Ketegangan geopolitik meningkat, sikap AS terhadap Rusia dan Venezuela semakin keras, ini menimbulkan variabel tertentu dalam ekspor minyak mentah. Dalam jangka pendek, harga minyak memang memiliki dorongan rebound dari kondisi oversold. Tapi masalahnya adalah pasar minyak global sebenarnya masih cukup pasokan—pengurangan produksi OPEC+ tidak sesuai dengan ekspektasi, produksi minyak shale AS juga tetap tinggi, ditambah pertumbuhan ekonomi global yang jelas melambat, sehingga permintaan tidak mampu menopang. Faktor-faktor bearish ini saling bertumpuk, harga minyak meskipun rebound, tidak didukung oleh dasar fundamental yang kuat, lebih banyak merupakan koreksi sentimen. Apakah konflik geopolitik akan semakin meningkat? Apakah pola supply dan demand akan mengalami perbaikan marginal? Kedua hal ini harus terus dipantau.
Dari segi teknikal: Pada kerangka waktu jam, harga minyak stabil di kisaran 55.3-55.8, ini adalah support dasar dari konsolidasi sebelumnya, juga garis pertahanan kunci yang bisa dipertahankan oleh bullish jangka pendek.
Pada grafik 4 jam, harga minyak terjebak di zona tekanan 57.0-57.5, ini adalah titik rebound terakhir dan juga resistance garis tengah Bollinger Bands. Menembus level ini tidak mudah.
Secara keseluruhan, pola ini adalah rebound dari oversold + konsolidasi, kurang arah yang jelas.
Saran trading: Beli dengan pendekatan pullback, bangun posisi secara bertahap di sekitar 55.8, jika mencapai 57.3 bisa pertimbangkan untuk menambah posisi, stop loss di 6 poin, target di kisaran 56.5-57.0; untuk posisi short, tunggu dulu, baru ikut jika sinyal tekanan nyata muncul di resistance, akan ada sinyal real-time selama trading. $BTC $ETH $BNB
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RuntimeError
· 2025-12-21 20:05
Kenaikan harga minyak kali ini hanyalah perbaikan emosi, fundamentalnya sama sekali tidak kuat. Pasokan masih melimpah, permintaan juga lemah, cepat atau lambat pasti akan turun lagi.
Lihat AsliBalas0
BoredRiceBall
· 2025-12-21 16:41
Harga minyak datang lagi dengan jebakan ini? Rebound ya rebound, jangan di sini menipu saya bahwa fundamental berbalik arah, pasokan berlebih ya berlebih, konsep geopolitik tidak bisa digoreng terlalu lama.
Lihat AsliBalas0
GasOptimizer
· 2025-12-19 13:47
Data permintaan dan penawaran menunjukkan dominasi bearish, rebound ini hanyalah koreksi sentimen semata, tidak ada yang layak dikejar. Jika tidak bisa mempertahankan 55.8, langsung kembali ke dasar, dari sudut pandang efisiensi dana, sama sekali tidak worth it untuk dilakukan.
Lihat AsliBalas0
RamenDeFiSurvivor
· 2025-12-19 03:21
Kenaikan harga minyak kali ini mungkin hanyalah tipu daya bagi para bearish, pasokan melimpah + permintaan lemah, dasar fundamental sama sekali tidak mampu menopang.
Lihat AsliBalas0
MissedAirdropBro
· 2025-12-19 03:20
Sedang berkonsolidasi lagi, membosankan banget, lebih baik tunggu sinyal breakout saja
Lihat AsliBalas0
WhaleMinion
· 2025-12-19 03:16
Harga minyak kembali bingung, lubang kelebihan pasokan ini masih belum bisa ditutup lagi
Lihat AsliBalas0
LightningClicker
· 2025-12-19 03:12
Kembali melakukan koreksi sentimen? Sungguh, pasokan berlebih memang ada di sana, sejauh mana rebound ini bisa bertahan benar-benar tidak yakin
#美国就业数据表现强劲超出预期 12.19 Analisis Harga Minyak Mentah
Ketegangan geopolitik meningkat, sikap AS terhadap Rusia dan Venezuela semakin keras, ini menimbulkan variabel tertentu dalam ekspor minyak mentah. Dalam jangka pendek, harga minyak memang memiliki dorongan rebound dari kondisi oversold. Tapi masalahnya adalah pasar minyak global sebenarnya masih cukup pasokan—pengurangan produksi OPEC+ tidak sesuai dengan ekspektasi, produksi minyak shale AS juga tetap tinggi, ditambah pertumbuhan ekonomi global yang jelas melambat, sehingga permintaan tidak mampu menopang. Faktor-faktor bearish ini saling bertumpuk, harga minyak meskipun rebound, tidak didukung oleh dasar fundamental yang kuat, lebih banyak merupakan koreksi sentimen. Apakah konflik geopolitik akan semakin meningkat? Apakah pola supply dan demand akan mengalami perbaikan marginal? Kedua hal ini harus terus dipantau.
Dari segi teknikal:
Pada kerangka waktu jam, harga minyak stabil di kisaran 55.3-55.8, ini adalah support dasar dari konsolidasi sebelumnya, juga garis pertahanan kunci yang bisa dipertahankan oleh bullish jangka pendek.
Pada grafik 4 jam, harga minyak terjebak di zona tekanan 57.0-57.5, ini adalah titik rebound terakhir dan juga resistance garis tengah Bollinger Bands. Menembus level ini tidak mudah.
Secara keseluruhan, pola ini adalah rebound dari oversold + konsolidasi, kurang arah yang jelas.
Saran trading:
Beli dengan pendekatan pullback, bangun posisi secara bertahap di sekitar 55.8, jika mencapai 57.3 bisa pertimbangkan untuk menambah posisi, stop loss di 6 poin, target di kisaran 56.5-57.0; untuk posisi short, tunggu dulu, baru ikut jika sinyal tekanan nyata muncul di resistance, akan ada sinyal real-time selama trading. $BTC $ETH $BNB