Mesin Pertumbuhan Snowflake Berjalan dengan Optimal: Di Mana Batasnya?

Snowflake (SNOW) sedang mengalami momentum luar biasa karena basis penggunanya terus berkembang dengan kecepatan yang semakin meningkat. Platform cloud data ini telah menarik deretan perusahaan besar, dengan jumlah pelanggan meningkat 20% tahun-ke-tahun menjadi 12.621 di kuartal ketiga fiskal 2026. Apa yang lebih mengesankan? Perusahaan kini memiliki 688 pelanggan yang menghasilkan lebih dari $1 juta dalam pendapatan berulang tahunan—lonjakan 29% tahun-ke-tahun—plus 766 perusahaan Fortune Global 2000 di platformnya.

Kemampuan AI Menjadi Kisah Pertumbuhan Utama

Selain metrik pelanggan mentah, Snowflake menangkap pangsa pikiran yang besar melalui penawaran berbasis AI-nya. Platform ini mencapai tingkat pendapatan AI $100 juta lebih cepat dari yang diperkirakan, didorong oleh permintaan perusahaan terhadap rangkaian kecerdasannya. Pada kuartal ketiga fiskal 2026, sekitar 1.200 organisasi sudah memanfaatkan alat AI ini untuk membayangkan kembali strategi data mereka. Ini bukan hanya pertumbuhan bertahap—ini menandai pergeseran mendasar dalam cara perusahaan melihat platform data sebagai infrastruktur AI.

Keunggulan Kemitraan yang Tidak Banyak Dibicarakan

Peran ekosistem Snowflake layak mendapatkan perhatian lebih. Perusahaan baru saja mengumumkan penjualan di marketplace melewati $2 miliar melalui kemitraan AWS-nya saja, menggandakan angka tahun-ke-tahun. Integrasi baru dengan Amazon Bedrock AgentCore, AWS Glue federation, dan perluasan kompatibilitas Iceberg V3 menempatkan platform ini sebagai jembatan antara tumpukan data warisan dan sistem AI generasi berikutnya. Ketika Anda menambahkan kemitraan dengan SAP, Microsoft, NVIDIA, Meta, ServiceNow, dan lainnya, Anda melihat sebuah perusahaan yang sangat terintegrasi di seluruh tumpukan teknologi perusahaan.

Tapi Pemeriksaan Realitas: Kompetisi Tidak Diam

Snowflake beroperasi di lingkungan yang penuh sesak. BigQuery dari Google Cloud terus membuktikan dirinya sebagai pesaing yang tangguh, mengakhiri Q3 2025 dengan backlog $155 miliar yang meningkat 46% secara berurutan( dan menambah pelanggan dengan kecepatan 34% tahun-ke-tahun. AWS juga tidak menunjukkan tanda-tanda melambat, menandatangani kesepakatan besar di berbagai sektor dan menggandakan kemampuan analitiknya sendiri.

Pertanyaan Valuasi yang Sedang Banyak Ditanyakan

Di sinilah hal-hal menjadi menarik. Snowflake diperdagangkan dengan rasio Price/Sales ke depan sebesar 13,56X—premi signifikan dibandingkan dengan kelompok peer perangkat lunak internet yang memiliki rasio 4,86X. Saham ini bergerak datar, turun 0,4% selama enam bulan sementara teknologi secara umum melonjak 20,1%. Namun Zacks menaikkan estimasi laba fiskal 2026 menjadi $1,20 per saham )naik 2,56% dalam 30 hari, mewakili pertumbuhan 44,58% tahun-ke-tahun(.

Dengan Peringkat Zacks #3 )Hold(, Snowflake menyajikan skenario pertumbuhan dengan harga yang klasik. Fundamentalnya sedang menyala—perluasan pelanggan, adopsi AI, leverage kemitraan semuanya menunjuk ke atas. Pertanyaannya bukan apakah Snowflake tumbuh; tetapi apakah celah valuasi cukup besar untuk membenarkan kecepatan tersebut. Bagi investor yang sudah bergabung, angin topan AI menawarkan potensi kenaikan nyata. Bagi pendatang baru, menunggu entri yang lebih menarik mungkin masuk akal mengingat intensitas kompetisi yang semakin meningkat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)