Trading crypto untuk pertama kali? Kesalahan paling dasar — tidak memahami jenis order. Mari kita bahas perbedaannya.
Market Order: “panas-panas langsung hajar”
Market order adalah beli/jual langsung saat ini juga, sesuai harga pasar saat ini. Tidak menunggu, tidak bercanda.
Kapan diperlukan:
Kamu ingin segera masuk pasar
Posisi jangka panjang (waktu di pasar lebih penting daripada harga masuk)
Pasar sedang bergerak dan kamu tidak mau ketinggalan
Risikonya:
Slippage — antara klik tombol dan eksekusi order, harga bisa berubah. Saat volatilitas tinggi bisa 5-10%
Kamu membayar komisi taker (lebih tinggi)
Kontrol harga lebih sedikit
Contoh: BTC dihargai $100. Kamu beli dengan market order. Eksekusi di $101.5 karena slippage.
Limit Order: “beli, tapi dengan harga gue sendiri”
Limit order — kamu tentukan harga pasti. Order hanya akan dieksekusi jika harga menyentuh level yang kamu tentukan.
Kapan diperlukan:
Pasar volatil — kamu ingin menghindari slippage
Strategi dengan titik entry (support/resistance)
Bisa menunggu
Kekurangan:
Order bisa tidak tereksekusi sama sekali, jika harga tidak sampai ke levelmu
Kamu kehilangan posisi saat menunggu
Butuh analisis (di mana pasang limitnya?)
Komisi maker (lebih rendah, tapi seringkali profit juga lebih kecil)
Contoh: BTC = $100. Kamu pasang limit beli di $80. Jika harga turun ke $80 — order tereksekusi. Jika tidak — tetap di order book.
Opsi Lanjutan
Post Only — order menambah likuiditas (kamu jadi market maker, komisinya lebih rendah)
Fill or Kill — eksekusi penuh sekarang juga atau batal. Tidak ada setengah-setengah.
Immediate or Cancel — eksekusi sesuai likuiditas yang tersedia, sisanya dibatalkan.
Bagaimana memilih?
Skenario
Pilih
Spekulasi beberapa menit
Market
Masuk untuk jangka panjang (hold berbulan-bulan)
Market
Volatilitas tinggi
Limit
Punya waktu untuk analisis
Limit
Menunggu harga tertentu
Limit
Tidak boleh kehilangan momen
Market
Kesimpulan
Market order = kecepatan, limit = kontrol. Tidak ada yang selalu lebih baik — semua tergantung posisi, strategi, dan kesabaranmu. Pemula biasanya lebih mudah dengan market order, tapi setelah paham — limit order bisa lebih menguntungkan.
PS: Jangan trading pakai uang terakhir dan selalu gunakan stop-loss. Ini benar-benar penting.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Market vs Limit: order mana yang sebaiknya dipilih pemula
Trading crypto untuk pertama kali? Kesalahan paling dasar — tidak memahami jenis order. Mari kita bahas perbedaannya.
Market Order: “panas-panas langsung hajar”
Market order adalah beli/jual langsung saat ini juga, sesuai harga pasar saat ini. Tidak menunggu, tidak bercanda.
Kapan diperlukan:
Risikonya:
Contoh: BTC dihargai $100. Kamu beli dengan market order. Eksekusi di $101.5 karena slippage.
Limit Order: “beli, tapi dengan harga gue sendiri”
Limit order — kamu tentukan harga pasti. Order hanya akan dieksekusi jika harga menyentuh level yang kamu tentukan.
Kapan diperlukan:
Kekurangan:
Contoh: BTC = $100. Kamu pasang limit beli di $80. Jika harga turun ke $80 — order tereksekusi. Jika tidak — tetap di order book.
Opsi Lanjutan
Post Only — order menambah likuiditas (kamu jadi market maker, komisinya lebih rendah)
Fill or Kill — eksekusi penuh sekarang juga atau batal. Tidak ada setengah-setengah.
Immediate or Cancel — eksekusi sesuai likuiditas yang tersedia, sisanya dibatalkan.
Bagaimana memilih?
Kesimpulan
Market order = kecepatan, limit = kontrol. Tidak ada yang selalu lebih baik — semua tergantung posisi, strategi, dan kesabaranmu. Pemula biasanya lebih mudah dengan market order, tapi setelah paham — limit order bisa lebih menguntungkan.
PS: Jangan trading pakai uang terakhir dan selalu gunakan stop-loss. Ini benar-benar penting.