Setelah menyelesaikan tinjauan strategisnya terhadap divisi vitamin, mineral, dan suplemen (VMS), Church & Dwight Co., Inc. telah mengambil langkah besar dengan menjual asetnya. Perusahaan baru saja menandatangani kesepakatan definitif untuk menyerahkan merek VitaFusion dan L’il Critters yang disukai kepada Piping Rock Health Products, Inc.
Apa yang Termasuk dalam Penjualan
Perjanjian ini tidak hanya tentang nama merek—ini adalah paket lengkap. Piping Rock mendapatkan merek dagang VitaFusion dan L’il Critters, semua lisensi terkait, serta infrastruktur manufaktur dan distribusi yang dibangun oleh Church & Dwight di Vancouver dan Ridgefield, Washington. Pada dasarnya, pembeli mendapatkan seluruh operasi yang siap berjalan.
Dampak Keuangan dan Timeline
Inilah kenyataan keuangan: merek VMS ini mewakili kurang dari 5% dari perkiraan penjualan bersih Church & Dwight tahun 2025, jadi perusahaan tidak kehilangan sumber pendapatan utama. Namun, penjualan ini akan sedikit mempengaruhi laporan keuangan. Church & Dwight memperkirakan akan mencatat biaya satu kali, setelah pajak, antara $40 juta hingga $45 juta di kuartal keempat 2025. Beban ini mencakup hasil bersih dari penjualan, biaya penurunan nilai non-tunai, serta semua biaya transisi dan transaksi yang terlibat.
Apa Selanjutnya
Kesepakatan ini masih tergantung pada kondisi penutupan standar, tetapi kedua belah pihak yakin bahwa akan selesai sebelum akhir tahun 2025. Bagi Piping Rock, akuisisi ini berarti loncatan besar ke pasar suplemen gummy dan anak-anak—dua segmen dengan permintaan konsumen yang solid dan potensi pertumbuhan.
Langkah ini menandai strategi lebih luas dari Church & Dwight: fokus pada kekuatan inti sambil menjual segmen yang berkinerja rendah atau non-inti. Bagi investor yang mengikuti perusahaan, ini adalah keluar yang bersih yang seharusnya memberikan kejelasan keuangan menjelang 2026.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kesepakatan Vitamin Besar: Church & Dwight Menjual VitaFusion & L'il Critters ke Piping Rock
Setelah menyelesaikan tinjauan strategisnya terhadap divisi vitamin, mineral, dan suplemen (VMS), Church & Dwight Co., Inc. telah mengambil langkah besar dengan menjual asetnya. Perusahaan baru saja menandatangani kesepakatan definitif untuk menyerahkan merek VitaFusion dan L’il Critters yang disukai kepada Piping Rock Health Products, Inc.
Apa yang Termasuk dalam Penjualan
Perjanjian ini tidak hanya tentang nama merek—ini adalah paket lengkap. Piping Rock mendapatkan merek dagang VitaFusion dan L’il Critters, semua lisensi terkait, serta infrastruktur manufaktur dan distribusi yang dibangun oleh Church & Dwight di Vancouver dan Ridgefield, Washington. Pada dasarnya, pembeli mendapatkan seluruh operasi yang siap berjalan.
Dampak Keuangan dan Timeline
Inilah kenyataan keuangan: merek VMS ini mewakili kurang dari 5% dari perkiraan penjualan bersih Church & Dwight tahun 2025, jadi perusahaan tidak kehilangan sumber pendapatan utama. Namun, penjualan ini akan sedikit mempengaruhi laporan keuangan. Church & Dwight memperkirakan akan mencatat biaya satu kali, setelah pajak, antara $40 juta hingga $45 juta di kuartal keempat 2025. Beban ini mencakup hasil bersih dari penjualan, biaya penurunan nilai non-tunai, serta semua biaya transisi dan transaksi yang terlibat.
Apa Selanjutnya
Kesepakatan ini masih tergantung pada kondisi penutupan standar, tetapi kedua belah pihak yakin bahwa akan selesai sebelum akhir tahun 2025. Bagi Piping Rock, akuisisi ini berarti loncatan besar ke pasar suplemen gummy dan anak-anak—dua segmen dengan permintaan konsumen yang solid dan potensi pertumbuhan.
Langkah ini menandai strategi lebih luas dari Church & Dwight: fokus pada kekuatan inti sambil menjual segmen yang berkinerja rendah atau non-inti. Bagi investor yang mengikuti perusahaan, ini adalah keluar yang bersih yang seharusnya memberikan kejelasan keuangan menjelang 2026.