「Beli mata uang asing bisa menghasilkan uang?」 Pertanyaan ini diajukan setiap hari oleh investor pemula. Jawabannya adalah ya — pasar Forex memang menawarkan peluang untuk mendapatkan keuntungan, tetapi syarat utamanya adalah Anda harus memahami aturan pasar ini.
Sebagai pasar keuangan dengan likuiditas tertinggi di dunia, volume perdagangan harian pasar Forex melebihi 6 triliun dolar AS, jauh melampaui jumlah pasar berjangka dan saham secara keseluruhan. Dulu pasar ini didominasi oleh lembaga keuangan dan orang dengan kekayaan bersih tinggi, tetapi seiring kemajuan teknologi, investor biasa juga dapat berpartisipasi. Kini, lebih dari 30% transaksi Forex harian berasal dari trader ritel, termasuk instrumen derivatif seperti kontrak berjangka dan CFD, dan jumlah investor ritel terus meningkat secara eksponensial.
Namun, data statistik juga memperingatkan kita tentang kenyataan pahit — lebih dari 70% hingga 90% investor individu mengalami kerugian dalam trading Forex. Ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai umpan balik nyata dari pasar.
Sebelum masuk ke pasar Forex, pahami dulu jalur investasi
Jika memutuskan untuk membeli mata uang asing dan menghasilkan uang, pertama-tama harus tahu jalur apa saja yang tersedia. Investasi Forex tidak hanya satu cara, melainkan berbagai metode dengan risiko dan imbal hasil yang berbeda.
Pertukaran mata uang adalah cara paling dasar. Saat Anda menukar mata uang dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya Anda sedang melakukan transaksi Forex, misalnya saat berwisata ke Jepang dan menukar dolar Taiwan ke yen Jepang. Cara ini hampir tanpa risiko, tetapi keuntungan sangat kecil dan lebih untuk memenuhi kebutuhan praktis, bukan untuk investasi.
Deposito mata uang asing adalah opsi yang sedikit lebih maju. Investor dapat membuka rekening deposito mata uang asing di bank, membeli atau menjual mata uang untuk menghindari risiko atau menjaga nilai, yang termasuk dalam “transaksi spot Forex”. Bank biasanya menawarkan berbagai tenor, volume besar, dan risiko serta imbal hasil relatif rendah, sangat cocok untuk pemula yang baru mengenal investasi Forex. Namun, perlu diingat bahwa setiap bank memiliki batas minimum setoran untuk berbagai mata uang, dan jika membatalkan sebelum jatuh tempo, akan kehilangan bunga. Sebaiknya gunakan dana yang tidak diperlukan dalam jangka pendek.
Trading margin Forex adalah cara dengan risiko dan imbal hasil yang lebih tinggi. Ini yang biasa disebut “spekulasi Forex”, di mana investor menganalisis pasar mata uang, memprediksi tren nilai tukar, dan mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual. Modal awal relatif rendah, biasanya mulai dari 50 dolar AS, dan mendukung berbagai mata uang. Broker biasanya menawarkan leverage 1:30, 1:100, 1:200, 1:500 dan seterusnya.
Keunggulan utama trading margin adalah modal masuk rendah, bisa diperdagangkan 24 jam, mendukung posisi long dan short, dan sangat fleksibel. Jika Anda yakin euro akan menguat terhadap dolar AS, bisa membeli EUR/USD; jika yakin akan melemah, bisa menjualnya. Jika pergerakan harga sesuai prediksi, Anda akan mendapatkan keuntungan, sebaliknya akan mengalami kerugian.
Namun, metode ini juga paling rentan terhadap margin call — satu pergerakan pasar bisa menghabiskan modal utama. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengendalikan risiko dengan menetapkan stop loss dan take profit secara tepat, serta menggunakan leverage secara bijak.
Saat memilih broker, harus sangat berhati-hati. Penipuan trading margin Forex marak terjadi, banyak platform ilegal mengaku sebagai broker terkenal dan menipu investor untuk menyetor dana melalui komunikasi langsung. Pastikan platform tersebut memiliki lisensi resmi dari otoritas pengawas keuangan. Broker resmi tidak akan melakukan manipulasi, mengatur order, atau memotong dana secara ilegal.
Leverage dan margin: seni menggunakan pedang bermata dua
Banyak kerugian yang dialami pemula disebabkan ketidakmengertian dalam menggunakan leverage dan margin secara tepat. Leverage memang seperti pedang bermata dua — memperbesar keuntungan sekaligus kerugian, dan juga memperbesar ketakutan dan keserakahan dalam diri investor.
Inti mekanisme leverage adalah memungkinkan investor membuka posisi yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil, untuk mewujudkan “bermain besar dengan modal kecil”. Misalnya, jika broker menawarkan leverage 20:1, Anda hanya perlu 2000 euro untuk membeli 40.000 unit EUR/USD.
Margin adalah dana minimum yang diperlukan untuk membuka posisi tersebut. Biasanya dinyatakan sebagai persentase dari total posisi, dan broker bisa menawarkan margin 2%, 5%, atau 25%. Rasio leverage umum termasuk 50:1, 100:1, 200:1, 400:1 dan seterusnya — semakin tinggi rasio, semakin rendah margin yang diperlukan.
Contoh, dengan modal 1000 dolar AS, lihat efek leverage yang berbeda:
Rasio Leverage
Keuntungan 5%
Kerugian 5%
Tanpa leverage
+50 dolar(5%)
-50 dolar(5%)
10:1
+500 dolar(50%)
-500 dolar(50%)
50:1
+2.500 dolar(250%)
-2.500 dolar(250%)
100:1
+5.000 dolar(500%)
-5.000 dolar(500%)
200:1
+10.000 dolar(1000%)
-10.000 dolar(1000%)
Dari tabel ini, terlihat bahwa dengan leverage 200:1, pergerakan harga hanya 5% sudah bisa menghasilkan keuntungan atau kerugian 1000%. Inilah mengapa pemula disarankan menggunakan leverage yang lebih rendah. Kebanyakan trader berpengalaman membatasi leverage di bawah 10:1.
Saran praktis: Saat baru masuk pasar Forex, mulailah dengan leverage rendah. Jangan langsung menggunakan leverage 500:1 di akun pertama, karena itu hampir seperti bunuh diri. Trader sukses biasanya membuat strategi trading yang konservatif dan secara bertahap menyesuaikan leverage seiring pengalaman, serta langsung mengambil keuntungan saat target tercapai.
Keuntungan dan risiko membeli mata uang asing
Pasar Forex memiliki keunikan tersendiri dibanding pasar keuangan lain.
Keuntungan utama meliputi:
Mekanisme trading dua arah memungkinkan Anda untuk buy dan sell, sehingga peluang profit tetap ada terlepas dari tren pasar
Beroperasi 24 jam nonstop, memudahkan penyesuaian strategi kapan saja
Leverage tinggi hingga 200 kali modal, dengan titik awal trading serendah 0.01 lot
Biaya transaksi rendah, struktur OTC mengurangi biaya, tanpa komisi
Likuiditas besar dan transparansi data global, sulit dimanipulasi
Risiko yang harus diwaspadai:
Leverage tinggi berarti kerugian bisa menelan seluruh modal
Harga mata uang sangat sensitif terhadap data ekonomi, politik, kebijakan bank sentral, dan faktor tak terduga lainnya
Bergantung sepenuhnya pada analisis pribadi, pasar bisa sangat volatile dan cepat bergerak, menuntut pengetahuan dan mental yang kuat
Pertanyaan jujur yang sering muncul: “Apakah saya benar-benar cocok untuk trading Forex?” Jika hanya sekadar coba-coba sambil kerja sampingan, kemungkinan besar akan mengalami kerugian besar. Trader Forex yang sukses harus terus belajar, menguasai manajemen modal yang efektif, memiliki rencana trading yang solid, dan mampu menanggung risiko.
Mata uang apa yang sebaiknya dipilih untuk trading
Di dunia ada sekitar 180 mata uang berbeda, tetapi tidak semuanya cocok untuk trader ritel. Berdasarkan karakteristiknya, mata uang ini dibagi menjadi empat kategori:
Mata uang kebijakan dipengaruhi oleh kebijakan negara dan kondisi ekonomi, seperti dolar AS dan euro
Mata uang safe haven digunakan untuk menghindari risiko perdagangan internasional, seperti yen Jepang
Mata uang komoditas dipengaruhi oleh ekspor komoditas negara tersebut, seperti dolar Australia dan rubel Rusia
Mata uang pasar berkembang dikendalikan ketat oleh pemerintah dan relatif stabil, seperti yuan China
Pemula sebaiknya mulai dari tiga kategori pertama. Berikut adalah sepuluh pasangan mata uang dengan volume transaksi tertinggi (likuiditas terbesar), menyumbang hampir 90% volume pasar Forex:
Peringkat
Pasangan Mata Uang
Proporsi Volume
1
EUR/USD
27.95%
2
USD/JPY
13.34%
3
GBP/USD
11.27%
4
AUD/USD
6.37%
5
USD/CAD
5.22%
6
USD/CHF
4.63%
7
NZD/USD
4.08%
8
EUR/JPY
3.93%
9
GBP/JPY
3.57%
10
EUR/GBP
2.78%
Keuntungan dari pasangan mata uang likuid: spread lebih rendah, biaya lebih murah, eksekusi order lebih cepat, akses informasi lebih mudah, dan pergerakan harga lebih halus.
Namun, pilihan mata uang tergantung gaya trading masing-masing. Trader berpengalaman bisa memanfaatkan volatilitas tinggi untuk meraih peluang besar, tetapi pemula disarankan memulai dari pasangan mata uang likuid dan stabil seperti EUR/USD, agar mendapatkan kondisi trading yang lebih baik dan informasi yang lebih cepat.
Tips trading mata uang asing untuk menghasilkan uang
Pahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga Forex
Faktor politik global, suku bunga, performa pasar saham, data ekonomi, semuanya mempengaruhi nilai tukar. Pelaku pasar termasuk perusahaan, bank investasi, hedge fund, pemerintah, dan investor pribadi, yang menyediakan likuiditas besar. Penting untuk mempelajari fundamental pasar, mengikuti berita dan peristiwa untuk memahami tren mata uang.
Manfaatkan karakteristik leverage yang dua arah
Anda bisa membeli saat nilai mata uang naik (long) dan menjual saat turun (short). Operasi dua arah ini membantu melindungi posisi saat pasar turun dan mencari peluang saat pasar volatile.
Waspadai pengaruh leverage terhadap psikologi
Leverage tidak hanya memperbesar keuntungan, tetapi juga memperbesar kerugian dan ketakutan serta keserakahan manusia. Investor yang serius harus belajar dan berlatih secara sistematis, dan pemula harus mengendalikan leverage secara ketat.
Mulai dari lot kecil
Keuntungan trading Forex adalah bisa memulai dengan modal kecil. Dengan cara ini, Anda bisa belajar secara bertahap, mengurangi tekanan psikologis, dan mengumpulkan pengalaman.
Buat dan patuhi rencana trading
Jangan sering mengubah strategi, tetapi juga harus fleksibel saat tren pasar berubah atau muncul faktor tidak menguntungkan.
Jangan pernah abaikan stop loss dan take profit
Tentukan titik masuk dan keluar secara jelas. Misalnya, ambil keuntungan 20%, langsung tutup posisi. Jika target tercapai, keluar dari pasar dan tunggu peluang berikutnya.
Latihan di akun demo
Platform trading resmi biasanya menyediakan akun demo gratis, memungkinkan pemula berlatih strategi tanpa risiko, memperdalam pemahaman, dan menghindari kerugian nyata.
Pentingnya memilih platform trading resmi
Pastikan trading Forex dilakukan di platform yang diatur dan diawasi resmi. Otoritas pengawas utama di dunia meliputi:
FCA (UK)(
ASIC (Australia))
NFA (AS)(
MiFID (UE))
CySEC (Siprus)(
Memilih broker yang diatur oleh lembaga ini memastikan keamanan dana dan keabsahan operasional. Broker resmi menawarkan lebih dari 60 pasangan mata uang, emas, perak, saham AS, indeks saham, dan kripto, dengan fitur seperti tanpa komisi, spread rendah, leverage fleksibel 1-200, volume minimum 0.01 lot, serta alat seperti stop loss, trailing stop, dan sinyal trading real-time.
Kesimpulan
Membeli mata uang asing memang berpotensi menghasilkan uang, dengan syarat modal kecil, leverage fleksibel, dan peluang volatilitas tinggi. Semakin banyak trader ritel yang terlibat, tetapi risiko tinggi dari trading leverage harus dipahami secara mendalam sebelum memulai.
Intinya: jika mampu menanggung risiko leverage, siap secara psikologis, dan sudah belajar cukup, cobalah mulai dari akun demo resmi. Banyak platform menyediakan akun demo gratis dan dana virtual, sehingga Anda bisa menguji strategi tanpa biaya.
Trading Forex bukan judi, melainkan kegiatan yang membutuhkan pengetahuan, disiplin, dan kesabaran. Mulailah dari kecil, belajar secara bertahap, dan itulah cara yang benar untuk mendapatkan uang dari membeli mata uang asing.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Baca sebelum membeli mata uang asing untuk mendapatkan keuntungan: 5 pemahaman kunci bagi pemula investasi valas
「Beli mata uang asing bisa menghasilkan uang?」 Pertanyaan ini diajukan setiap hari oleh investor pemula. Jawabannya adalah ya — pasar Forex memang menawarkan peluang untuk mendapatkan keuntungan, tetapi syarat utamanya adalah Anda harus memahami aturan pasar ini.
Sebagai pasar keuangan dengan likuiditas tertinggi di dunia, volume perdagangan harian pasar Forex melebihi 6 triliun dolar AS, jauh melampaui jumlah pasar berjangka dan saham secara keseluruhan. Dulu pasar ini didominasi oleh lembaga keuangan dan orang dengan kekayaan bersih tinggi, tetapi seiring kemajuan teknologi, investor biasa juga dapat berpartisipasi. Kini, lebih dari 30% transaksi Forex harian berasal dari trader ritel, termasuk instrumen derivatif seperti kontrak berjangka dan CFD, dan jumlah investor ritel terus meningkat secara eksponensial.
Namun, data statistik juga memperingatkan kita tentang kenyataan pahit — lebih dari 70% hingga 90% investor individu mengalami kerugian dalam trading Forex. Ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai umpan balik nyata dari pasar.
Sebelum masuk ke pasar Forex, pahami dulu jalur investasi
Jika memutuskan untuk membeli mata uang asing dan menghasilkan uang, pertama-tama harus tahu jalur apa saja yang tersedia. Investasi Forex tidak hanya satu cara, melainkan berbagai metode dengan risiko dan imbal hasil yang berbeda.
Pertukaran mata uang adalah cara paling dasar. Saat Anda menukar mata uang dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya Anda sedang melakukan transaksi Forex, misalnya saat berwisata ke Jepang dan menukar dolar Taiwan ke yen Jepang. Cara ini hampir tanpa risiko, tetapi keuntungan sangat kecil dan lebih untuk memenuhi kebutuhan praktis, bukan untuk investasi.
Deposito mata uang asing adalah opsi yang sedikit lebih maju. Investor dapat membuka rekening deposito mata uang asing di bank, membeli atau menjual mata uang untuk menghindari risiko atau menjaga nilai, yang termasuk dalam “transaksi spot Forex”. Bank biasanya menawarkan berbagai tenor, volume besar, dan risiko serta imbal hasil relatif rendah, sangat cocok untuk pemula yang baru mengenal investasi Forex. Namun, perlu diingat bahwa setiap bank memiliki batas minimum setoran untuk berbagai mata uang, dan jika membatalkan sebelum jatuh tempo, akan kehilangan bunga. Sebaiknya gunakan dana yang tidak diperlukan dalam jangka pendek.
Trading margin Forex adalah cara dengan risiko dan imbal hasil yang lebih tinggi. Ini yang biasa disebut “spekulasi Forex”, di mana investor menganalisis pasar mata uang, memprediksi tren nilai tukar, dan mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual. Modal awal relatif rendah, biasanya mulai dari 50 dolar AS, dan mendukung berbagai mata uang. Broker biasanya menawarkan leverage 1:30, 1:100, 1:200, 1:500 dan seterusnya.
Keunggulan utama trading margin adalah modal masuk rendah, bisa diperdagangkan 24 jam, mendukung posisi long dan short, dan sangat fleksibel. Jika Anda yakin euro akan menguat terhadap dolar AS, bisa membeli EUR/USD; jika yakin akan melemah, bisa menjualnya. Jika pergerakan harga sesuai prediksi, Anda akan mendapatkan keuntungan, sebaliknya akan mengalami kerugian.
Namun, metode ini juga paling rentan terhadap margin call — satu pergerakan pasar bisa menghabiskan modal utama. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengendalikan risiko dengan menetapkan stop loss dan take profit secara tepat, serta menggunakan leverage secara bijak.
Saat memilih broker, harus sangat berhati-hati. Penipuan trading margin Forex marak terjadi, banyak platform ilegal mengaku sebagai broker terkenal dan menipu investor untuk menyetor dana melalui komunikasi langsung. Pastikan platform tersebut memiliki lisensi resmi dari otoritas pengawas keuangan. Broker resmi tidak akan melakukan manipulasi, mengatur order, atau memotong dana secara ilegal.
Leverage dan margin: seni menggunakan pedang bermata dua
Banyak kerugian yang dialami pemula disebabkan ketidakmengertian dalam menggunakan leverage dan margin secara tepat. Leverage memang seperti pedang bermata dua — memperbesar keuntungan sekaligus kerugian, dan juga memperbesar ketakutan dan keserakahan dalam diri investor.
Inti mekanisme leverage adalah memungkinkan investor membuka posisi yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil, untuk mewujudkan “bermain besar dengan modal kecil”. Misalnya, jika broker menawarkan leverage 20:1, Anda hanya perlu 2000 euro untuk membeli 40.000 unit EUR/USD.
Margin adalah dana minimum yang diperlukan untuk membuka posisi tersebut. Biasanya dinyatakan sebagai persentase dari total posisi, dan broker bisa menawarkan margin 2%, 5%, atau 25%. Rasio leverage umum termasuk 50:1, 100:1, 200:1, 400:1 dan seterusnya — semakin tinggi rasio, semakin rendah margin yang diperlukan.
Contoh, dengan modal 1000 dolar AS, lihat efek leverage yang berbeda:
Dari tabel ini, terlihat bahwa dengan leverage 200:1, pergerakan harga hanya 5% sudah bisa menghasilkan keuntungan atau kerugian 1000%. Inilah mengapa pemula disarankan menggunakan leverage yang lebih rendah. Kebanyakan trader berpengalaman membatasi leverage di bawah 10:1.
Saran praktis: Saat baru masuk pasar Forex, mulailah dengan leverage rendah. Jangan langsung menggunakan leverage 500:1 di akun pertama, karena itu hampir seperti bunuh diri. Trader sukses biasanya membuat strategi trading yang konservatif dan secara bertahap menyesuaikan leverage seiring pengalaman, serta langsung mengambil keuntungan saat target tercapai.
Keuntungan dan risiko membeli mata uang asing
Pasar Forex memiliki keunikan tersendiri dibanding pasar keuangan lain.
Keuntungan utama meliputi:
Risiko yang harus diwaspadai:
Pertanyaan jujur yang sering muncul: “Apakah saya benar-benar cocok untuk trading Forex?” Jika hanya sekadar coba-coba sambil kerja sampingan, kemungkinan besar akan mengalami kerugian besar. Trader Forex yang sukses harus terus belajar, menguasai manajemen modal yang efektif, memiliki rencana trading yang solid, dan mampu menanggung risiko.
Mata uang apa yang sebaiknya dipilih untuk trading
Di dunia ada sekitar 180 mata uang berbeda, tetapi tidak semuanya cocok untuk trader ritel. Berdasarkan karakteristiknya, mata uang ini dibagi menjadi empat kategori:
Mata uang kebijakan dipengaruhi oleh kebijakan negara dan kondisi ekonomi, seperti dolar AS dan euro Mata uang safe haven digunakan untuk menghindari risiko perdagangan internasional, seperti yen Jepang Mata uang komoditas dipengaruhi oleh ekspor komoditas negara tersebut, seperti dolar Australia dan rubel Rusia Mata uang pasar berkembang dikendalikan ketat oleh pemerintah dan relatif stabil, seperti yuan China
Pemula sebaiknya mulai dari tiga kategori pertama. Berikut adalah sepuluh pasangan mata uang dengan volume transaksi tertinggi (likuiditas terbesar), menyumbang hampir 90% volume pasar Forex:
Keuntungan dari pasangan mata uang likuid: spread lebih rendah, biaya lebih murah, eksekusi order lebih cepat, akses informasi lebih mudah, dan pergerakan harga lebih halus.
Namun, pilihan mata uang tergantung gaya trading masing-masing. Trader berpengalaman bisa memanfaatkan volatilitas tinggi untuk meraih peluang besar, tetapi pemula disarankan memulai dari pasangan mata uang likuid dan stabil seperti EUR/USD, agar mendapatkan kondisi trading yang lebih baik dan informasi yang lebih cepat.
Tips trading mata uang asing untuk menghasilkan uang
Pahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga Forex
Faktor politik global, suku bunga, performa pasar saham, data ekonomi, semuanya mempengaruhi nilai tukar. Pelaku pasar termasuk perusahaan, bank investasi, hedge fund, pemerintah, dan investor pribadi, yang menyediakan likuiditas besar. Penting untuk mempelajari fundamental pasar, mengikuti berita dan peristiwa untuk memahami tren mata uang.
Manfaatkan karakteristik leverage yang dua arah
Anda bisa membeli saat nilai mata uang naik (long) dan menjual saat turun (short). Operasi dua arah ini membantu melindungi posisi saat pasar turun dan mencari peluang saat pasar volatile.
Waspadai pengaruh leverage terhadap psikologi
Leverage tidak hanya memperbesar keuntungan, tetapi juga memperbesar kerugian dan ketakutan serta keserakahan manusia. Investor yang serius harus belajar dan berlatih secara sistematis, dan pemula harus mengendalikan leverage secara ketat.
Mulai dari lot kecil
Keuntungan trading Forex adalah bisa memulai dengan modal kecil. Dengan cara ini, Anda bisa belajar secara bertahap, mengurangi tekanan psikologis, dan mengumpulkan pengalaman.
Buat dan patuhi rencana trading
Jangan sering mengubah strategi, tetapi juga harus fleksibel saat tren pasar berubah atau muncul faktor tidak menguntungkan.
Jangan pernah abaikan stop loss dan take profit
Tentukan titik masuk dan keluar secara jelas. Misalnya, ambil keuntungan 20%, langsung tutup posisi. Jika target tercapai, keluar dari pasar dan tunggu peluang berikutnya.
Latihan di akun demo
Platform trading resmi biasanya menyediakan akun demo gratis, memungkinkan pemula berlatih strategi tanpa risiko, memperdalam pemahaman, dan menghindari kerugian nyata.
Pentingnya memilih platform trading resmi
Pastikan trading Forex dilakukan di platform yang diatur dan diawasi resmi. Otoritas pengawas utama di dunia meliputi:
Memilih broker yang diatur oleh lembaga ini memastikan keamanan dana dan keabsahan operasional. Broker resmi menawarkan lebih dari 60 pasangan mata uang, emas, perak, saham AS, indeks saham, dan kripto, dengan fitur seperti tanpa komisi, spread rendah, leverage fleksibel 1-200, volume minimum 0.01 lot, serta alat seperti stop loss, trailing stop, dan sinyal trading real-time.
Kesimpulan
Membeli mata uang asing memang berpotensi menghasilkan uang, dengan syarat modal kecil, leverage fleksibel, dan peluang volatilitas tinggi. Semakin banyak trader ritel yang terlibat, tetapi risiko tinggi dari trading leverage harus dipahami secara mendalam sebelum memulai.
Intinya: jika mampu menanggung risiko leverage, siap secara psikologis, dan sudah belajar cukup, cobalah mulai dari akun demo resmi. Banyak platform menyediakan akun demo gratis dan dana virtual, sehingga Anda bisa menguji strategi tanpa biaya.
Trading Forex bukan judi, melainkan kegiatan yang membutuhkan pengetahuan, disiplin, dan kesabaran. Mulailah dari kecil, belajar secara bertahap, dan itulah cara yang benar untuk mendapatkan uang dari membeli mata uang asing.