Salah satu metrik paling populer dalam dunia kripto adalah BTC.D, tetapi sebagian besar trader salah menafsirkannya.
Apa sebenarnya yang ditunjukkan oleh BTC.D?
BTC.D adalah rasio kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap kapitalisasi pasar total pasar kripto. Terlihat membosankan, tetapi di angka ini tersimpan seluruh logika aliran uang di pasar.
Ketika BTC.D naik → uang mengalir dari altcoin ke Bitcoin (mode risiko OFF)
Ketika BTC.D turun → modal mengalir ke altcoin (mode risiko ON)
Saat-saat di mana para “paman” benar-benar mendapatkan keuntungan
1. Ketika BTC.D melonjak 3-5% dalam beberapa hari
Ini adalah sinyal klasik dari trader kecil yang panik setelah membeli di altcoin. Pada saat seperti ini:
FUD menyebar paling cepat
Orang-orang memindahkan semua ke BTC atau USD
Altcoin jatuh 20-40% karena tekanan (terutama proyek kecil tapi menjanjikan)
Strategi: Pegang USD, jangan FOMO. Tetap percaya diri — dalam 2-3 minggu akan ada diskon besar.
2. Ketika BTC.D stabil atau mulai turun
Di sinilah musim altcoin dimulai. Jika grafik menunjukkan bahwa BTC bergerak ke arah (direksi yang tidak dipilih), dan ETH, SOL, BNB mulai terkumpul, maka:
Uang siap mengalir ke altcoin
Kapitalisasi kecil sering memberi 100-300% dalam satu musim
Pembeli ETF Bitcoin sudah mulai mengambil posisi (tekanan melemah)
Strategi: Beli altcoin top secara bertahap. Penurunan BTC.D di bawah 45% secara historis menandakan bahwa energi pasar sedang bergerak ke altcoin.
Apa yang sebenarnya harus dilakukan:
Tahan BTC saat:
BTC.D tiba-tiba melonjak lebih dari +2% dalam sehari (
Ada event besar seperti )Halving, keputusan ETF, berita makro(
Sentimen pasar merah, dan FUD menyebar di mana-mana
Tahan altcoin saat:
BTC.D sudah turun 3+ hari atau bergerak datar
BTC sideways, altcoin mengakumulasi
Coin top seperti )ETH, SOL, BNB( menunjukkan kerugian paling kecil dibanding BTC
Tahan uang tunai saat:
BTC.D melonjak + pasar sedang dalam capitulation, mungkin dasar sudah dekat )
Kamu tidak mengerti apa yang sedang terjadi → tunggu kejelasan
Kesalahan kritis yang dilakukan 90% trader
Mereka melihat BTC.D melonjak dan berpikir: “Oh, altcoin akan jatuh, saatnya beli murah!” Ini jebakan. BTC.D naik = risiko tinggi, likuiditas di altcoin rendah, mereka jatuh lebih cepat dari yang diperkirakan. Tunggu sampai BTC.D stabil.
Aturan utama: Gabungkan BTC.D dengan analisis volume, berita, dan faktor makro. Ini bukan jaminan, tapi salah satu filter paling kuat untuk masuk/keluar pasar.
🔑 Singkatnya: BTC.D naik → risiko OFF, pegang BTC/USD. BTC.D turun → risiko ON, waktunya altcoin. Sangat sederhana, seperti dua jari di aspal.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dominasi Bitcoin (BTC.D): Bagaimana menggunakannya untuk mendapatkan keuntungan dari altcoin?
Salah satu metrik paling populer dalam dunia kripto adalah BTC.D, tetapi sebagian besar trader salah menafsirkannya.
Apa sebenarnya yang ditunjukkan oleh BTC.D?
BTC.D adalah rasio kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap kapitalisasi pasar total pasar kripto. Terlihat membosankan, tetapi di angka ini tersimpan seluruh logika aliran uang di pasar.
Ketika BTC.D naik → uang mengalir dari altcoin ke Bitcoin (mode risiko OFF) Ketika BTC.D turun → modal mengalir ke altcoin (mode risiko ON)
Saat-saat di mana para “paman” benar-benar mendapatkan keuntungan
1. Ketika BTC.D melonjak 3-5% dalam beberapa hari
Ini adalah sinyal klasik dari trader kecil yang panik setelah membeli di altcoin. Pada saat seperti ini:
Strategi: Pegang USD, jangan FOMO. Tetap percaya diri — dalam 2-3 minggu akan ada diskon besar.
2. Ketika BTC.D stabil atau mulai turun
Di sinilah musim altcoin dimulai. Jika grafik menunjukkan bahwa BTC bergerak ke arah (direksi yang tidak dipilih), dan ETH, SOL, BNB mulai terkumpul, maka:
Strategi: Beli altcoin top secara bertahap. Penurunan BTC.D di bawah 45% secara historis menandakan bahwa energi pasar sedang bergerak ke altcoin.
Apa yang sebenarnya harus dilakukan:
Tahan BTC saat:
Tahan altcoin saat:
Tahan uang tunai saat:
Kesalahan kritis yang dilakukan 90% trader
Mereka melihat BTC.D melonjak dan berpikir: “Oh, altcoin akan jatuh, saatnya beli murah!” Ini jebakan. BTC.D naik = risiko tinggi, likuiditas di altcoin rendah, mereka jatuh lebih cepat dari yang diperkirakan. Tunggu sampai BTC.D stabil.
Aturan utama: Gabungkan BTC.D dengan analisis volume, berita, dan faktor makro. Ini bukan jaminan, tapi salah satu filter paling kuat untuk masuk/keluar pasar.
🔑 Singkatnya: BTC.D naik → risiko OFF, pegang BTC/USD. BTC.D turun → risiko ON, waktunya altcoin. Sangat sederhana, seperti dua jari di aspal.