## Titik Sakit Mematikan DOGE: Ada Popularitas Tapi Tidak Berguna
Mengenai Dogecoin, memang luar biasa. Kapitalisasi pasarnya melonjak ke lebih dari 20 miliar dolar AS, duduk teguh di sepuluh besar mata uang kripto, yang merupakan keajaiban untuk sebuah proyek yang lahir sebagai lelucon pada tahun 2013.
Tapi ada masalah yang menyakitkan: Apakah DOGE benar-benar berguna? Jujur saja, tidak terlalu.
## Mengapa Teknologi DOGE Memiliki Keterbatasan
Saat ini pasar kripto memiliki ribuan koin, sebagian besar dapat melakukan transfer cepat di jaringan masing-masing, atau terhubung ke blockchain publik lain yang efisien. DOGE juga memiliki chain sendiri, tetapi dari segi teknologi sangat biasa saja—hanya mampu memproses 30 transaksi per detik(TPS).
Bandingkan? Setelah upgrade, Ethereum menjadi lebih kuat, Solana bisa mencapai ribuan TPS. Apa artinya ini? DOGE tidak kompetitif dalam hal efisiensi pembayaran, otomatis tidak ada yang ingin membangun aplikasi dan ekosistem di atasnya.
## Penyelamat Datang? Harapan Layer-2
Ada berita baru. Tim dompet MyDoge mengembangkan proyek DogeOS, mengumpulkan hampir 7 juta dolar AS, dengan tujuan membangun solusi Layer-2 untuk DOGE.
Secara sederhana, ini adalah membangun lapisan pemrosesan yang cepat di luar chain DOGE, sehingga mendukung kontrak pintar, NFT, game blockchain, dan lain-lain. Menggunakan popularitas komunitas untuk meningkatkan aktivitas ekosistem? Secara logika, masuk akal.
## Tapi Masalah Masih Ada
Kuncinya adalah waktu peluncuran. Kapan Layer-2 ini akan diluncurkan? Tidak ada yang tahu. Selain itu, DOGE harus bersaing langsung dengan blockchain yang sudah lama mengembangkan Layer-2, dan akumulasi teknologinya jauh tertinggal.
Dari sudut pandang ini, DOGE perlu menaklukkan sebuah gunung besar untuk membuktikan nilai sebenarnya. Popularitas komunitas dan dukungan Twitter Elon memang membuatnya bertahan selama ini, tapi popularitas dan kegunaan adalah dua hal berbeda.
Inilah kontradiksi utama: Popularitas, tapi tidak ada aplikasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## Titik Sakit Mematikan DOGE: Ada Popularitas Tapi Tidak Berguna
Mengenai Dogecoin, memang luar biasa. Kapitalisasi pasarnya melonjak ke lebih dari 20 miliar dolar AS, duduk teguh di sepuluh besar mata uang kripto, yang merupakan keajaiban untuk sebuah proyek yang lahir sebagai lelucon pada tahun 2013.
Tapi ada masalah yang menyakitkan: Apakah DOGE benar-benar berguna? Jujur saja, tidak terlalu.
## Mengapa Teknologi DOGE Memiliki Keterbatasan
Saat ini pasar kripto memiliki ribuan koin, sebagian besar dapat melakukan transfer cepat di jaringan masing-masing, atau terhubung ke blockchain publik lain yang efisien. DOGE juga memiliki chain sendiri, tetapi dari segi teknologi sangat biasa saja—hanya mampu memproses 30 transaksi per detik(TPS).
Bandingkan? Setelah upgrade, Ethereum menjadi lebih kuat, Solana bisa mencapai ribuan TPS. Apa artinya ini? DOGE tidak kompetitif dalam hal efisiensi pembayaran, otomatis tidak ada yang ingin membangun aplikasi dan ekosistem di atasnya.
## Penyelamat Datang? Harapan Layer-2
Ada berita baru. Tim dompet MyDoge mengembangkan proyek DogeOS, mengumpulkan hampir 7 juta dolar AS, dengan tujuan membangun solusi Layer-2 untuk DOGE.
Secara sederhana, ini adalah membangun lapisan pemrosesan yang cepat di luar chain DOGE, sehingga mendukung kontrak pintar, NFT, game blockchain, dan lain-lain. Menggunakan popularitas komunitas untuk meningkatkan aktivitas ekosistem? Secara logika, masuk akal.
## Tapi Masalah Masih Ada
Kuncinya adalah waktu peluncuran. Kapan Layer-2 ini akan diluncurkan? Tidak ada yang tahu. Selain itu, DOGE harus bersaing langsung dengan blockchain yang sudah lama mengembangkan Layer-2, dan akumulasi teknologinya jauh tertinggal.
Dari sudut pandang ini, DOGE perlu menaklukkan sebuah gunung besar untuk membuktikan nilai sebenarnya. Popularitas komunitas dan dukungan Twitter Elon memang membuatnya bertahan selama ini, tapi popularitas dan kegunaan adalah dua hal berbeda.
Inilah kontradiksi utama: Popularitas, tapi tidak ada aplikasi.