Seorang investor memamerkan laporan hasilnya di platform sosial—keuntungan dari satu akun lebih dari 33 juta dolar AS, dikatakan ini baru salah satu dari 50 akun miliknya. Kemiskinan memang membatasi imajinasi.
Kisah ini dimulai dari tahun 2011. Tahun ketika Steve Jobs meninggal dunia, harga saham Apple jatuh ke titik terendah, pasar penuh dengan suara pesimis. Di saat semua orang meramalkan kejatuhan, investor ini justru berlawanan arah, mengakumulasi posisi besar.
Sudah 14 tahun berlalu, hasilnya pun keluar:
Satu akun menghasilkan 39,92 juta dolar AS Total keuntungan melonjak ke +1.881,8% Pengembalian tahunan stabil di 24,5%
Terdengar tidak masuk akal, tetapi logikanya sebenarnya sangat sederhana—menemukan perusahaan yang benar-benar hebat, sisanya biarkan waktu mengakumulasi bunga majemuk. Masalahnya, berapa banyak orang yang benar-benar bisa bertahan dengan strategi ini? Kebanyakan orang masih terjebak dalam siklus membeli saat naik dan menjual saat turun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
26 Suka
Hadiah
26
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LadderToolGuy
· 15jam yang lalu
50个 akun?Bro, ini lagi main game apa sih...
Kalau dibilang investasi sih bagus, tapi aku merasa ini kayak main game ganti akun aja...
Beneran? Kok aku merasa angka ini agak berlebihan ya
Bertahan 14 tahun cuma buat ini? Aku nggak bisa bertahan...
Konsep bunga majemuk waktu ini aku udah denger sampai telinga berkerut, yang penting harus ada modalnya, bro
Lihat AsliBalas0
YieldChaser
· 23jam yang lalu
50个 akun? Teman ini sedang bermain catur 4D ya, kami masih jalan-jalan di alun-alun catur nih
Lihat AsliBalas0
AirdropAnxiety
· 01-03 16:55
50 akun? Teman ini pasti mau bikin aku depresi nih
Lihat AsliBalas0
LightningAllInHero
· 01-03 16:55
50个 akun? Bro, ini lagi bercanda atau lagi pamer kekayaan atau mencuci uang.
Lihat AsliBalas0
BridgeNomad
· 01-03 16:50
ngl ini sangat menunjukkan bias survivorship yang kuat... di mana postmortem dari 49 akun lainnya tho? 👀 seperti ya, penggabungan bunga bekerja tetapi perhitungan risiko-disesuaikan tidak cocok ketika kamu terbagi di 50 posisi, likuiditas menjadi berantakan dengan cepat
Lihat AsliBalas0
PerennialLeek
· 01-03 16:49
Singkatnya, ini tentang waktu + mentalitas, siapa pun yang saat gelombang tahun 2011 hanyalah pegang kertas, berapa banyak yang benar-benar bisa menahan selama 14 tahun?
Lihat AsliBalas0
WalletInspector
· 01-03 16:41
50个 akun? Tidak heran dia pemain, saya cuma satu dompet kecil dan selalu lihat pasar setiap hari, orang ini sudah berada di dimensi lain.
Lihat AsliBalas0
MelonField
· 01-03 16:41
Saya cuma ingin tahu bagaimana orang ini bisa bertahan tidak bergerak selama 14 tahun, sialan, saya sudah tiga bulan tidak naik saja mulai merasa gatal tangan
Seorang investor memamerkan laporan hasilnya di platform sosial—keuntungan dari satu akun lebih dari 33 juta dolar AS, dikatakan ini baru salah satu dari 50 akun miliknya. Kemiskinan memang membatasi imajinasi.
Kisah ini dimulai dari tahun 2011. Tahun ketika Steve Jobs meninggal dunia, harga saham Apple jatuh ke titik terendah, pasar penuh dengan suara pesimis. Di saat semua orang meramalkan kejatuhan, investor ini justru berlawanan arah, mengakumulasi posisi besar.
Sudah 14 tahun berlalu, hasilnya pun keluar:
Satu akun menghasilkan 39,92 juta dolar AS
Total keuntungan melonjak ke +1.881,8%
Pengembalian tahunan stabil di 24,5%
Terdengar tidak masuk akal, tetapi logikanya sebenarnya sangat sederhana—menemukan perusahaan yang benar-benar hebat, sisanya biarkan waktu mengakumulasi bunga majemuk. Masalahnya, berapa banyak orang yang benar-benar bisa bertahan dengan strategi ini? Kebanyakan orang masih terjebak dalam siklus membeli saat naik dan menjual saat turun.