. Analis cryptocurrency Ted Pillows di forum X menunjukkan bahwa ETH sedang membentuk pola kepala dan bahu, dan jika menembus di bawah $2.040, diperkirakan akan terjadi penurunan yang signifikan.
Dari sisi aliran dana, ETF spot Ethereum pada 16 hingga 20 Maret mencatat keluar bersih sekitar $59,94 juta. Di antaranya, ETF milik BlackRock (ETHA) keluar sebesar $69,59 juta, dengan total masuk bersih sejak awal mencapai $11,91 miliar; ETF Fidelity (FETH) keluar sebesar $61,62 juta, dengan total masuk bersih sejak awal sebesar $2,32 miliar. Satu-satunya yang mengalami masuk bersih adalah Grayscale Ethereum Trust (ETH) dengan $6,87 juta, dan total masuk bersih sejak awal mencapai $1,85 miliar. Hingga 23 Maret, total aset bersih ETF spot Ethereum mencapai $12,33 miliar, sekitar 4,79% dari total kapitalisasi pasar ETH.
Para analis pasar menunjukkan bahwa pola kepala dan bahu yang terbentuk, dikombinasikan dengan sinyal keluar dana ETF, dapat memperbesar tekanan penurunan jangka pendek. Investor perlu memantau dengan ketat penjagaan level support utama, serta mengikuti volume transaksi pasar dan dinamika ETF untuk menilai kemungkinan fluktuasi harga lebih lanjut.