Pasar bearish kembali memperlihatkan drama saling serang antar proyek. Neo kali ini benar-benar serius—konflik antara pendiri Da Hongfei dan co-founder Erik Zhang menjadi terbuka sepenuhnya.
Belakangan ini, Erik Zhang mengeluarkan pernyataan yang menuduh Da Hongfei melanggar janji pengungkapan keuangan. Berdasarkan kesepakatan mereka, mulai 1 Januari 2026, Da Hongfei seharusnya fokus pada urusan NeoX dan SpoonOS, dan tidak lagi mengurus mainnet Neo. Tapi masalahnya, Erik secara terbuka menuntut Da Hongfei harus menyerahkan laporan keuangan lengkap kepada komunitas—termasuk daftar semua aset dan rincian pengeluaran atas nama Yayasan Neo. Permintaan ini terdengar sangat masuk akal, tetapi menunjukkan bahwa komunitas sudah lama tidak percaya terhadap transparansi yayasan tersebut.
Tanggapan Da Hongfei pun dari sudut pandang lain. Dia mengklaim bahwa Erik sebenarnya menguasai sebagian besar dana Neo dan mampu mempengaruhi hak voting node konsensus, yang berarti sedang melakukan pengambilalihan terhadap seluruh protokol. Lebih dramatis lagi, Da Hongfei mengatakan bahwa dia telah berkali-kali mendesak Erik untuk memindahkan token NEO dan GAS yang disimpan secara pribadi ke alamat multi-sig yayasan—perhatikan, dia sendiri masih menyimpan kunci privatnya. Tapi Erik terus menunda dengan berbagai alasan dan tidak melaksanakan perintah tersebut.
Inti dari masalah ini sebenarnya adalah soal keseimbangan kekuasaan. Siapa yang mengendalikan dana, siapa yang memiliki hak pengambilan keputusan, dan apakah informasi transparan—semua ini adalah hal yang sangat sensitif dalam tata kelola DAO. Dari luar, kedua belah pihak punya argumen masing-masing, tetapi bagi ekosistem Neo, konflik internal ini sedang mengikis kepercayaan komunitas.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TokenStorm
· 12jam yang lalu
Data on-chain menunjukkan bahwa frekuensi interaksi alamat dompet kedua orang ini baru-baru ini menurun secara drastis, kita para investor kecil lagi akan diperlakukan seperti bawang merah [dog head]
Neo, dalam keributan internal ini, aspek teknis sudah pecah, tapi aku masih belum rela menjual... Bagaimanapun aku sudah melihat permainan kekuasaan ini dengan jernih
Dua pendiri sama-sama ingin menguasai kunci? Ini disebut mata badai yang paling aman, ruang arbitrase terbalik tidak kecil
Isu ketidaktransparanan keuangan seharusnya sudah terungkap, kemarin aku hitung harga likuidasi dan sudah memprediksi akan saling bertikai, tapi postingan ini tidak merupakan saran investasi
Hak voting node konsensus dibajak? Ini benar-benar contoh klasik keruntuhan tata kelola DAO, tapi aku malah bertaruh bahwa rebound ini bisa mengangkat kembali
Sial, alamat multi-signature di foundation yang menyimpan kunci ini saja bisa dipermasalahkan, apalagi mengizinkan orang bermain tata kelola on-chain...
Jika Neo benar-benar pecah, data backtest sebelumnya harus dihitung ulang, tingkat risiko langsung melipatgandakan, siapa yang berani ambil posisi ini?
Lihat AsliBalas0
BrokenDAO
· 12jam yang lalu
Perangkap multi-tanda tangan yang khas, sebuah trik di mana satu pihak meminta yang lain menyerahkan kunci sementara mereka sendiri tetap memegangnya. Inilah kenyataan dari DAO.
Lihat AsliBalas0
MevTears
· 12jam yang lalu
Datang lagi, datang lagi, Neo kali ini benar-benar gagal
Siapa yang berwenang atas uang yayasan? Masalah ini seharusnya sudah dibahas terbuka
Dahongfei sendiri masih memegang kunci, siapa yang harus disalahkan
Pasar bearish benar-benar bisa menulis sifat manusia
Intinya, ini adalah distribusi kekuasaan yang tidak dikelola dengan baik, dan masih ingin belajar desentralisasi
Pasar bearish kembali memperlihatkan drama saling serang antar proyek. Neo kali ini benar-benar serius—konflik antara pendiri Da Hongfei dan co-founder Erik Zhang menjadi terbuka sepenuhnya.
Belakangan ini, Erik Zhang mengeluarkan pernyataan yang menuduh Da Hongfei melanggar janji pengungkapan keuangan. Berdasarkan kesepakatan mereka, mulai 1 Januari 2026, Da Hongfei seharusnya fokus pada urusan NeoX dan SpoonOS, dan tidak lagi mengurus mainnet Neo. Tapi masalahnya, Erik secara terbuka menuntut Da Hongfei harus menyerahkan laporan keuangan lengkap kepada komunitas—termasuk daftar semua aset dan rincian pengeluaran atas nama Yayasan Neo. Permintaan ini terdengar sangat masuk akal, tetapi menunjukkan bahwa komunitas sudah lama tidak percaya terhadap transparansi yayasan tersebut.
Tanggapan Da Hongfei pun dari sudut pandang lain. Dia mengklaim bahwa Erik sebenarnya menguasai sebagian besar dana Neo dan mampu mempengaruhi hak voting node konsensus, yang berarti sedang melakukan pengambilalihan terhadap seluruh protokol. Lebih dramatis lagi, Da Hongfei mengatakan bahwa dia telah berkali-kali mendesak Erik untuk memindahkan token NEO dan GAS yang disimpan secara pribadi ke alamat multi-sig yayasan—perhatikan, dia sendiri masih menyimpan kunci privatnya. Tapi Erik terus menunda dengan berbagai alasan dan tidak melaksanakan perintah tersebut.
Inti dari masalah ini sebenarnya adalah soal keseimbangan kekuasaan. Siapa yang mengendalikan dana, siapa yang memiliki hak pengambilan keputusan, dan apakah informasi transparan—semua ini adalah hal yang sangat sensitif dalam tata kelola DAO. Dari luar, kedua belah pihak punya argumen masing-masing, tetapi bagi ekosistem Neo, konflik internal ini sedang mengikis kepercayaan komunitas.