Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perhatian teman-teman di dunia kripto! Jangan sampai terjebak dalam perangkap membuka posisi dua arah saat melakukan kontrak $ETH! Banyak orang bermain dengan membuka posisi dua arah di dalam zona volatilitas, merasa bisa mendapatkan keuntungan dari kedua sisi, tapi pernahkah kalian berpikir bahwa ini pada dasarnya sama dengan logika trading grid!
Inti dari trading grid sebenarnya adalah membeli rendah dan menjual tinggi dalam zona volatilitas yang jelas, mengumpulkan keuntungan dari banyak transaksi kecil. Tapi ada satu kelemahan fatal—jika harga menembus batas, langsung mati! Prinsip membuka posisi dua arah juga sama persis!
Strategi ini hanya cocok untuk kondisi pasar sideways yang stabil dalam periode tertentu. Begitu harga menembus batas atas zona volatilitas, atau menembus batas bawahnya, dan mulai tren satu arah, tetap bertahan membuka posisi dua arah justru sama saja dengan bunuh diri!
Saat harga menembus ke atas, strategi akan terus menjual untuk mengambil keuntungan, melewatkan peluang kenaikan pasar yang besar, sementara posisi short yang dimiliki akan terjebak dan harus terus menambah margin untuk bertahan; saat harga menembus ke bawah, strategi akan tanpa pikir panjang membeli untuk bottom fishing, menyebabkan posisi long floating loss yang terus membesar, dan sama-sama tidak bisa lepas dari keharusan menambah margin.
Yang paling menakutkan adalah apa? Setelah harga menembus zona, kamu akan memegang posisi long dan short yang sama-sama merugi, langsung terjebak dalam deadlock lock-in posisi tanpa batas! Secara kasat mata, kerugian floating tampak terkunci, tapi sebenarnya masalah baru saja dimulai: harus terus membayar margin ganda, banyak dana terkunci dan tidak bisa digerakkan, dan jika harga terus bergerak satu arah, kerugian akan semakin membesar; dan untuk membuka kunci, kamu harus mampu memprediksi titik pembalikan tren dengan tepat, tingkat kesulitannya setara dengan mendaki langit!
Jadi, sekali lagi tekankan: membuka posisi dua arah (trading grid) bukan berarti tidak bisa digunakan, tapi harus memenuhi dua syarat utama—zona volatilitas yang jelas + mekanisme stop loss yang ketat! Untuk pemula, sangat penting memahami risiko strategi ini secara menyeluruh, jangan pernah sembarangan menggunakannya dalam tren pasar yang sedang berlangsung, karena bisa berakibat kerugian besar!