BTC pada hari pertama tahun baru terus menguat, hingga 4 Januari, saat ini diperdagangkan di angka 91330.90 dolar AS, naik 1.34% dalam 24 jam. Kenaikan ini terlihat stabil, tetapi di baliknya tersembunyi perbedaan mendalam di antara pelaku pasar—minat investor institusional menurun, sementara sentimen retail meningkat, dan masuknya likuiditas global sedang mengubah pola alokasi aset.
Data Pasar dan Kondisi Market
Dari data terlihat, BTC saat ini berada dalam kisaran fluktuasi yang relatif stabil.
Indikator
Data
Harga saat ini
91330.90 dolar AS
Kenaikan 24 jam
1.34%
Titik tertinggi 24 jam
91431.62 dolar AS
Titik terendah 24 jam
86717.92 dolar AS
Volume perdagangan 24 jam
228.90 miliar dolar AS
Kapitalisasi pasar
1.82 triliun dolar AS
Pangsa pasar
58.63%
Performa dalam satu minggu terakhir lebih kuat, dengan kenaikan 7 hari sebesar 4.04%, tetapi secara bulanan masih menunjukkan nilai negatif (penurunan 1.04%), mencerminkan rebound sejak awal tahun yang sedang memperbaiki kerugian sebelumnya. Data on-chain menunjukkan bahwa sekitar 20.000 BTC keluar dari bursa dalam satu minggu terakhir, yang biasanya menandakan peningkatan niat hold jangka panjang.
Sinyal Nyata dari Perbedaan Pasar
Di balik kondisi yang tampak stabil, pilihan pelaku pasar menunjukkan perbedaan yang mencolok.
Antusiasme institusi menurun vs likuiditas global meningkat
ETF Bitcoin spot AS mengalami dua bulan terburuk dalam sejarah dari November hingga Desember 2025, dengan total keluar bersih mencapai 4,57 miliar dolar AS. Ini secara langsung mencerminkan menurunnya minat investor institusional terhadap BTC. Namun, yang kontradiktif, aliran masuk bersih ETF global tahun 2025 mencapai rekor tertinggi sebesar 1,48 triliun dolar AS, meskipun pengembalian tahunan dari BlackRock IBIT negatif, hal ini tidak menghentikan arus likuiditas global menuju aset digital.
Apa artinya ini? Mungkin institusi sedang menilai ulang proporsi alokasi BTC, mengalihkan dana ke aset kripto lain atau aset tradisional.
Sentimen retail meningkat tetapi berisiko overheat
Data media sosial menunjukkan bahwa sentimen pelaku pasar kripto awal tahun ini cukup kuat, tetapi analis memperingatkan sinyal risiko: jika Bitcoin melonjak cepat ke level 92.000 dolar AS, bisa memicu arus FOMO besar dari retail. Data historis menunjukkan ini sering menjadi pertanda puncak siklus pasar, diikuti penurunan.
Perilaku holder jangka panjang juga patut diperhatikan, mereka baru-baru ini meningkatkan realisasi kerugian, dan saat harga bergerak dalam kisaran sempit, tanda kelelahan mulai muncul di kalangan investor. Ini menunjukkan kepercayaan pelaku pasar tidak sekuat yang tampak di permukaan.
Prospek 2026: Tingkat Ketidakpastian Tinggi
Prediksi performa BTC di tahun 2026 menunjukkan perbedaan yang mencolok.
Rentang prediksi harga yang luas
Menurut laporan terbaru, prediksi harga Bitcoin tahun 2026 dari Forbes berkisar antara 120.000 hingga 170.000 dolar AS, dengan analis dari Tom Lee, Standard Chartered, dan Bernstein umumnya bullish. Tapi ini hanyalah prediksi dasar—pasar opsi menunjukkan ketidakpastian yang lebih besar terhadap harga akhir tahun, dengan kemungkinan dibagi dua ekstrem: 50% peluang di 50.000 dolar dan 50% di 250.000 dolar.
Perbedaan ekstrem ini menunjukkan bahwa konsensus pasar tentang arah BTC telah benar-benar hilang.
Risiko penurunan tidak boleh diabaikan
Meskipun ada suara bullish, risiko penurunan tetap ada. Pasar memperkirakan penurunan kali ini bisa menyusut hingga sekitar 40%, dan 2026 kemungkinan besar akan menjadi tahun konsolidasi. Banyak institusi sepakat bahwa jika faktor makro menguntungkan dan partisipasi institusional meningkat, potensi kenaikan bisa mencapai 250.000 dolar atau lebih tinggi; tetapi sebaliknya, risiko koreksi juga sedang mengintai.
Catatan Penting
Dari data on-chain, 940.000 BTC tersebar di kisaran 84K-85K, ini adalah kumpulan terbesar sejak 2020. Ini berarti banyak investor memiliki biaya rata-rata di dekat harga saat ini, dan jika harga turun, bisa memicu rangkaian stop-loss. Secara teknikal, divergensi tersembunyi terus berkembang di garis 3 hari, mengindikasikan momentum kenaikan mungkin melemah.
Pendapat pribadi, BTC saat ini berada dalam masa transisi penting. Rotasi likuiditas sedang mengubah pola alokasi aset, tetapi menurunnya minat institusi menunjukkan adanya perbedaan pandangan di antara pelaku pasar tentang arah selanjutnya. Dalam jangka pendek, 92.000 dolar bisa menjadi level psikologis penting; keberhasilan menembus atau tidaknya akan menentukan arah sentimen retail.
Kesimpulan
Kenaikan moderat BTC menyembunyikan perbedaan mendalam di dalam pasar. Investor institusional berhati-hati menyesuaikan posisi, sentimen retail meningkat, dan masuknya likuiditas global sedang mengubah aturan main. Prospek tahun 2026 sangat tidak pasti, dengan rentang prediksi 12-17 ribu dolar tampak sebagai konsensus, tetapi harga di pasar opsi yang memperhitungkan kemungkinan 5.000 atau 25.000 dolar di akhir tahun mencerminkan kebingungan pasar yang lebih nyata. Variabel kunci adalah bagaimana institusi mengalokasikan modal dan bagaimana kondisi makro berkembang. Dalam konteks ini, investor harus berhati-hati, waspada terhadap risiko overheat, dan juga tidak mengabaikan tekanan penurunan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Di balik kenaikan moderat BTC, institusi dan trader ritel bermain dua permainan
BTC pada hari pertama tahun baru terus menguat, hingga 4 Januari, saat ini diperdagangkan di angka 91330.90 dolar AS, naik 1.34% dalam 24 jam. Kenaikan ini terlihat stabil, tetapi di baliknya tersembunyi perbedaan mendalam di antara pelaku pasar—minat investor institusional menurun, sementara sentimen retail meningkat, dan masuknya likuiditas global sedang mengubah pola alokasi aset.
Data Pasar dan Kondisi Market
Dari data terlihat, BTC saat ini berada dalam kisaran fluktuasi yang relatif stabil.
Performa dalam satu minggu terakhir lebih kuat, dengan kenaikan 7 hari sebesar 4.04%, tetapi secara bulanan masih menunjukkan nilai negatif (penurunan 1.04%), mencerminkan rebound sejak awal tahun yang sedang memperbaiki kerugian sebelumnya. Data on-chain menunjukkan bahwa sekitar 20.000 BTC keluar dari bursa dalam satu minggu terakhir, yang biasanya menandakan peningkatan niat hold jangka panjang.
Sinyal Nyata dari Perbedaan Pasar
Di balik kondisi yang tampak stabil, pilihan pelaku pasar menunjukkan perbedaan yang mencolok.
Antusiasme institusi menurun vs likuiditas global meningkat
ETF Bitcoin spot AS mengalami dua bulan terburuk dalam sejarah dari November hingga Desember 2025, dengan total keluar bersih mencapai 4,57 miliar dolar AS. Ini secara langsung mencerminkan menurunnya minat investor institusional terhadap BTC. Namun, yang kontradiktif, aliran masuk bersih ETF global tahun 2025 mencapai rekor tertinggi sebesar 1,48 triliun dolar AS, meskipun pengembalian tahunan dari BlackRock IBIT negatif, hal ini tidak menghentikan arus likuiditas global menuju aset digital.
Apa artinya ini? Mungkin institusi sedang menilai ulang proporsi alokasi BTC, mengalihkan dana ke aset kripto lain atau aset tradisional.
Sentimen retail meningkat tetapi berisiko overheat
Data media sosial menunjukkan bahwa sentimen pelaku pasar kripto awal tahun ini cukup kuat, tetapi analis memperingatkan sinyal risiko: jika Bitcoin melonjak cepat ke level 92.000 dolar AS, bisa memicu arus FOMO besar dari retail. Data historis menunjukkan ini sering menjadi pertanda puncak siklus pasar, diikuti penurunan.
Perilaku holder jangka panjang juga patut diperhatikan, mereka baru-baru ini meningkatkan realisasi kerugian, dan saat harga bergerak dalam kisaran sempit, tanda kelelahan mulai muncul di kalangan investor. Ini menunjukkan kepercayaan pelaku pasar tidak sekuat yang tampak di permukaan.
Prospek 2026: Tingkat Ketidakpastian Tinggi
Prediksi performa BTC di tahun 2026 menunjukkan perbedaan yang mencolok.
Rentang prediksi harga yang luas
Menurut laporan terbaru, prediksi harga Bitcoin tahun 2026 dari Forbes berkisar antara 120.000 hingga 170.000 dolar AS, dengan analis dari Tom Lee, Standard Chartered, dan Bernstein umumnya bullish. Tapi ini hanyalah prediksi dasar—pasar opsi menunjukkan ketidakpastian yang lebih besar terhadap harga akhir tahun, dengan kemungkinan dibagi dua ekstrem: 50% peluang di 50.000 dolar dan 50% di 250.000 dolar.
Perbedaan ekstrem ini menunjukkan bahwa konsensus pasar tentang arah BTC telah benar-benar hilang.
Risiko penurunan tidak boleh diabaikan
Meskipun ada suara bullish, risiko penurunan tetap ada. Pasar memperkirakan penurunan kali ini bisa menyusut hingga sekitar 40%, dan 2026 kemungkinan besar akan menjadi tahun konsolidasi. Banyak institusi sepakat bahwa jika faktor makro menguntungkan dan partisipasi institusional meningkat, potensi kenaikan bisa mencapai 250.000 dolar atau lebih tinggi; tetapi sebaliknya, risiko koreksi juga sedang mengintai.
Catatan Penting
Dari data on-chain, 940.000 BTC tersebar di kisaran 84K-85K, ini adalah kumpulan terbesar sejak 2020. Ini berarti banyak investor memiliki biaya rata-rata di dekat harga saat ini, dan jika harga turun, bisa memicu rangkaian stop-loss. Secara teknikal, divergensi tersembunyi terus berkembang di garis 3 hari, mengindikasikan momentum kenaikan mungkin melemah.
Pendapat pribadi, BTC saat ini berada dalam masa transisi penting. Rotasi likuiditas sedang mengubah pola alokasi aset, tetapi menurunnya minat institusi menunjukkan adanya perbedaan pandangan di antara pelaku pasar tentang arah selanjutnya. Dalam jangka pendek, 92.000 dolar bisa menjadi level psikologis penting; keberhasilan menembus atau tidaknya akan menentukan arah sentimen retail.
Kesimpulan
Kenaikan moderat BTC menyembunyikan perbedaan mendalam di dalam pasar. Investor institusional berhati-hati menyesuaikan posisi, sentimen retail meningkat, dan masuknya likuiditas global sedang mengubah aturan main. Prospek tahun 2026 sangat tidak pasti, dengan rentang prediksi 12-17 ribu dolar tampak sebagai konsensus, tetapi harga di pasar opsi yang memperhitungkan kemungkinan 5.000 atau 25.000 dolar di akhir tahun mencerminkan kebingungan pasar yang lebih nyata. Variabel kunci adalah bagaimana institusi mengalokasikan modal dan bagaimana kondisi makro berkembang. Dalam konteks ini, investor harus berhati-hati, waspada terhadap risiko overheat, dan juga tidak mengabaikan tekanan penurunan.