Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
📜 Legenda Mt. Gox: Kisah “Toko Kartu yang Menjual Impian”
Dulu… di negeri antah berantah bernama Internet, ada sebuah toko online kecil yang jual kartu Magic: The Gathering. Pemiliknya bosan jual kartu naga-nagaan, lalu berkata: “Ah, mending jual uang masa depan aja: Bitcoin!”
Toko ini pun berubah nama menjadi Mt. Gox, singkatan dari Magic: The Gathering Online eXchange, tapi semua orang pura-pura nggak tahu asal namanya biar terlihat keren.
Lama-lama, semua orang datang ke Mt. Gox untuk beli dan jual Bitcoin. Bahkan, pada 2013, 7 dari 10 Bitcoin di dunia lewat sini. Ibarat warung mie ayam, ini mie ayamnya Elon Musk.
💰 Suatu pagi di tahun 2014
Pelanggan mau narik Bitcoin, tapi tombol “withdraw” berubah jadi tombol “error 404”. Admin bilang: “Sabar ya, ini cuma maintenance.”
Eh, nggak taunya maintenance-nya setara liburan panjang ke bulan tanpa tiket balik.
Tiba-tiba… kabar bocor: 850.000 BTC hilang entah ke mana.
Itu kalau diibaratkan nasi goreng, kira-kira cukup buat semua warga dunia makan 3 kali sehari… selama 1 tahun.
📉 Harga Bitcoin langsung nyungsep. Investor panik. Grup WhatsApp kripto lovers berubah jadi grup curhat kehilangan jodoh.
Mark Karpelès, si bos besar, dipanggil polisi. Ada yang bilang dia ceroboh, ada yang bilang dia jenius tapi apes, ada juga yang bilang dia cuma keasikan makan ramen sambil nonton anime.
⏳ Tahun demi tahun berlalu…
Sebagian Bitcoin yang hilang ditemukan (sekitar 200.000 BTC). Sisanya? Masih misteri.
Korban baru mulai dapat pengembalian di 2024, itupun sebagian, seperti mantan yang cuma balas chat “ok” setelah 10 tahun.