Ini bukan sekadar mengambil keuntungan, melainkan sebuah langkah "leverage deleveraging" yang khas. Pemilik akun besar ini sebelumnya telah menjaminkan 3万枚ETH (sekitar 8520 juta dolar AS) di Aave, meminjam dana untuk menambah posisi, sebuah pola trading long yang konsisten. Sekarang utangnya tersisa 1570 juta dolar AS, dia memutuskan untuk menjual sebagian posisi guna mengurangi risiko eksposur.
Singkatnya, adalah mengambil stop loss secara tegas saat volatilitas, bukan bertahan dengan keras.
Kasus ini mengajarkan kita sebuah fakta kejam: leverage seperti pedang bermata dua, memperbesar keuntungan sekaligus memperbesar risiko. Masalahnya bukan pada apakah prediksi kita benar atau tidak, tetapi pada manajemen posisi dan waktu keluar. Anda mungkin benar 100 kali, tetapi satu fluktuasi fatal bisa membuat seluruh akun hilang.
Dalam pasar ini, bertahan hidup selalu lebih berharga daripada sekadar meraih keuntungan sesaat. Tetap rasional di tengah gelombang, sesuaikan posisi secara tepat waktu, itulah kunci bertahan jangka panjang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
2
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
On-ChainDiver
· 2025-12-20 03:20
Ikan paus ini masih pintar, berhenti berdarah tepat waktu jauh lebih baik daripada bertahan sampai mati.
Lihat AsliBalas0
LuckyBearDrawer
· 2025-12-18 12:44
Seratus kali margin call pun tidak sebanding dengan satu kali likuidasi, teman ini akhirnya menyadarinya
最近链上监测到有意思的一幕——某头部鲸鱼地址在两天内抛出超过2万枚ETH,均价2869美元,直接换了5910万美金。
Ini bukan sekadar mengambil keuntungan, melainkan sebuah langkah "leverage deleveraging" yang khas. Pemilik akun besar ini sebelumnya telah menjaminkan 3万枚ETH (sekitar 8520 juta dolar AS) di Aave, meminjam dana untuk menambah posisi, sebuah pola trading long yang konsisten. Sekarang utangnya tersisa 1570 juta dolar AS, dia memutuskan untuk menjual sebagian posisi guna mengurangi risiko eksposur.
Singkatnya, adalah mengambil stop loss secara tegas saat volatilitas, bukan bertahan dengan keras.
Kasus ini mengajarkan kita sebuah fakta kejam: leverage seperti pedang bermata dua, memperbesar keuntungan sekaligus memperbesar risiko. Masalahnya bukan pada apakah prediksi kita benar atau tidak, tetapi pada manajemen posisi dan waktu keluar. Anda mungkin benar 100 kali, tetapi satu fluktuasi fatal bisa membuat seluruh akun hilang.
Dalam pasar ini, bertahan hidup selalu lebih berharga daripada sekadar meraih keuntungan sesaat. Tetap rasional di tengah gelombang, sesuaikan posisi secara tepat waktu, itulah kunci bertahan jangka panjang.