#美国证监会与商品期货委员会深化数字资产监管协作 Dalam sebulan terakhir, ada sesuatu yang menarik terjadi—Bitcoin turun dari posisi tertingginya, dengan penurunan hampir 20%, sementara emas justru naik sekitar 9%, dan S&P 500 hanya sedikit mengangkat tangan, dengan kenaikan sekitar 1%. Sekilas terlihat agak aneh: aset safe haven merayakan, pasar kripto sedang menurun.
Tapi coba pikirkan lagi, apa logika di balik semua ini?
Lembaga analisis pasar Santiment beberapa waktu lalu mengeluarkan pandangan: tahun 2026 akan menjadi tahun rebound untuk aset digital. Saat ini BTC memang sedang mengalami tekanan, tapi jika dilihat dalam jangka waktu yang lebih panjang, koreksi ini hanyalah bagian dari ritme pasar yang normal. Iterasi teknologi terus berlanjut, arus dana tersembunyi juga mengalir—ini bukan situasi darurat, malah tampak seperti sedang mempersiapkan kenaikan berikutnya. Emas dan saham besar saat ini sedang menonjol, tapi pola selalu akan berganti.
Ekonomi global masih penuh ketidakpastian, sistem keuangan juga sedang diam-diam berubah, investor institusi sedang menilai ulang Bitcoin dan aset digital lainnya—baik sebagai alat lindung nilai maupun sebagai bagian dari portofolio investasi. Logika ini sangat sederhana, dan juga sangat kokoh.
Siklus pasar tidak bisa dihindari, jika sudah siap, tidak perlu takut menunggu.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-e19e9c10
· 01-02 03:30
Tunggu dulu, jika emas naik dan Bitcoin turun, apa artinya? Bukankah itu tetap saja institusi yang melakukan rebalancing, kapan pun itu akan kembali lagi
Lihat AsliBalas0
DefiVeteran
· 01-01 14:04
Tunggu dulu, emas naik 9% sedangkan Bitcoin turun 20%, ini disebut ritme yang normal? Aku merasa agak nyeri...
Lihat AsliBalas0
CountdownToBroke
· 01-01 12:59
Emas naik, Bitcoin turun, ritme ini benar-benar bikin pusing... Tapi rebound 2026? Tunggu sampai gelombang ini selesai dulu.
Lihat AsliBalas0
ExpectationFarmer
· 01-01 12:56
Tunggu dulu, emas naik sedangkan Bitcoin turun lalu mulai bicara tentang rebound tahun 2026? Logika ini kok agak sulit saya pahami ya
Lihat AsliBalas0
digital_archaeologist
· 01-01 12:55
Kalau tidak berani bertaruh, tunggu saja, toh juga tidak akan ke mana-mana
#美国证监会与商品期货委员会深化数字资产监管协作 Dalam sebulan terakhir, ada sesuatu yang menarik terjadi—Bitcoin turun dari posisi tertingginya, dengan penurunan hampir 20%, sementara emas justru naik sekitar 9%, dan S&P 500 hanya sedikit mengangkat tangan, dengan kenaikan sekitar 1%. Sekilas terlihat agak aneh: aset safe haven merayakan, pasar kripto sedang menurun.
Tapi coba pikirkan lagi, apa logika di balik semua ini?
Lembaga analisis pasar Santiment beberapa waktu lalu mengeluarkan pandangan: tahun 2026 akan menjadi tahun rebound untuk aset digital. Saat ini BTC memang sedang mengalami tekanan, tapi jika dilihat dalam jangka waktu yang lebih panjang, koreksi ini hanyalah bagian dari ritme pasar yang normal. Iterasi teknologi terus berlanjut, arus dana tersembunyi juga mengalir—ini bukan situasi darurat, malah tampak seperti sedang mempersiapkan kenaikan berikutnya. Emas dan saham besar saat ini sedang menonjol, tapi pola selalu akan berganti.
Ekonomi global masih penuh ketidakpastian, sistem keuangan juga sedang diam-diam berubah, investor institusi sedang menilai ulang Bitcoin dan aset digital lainnya—baik sebagai alat lindung nilai maupun sebagai bagian dari portofolio investasi. Logika ini sangat sederhana, dan juga sangat kokoh.
Siklus pasar tidak bisa dihindari, jika sudah siap, tidak perlu takut menunggu.