Investor terkenal Robert Kiyosaki telah menarik perhatian dengan prediksi berani: perak bisa melonjak ke $200 per ons pada tahun 2026. Alasan dia? Mata uang fiat terus mengalami pengikisan daya beli secara stabil, membuat aset nyata seperti logam mulia semakin menarik bagi mereka yang mencari perlindungan keuangan.
Waktu dari prediksi semacam ini penting—terutama di tahun 2025, ketika tren makro terkait devaluasi mata uang dan inflasi tetap volatil. Perspektif Kiyosaki menyentuh sentimen yang lebih luas di kalangan investor kontra yang melihat aset keras sebagai lindung nilai terhadap sistem moneter tradisional.
Apakah perak akan mencapai tanda $200 atau tidak tergantung pada banyak faktor: tingkat inflasi global, kebijakan bank sentral, dan pergeseran dalam cara investor mengalokasikan modal di berbagai kelas aset. Namun, percakapan ini menyoroti ketegangan mendasar: saat aset digital seperti kripto mendapatkan daya tarik bersamaan dengan permainan safe-haven tradisional, persaingan untuk keyakinan investor dalam penyimpanan nilai alternatif semakin intens.
Apa pendapat Anda—apakah apresiasi logam mulia sejalan dengan tesis investasi jangka panjang Anda?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MidsommarWallet
· 16jam yang lalu
Perak 200 dolar? Kiyosaki si bro ini lagi mulai mengeluarkan pernyataan yang menakut-nakuti lagi, tapi ngomong-ngomong... memang ada sedikit logikanya
Saya pribadi cenderung mata uang fiat terus melemah, tapi angka 200 ini terasa sedikit berlebihan, inflasi tidak separah itu
Daripada menimbun perak, saya lebih percaya pada Bitcoin sebagai mata uang keras, tapi logam mulia sebagai diversifikasi juga tidak apa-apa
Kiyosaki memprediksi sepuluh hal dalam setahun, bagaimanapun juga dia bisa menebak satu atau dua yang benar, jadi dengarkan saja apa yang dia katakan
Harga perak harus naik berdasarkan data inflasi nyata, bukan cuma omong kosong saja
Sekarang masih bingung antara logam mulia vs kripto, itu menunjukkan mereka belum benar-benar memahami tingkat risiko yang bisa mereka tanggung
Lihat AsliBalas0
AirdropGrandpa
· 16jam yang lalu
Perak naik ke 200? Saya sudah all in sejak lama
Lihat AsliBalas0
JustHereForMemes
· 16jam yang lalu
Kiyosaki kembali mempromosikan logam mulia, teman ini setiap kali prediksi selalu berani bicara dan berani teriak... Tapi kembali lagi, fiat memang sedang terdepresiasi, tapi perak 200 dolar? Rasanya meragukan
Lihat AsliBalas0
ZKSherlock
· 16jam yang lalu
sebenarnya... kiyosaki hanya mengulang narasi malapetaka makro yang sama yang telah kita dengar selama sekitar satu dekade. perak di $200? tentu, jika Anda mengabaikan realitas komputasi dan mempercayai asumsi yang tertanam dalam pasar komoditas. pertanyaan nyata yang tidak pernah diajukan—apa jaminan *kriptografis* di sini? logam mulia tidak memiliki bukti pengetahuan nol yang melindungi mereka, jujur saja.
Lihat AsliBalas0
NFTregretter
· 17jam yang lalu
Perak 200 blok? Kiyosaki lagi-lagi berbohong... Saya tetap percaya pada Bitcoin
Lihat AsliBalas0
rugged_again
· 17jam yang lalu
silver ke 200? Haha... Kalau memang semudah itu, aku sudah lama bebas finansial
Investor terkenal Robert Kiyosaki telah menarik perhatian dengan prediksi berani: perak bisa melonjak ke $200 per ons pada tahun 2026. Alasan dia? Mata uang fiat terus mengalami pengikisan daya beli secara stabil, membuat aset nyata seperti logam mulia semakin menarik bagi mereka yang mencari perlindungan keuangan.
Waktu dari prediksi semacam ini penting—terutama di tahun 2025, ketika tren makro terkait devaluasi mata uang dan inflasi tetap volatil. Perspektif Kiyosaki menyentuh sentimen yang lebih luas di kalangan investor kontra yang melihat aset keras sebagai lindung nilai terhadap sistem moneter tradisional.
Apakah perak akan mencapai tanda $200 atau tidak tergantung pada banyak faktor: tingkat inflasi global, kebijakan bank sentral, dan pergeseran dalam cara investor mengalokasikan modal di berbagai kelas aset. Namun, percakapan ini menyoroti ketegangan mendasar: saat aset digital seperti kripto mendapatkan daya tarik bersamaan dengan permainan safe-haven tradisional, persaingan untuk keyakinan investor dalam penyimpanan nilai alternatif semakin intens.
Apa pendapat Anda—apakah apresiasi logam mulia sejalan dengan tesis investasi jangka panjang Anda?