2025年12月, mata uang Taiwan Dollar terhadap Yen telah naik ke 4.85, banyak orang bersiap untuk pergi ke luar negeri atau berinvestasi dalam Yen. Tapi tahukah kamu? Hanya dengan salah memilih jalur penukaran mata uang, kamu bisa membayar lebih dari 2000 yuan secara sia-sia. Artikel ini akan membongkar beberapa metode penukaran mata uang yang paling umum di pasar, agar kamu tidak menempuh jalan yang salah.
Mengapa saat ini menukar Yen layak diperhatikan?
Berbicara tentang menukar mata uang asing, banyak orang pertama kali memikirkan Yen. Ini bukan hanya karena wisata ke Jepang sedang populer, tetapi yang lebih penting adalah posisi Yen yang istimewa di pasar keuangan global.
Aspek sehari-hari: kebutuhan perjalanan dan belanja
Pergi ke Jepang, sebagian besar pusat perbelanjaan di Tokyo dan Osaka masih hanya menerima pembayaran tunai (tingkat penetrasi kartu kredit hanya 60%). Kelompok pembeli daring, penggemar barang anime juga sering harus membayar langsung dengan Yen. Orang yang belajar dan bekerja di Jepang, apalagi yang sedang cuti studi dan kerja, sudah pasti melakukan locking kurs sebelumnya untuk menghindari risiko fluktuasi.
Aspek investasi: salah satu dari tiga mata uang safe haven utama
Yen sejajar dengan dolar AS dan franc Swiss sebagai tiga aset safe haven utama di dunia. Pada tahun 2022, saat perang Rusia-Ukraina pecah, Yen menguat 8% dalam satu minggu, sementara pasar saham turun 10%, ini menunjukkan efek safe haven. Bagi investor Taiwan, mengalokasikan Yen sama dengan membeli asuransi untuk saham Taiwan.
Lebih menarik lagi, suku bunga Jepang yang sangat rendah (hanya 0.5%) menciptakan peluang arbitrase. Banyak dana meminjam Yen dengan bunga rendah, lalu mengubahnya ke dolar AS yang berimbal hasil tinggi (selisih suku bunga AS-Jepang 4%), saat pasar menguntungkan, mereka mendapatkan keuntungan dari selisih tersebut, dan saat risiko muncul, mereka menutup posisi dan membeli Yen, membentuk sebuah logika trading yang lengkap.
Seberapa besar perbedaan biaya saat menukar Yen?
Ini adalah pertanyaan yang sebagian besar orang tidak pernah pikirkan. Menukar 50.000 Taiwan Dollar, hanya karena berbeda metode, biayanya bisa berbeda 1500 sampai 2000 yuan. Dengan kata lain, kamu bisa saja membuang-buang uang untuk makan besar.
Dimana letak masalahnya? Kuncinya ada di “selisih kurs”. Kurs jual tunai di bank biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs pasar, ditambah biaya administrasi dari masing-masing bank yang berbeda, akhirnya konsumen yang paling dirugikan.
Sebagai contoh, berdasarkan kurs resmi Taiwan Bank per 10 Desember 2025, kurs jual tunai sekitar 0.2060 (artinya 1 Taiwan Dollar = 4.85 Yen), tetapi melalui transaksi online dengan kurs jual spot bisa mencapai 4.87. Selisihnya terlihat kecil, tapi untuk 50.000 yuan, itu berarti sekitar 200 Yen, sekitar 40 Taiwan Dollar. Ditambah biaya lain, perbedaan biaya langsung muncul.
4 metode penukaran mata uang yang paling umum di Taiwan, perbandingan biaya nyata
Metode 1: di bank langsung, paling praktis tapi paling mahal
Langsung membawa Taiwan Dollar ke bank atau loket bandara untuk menukar uang tunai Yen. Prosesnya sederhana, cocok untuk orang yang tidak paham transaksi online atau mendadak butuh uang.
Tapi biaya ini paling tinggi. Selain selisih kurs (jual tunai vs spot), juga harus memperhitungkan biaya administrasi di loket bank. E.Sun, Taipei Fubon masing-masing mengenakan 100-200 yuan per transaksi, Fubon juga 100 yuan, hanya Taiwan Bank, Mega, CCB yang gratis.
Pengujian: menukar 50.000 Taiwan Dollar, biaya kerugiannya sekitar 1500-2000 yuan. Hanya cocok untuk dua kategori orang—orang tua yang tidak pernah pakai internet, atau yang mendadak butuh uang tunai di bandara.
Cathay United Bank: kurs jual tunai 0.2063, biaya 200 yuan per transaksi
Metode 2: transaksi online + rekening mata uang asing, perlu persiapan sebelumnya
Buka rekening mata uang asing di aplikasi bank, lalu konversi Taiwan Dollar secara online ke Yen, simpan di rekening mata uang asing tersebut. Langkah ini memakai kurs jual spot, yang lebih menguntungkan sekitar 1% dibandingkan transaksi di loket.
Kalau ingin ambil uang tunai, bisa melalui loket atau ATM mata uang asing, tapi akan dikenai biaya penarikan tambahan (biasanya mulai dari 100 yuan).
Keunggulannya adalah bisa melakukan pembelian bertahap, memilih waktu yang tepat. Saat kurs di bawah 4.80, beli lebih banyak, di atas 4.90, beli lebih sedikit, dengan metode dollar-cost averaging atau strategi band. Jika dipadukan dengan deposito Yen (saat ini bunga tahunan 1.5-1.8%), bisa sambil menukar dan mendapatkan bunga.
Kekurangannya adalah ada ambang batas: harus membuka rekening dulu, familiar dengan antarmuka aplikasi, ada kurva belajar untuk pemula.
Perkiraan biaya: kerugian sekitar 500-1000 yuan (lebih baik 50% dibandingkan metode loket).
Metode 3: transaksi online + pengambilan di bandara, pilihan wajib untuk pekerja kantoran
Pesan konversi mata uang di website bank, tanpa perlu rekening mata uang asing, isi jumlah, waktu pengambilan, dan cabang. Setelah transfer, bawa ID dan pemberitahuan ke loket untuk mengambil uang tunai. Taiwan Bank punya promo khusus “Easy Purchase”, bayar pakai Taiwan Pay cuma 10 yuan, tanpa biaya konversi, kurs menguntungkan 0.5%.
Keunggulan utamanya adalah bisa reservasi pengambilan di cabang bandara. Bandara Taoyuan punya 14 cabang Taiwan Bank, 2 di antaranya buka 24 jam, sangat praktis untuk ambil uang sebelum berangkat atau di pagi hari keberangkatan.
Kekurangannya harus perencanaan matang, biasanya harus reservasi 1-3 hari sebelumnya.
Perkiraan biaya: kerugian sekitar 300-800 yuan (paling hemat).
Metode 4: ATM mata uang asing, untuk kebutuhan mendadak tercepat
Pakailah kartu finansial berbasis chip di ATM mata uang asing bank untuk menarik tunai Yen langsung, bisa 24 jam. Fubon Bank menarik Yen dari rekening Taiwan Dollar, limit harian 150.000 yuan, tanpa biaya konversi, antar bank cuma 5 yuan.
Tampaknya sangat praktis, tapi ada detail penting. Ada sekitar 200 ATM mata uang asing di seluruh negeri, jauh lebih sedikit dari ATM biasa, saat puncak (seperti di bandara) uang tunai mudah habis. Nominal uang tunai terbatas pada 1000, 5000, 10000 Yen, tidak bisa disesuaikan.
Peringatan terbaru: layanan penarikan ATM Jepang akan diubah akhir 2025, setelah itu tidak lagi mendukung kartu Taiwan, harus beralih ke Mastercard/Cirrus dan kartu internasional lainnya.
Perkiraan biaya: kerugian sekitar 800-1200 yuan.
Mana yang harus saya pilih? Berdasarkan anggaran dan waktu
Anggaran 5-10 juta, waktu cukup banyak
→ Transaksi online + pengambilan di bandara (biaya paling murah, hemat 300-800 yuan)
Anggaran 5-10 juta, mendadak butuh
→ ATM mata uang asing atau penukaran di loket (mengorbankan biaya, tapi hemat waktu)
Investasi jangka panjang dalam Yen, di atas 20 juta
→ Transaksi online + rekening mata uang asing, beli bertahap (mengurangi risiko, bisa deposito)
Butuh uang tunai mendadak di luar negeri
→ Kartu internasional di ATM Jepang, tapi perhatikan regulasi baru
Apakah saat ini waktu yang tepat untuk mulai?
Awal tahun, kurs Taiwan Dollar terhadap Yen sekitar 4.46, sekarang Desember sudah mencapai 4.85, menguat 8.7%. Ini menunjukkan Yen sedang menguat.
Tapi, tidak harus langsung membeli semuanya saat ini. Gubernur Bank Sentral Ueda Kazuo baru-baru ini memberi sinyal hawkish, pasar memperkirakan kenaikan suku bunga pada 19 Desember menjadi 0.75% (puncak 30 tahun), yield obligasi Jepang sudah mencapai level tertinggi 17 tahun 1.93%. USD/JPY dari awal tahun di 160 turun ke 154.58, dalam jangka pendek bisa kembali ke 155, tapi proyeksi jangka menengah dan panjang akan di bawah 150.
Dengan kata lain, volatilitas Yen dalam waktu dekat masih 2-5%. Jangan langsung tukar semuanya sekaligus, strategi bertahap adalah yang terbaik.
Contoh: rencanakan tukar 100 juta Taiwan Dollar, bagi menjadi 4 kali, masing-masing 25 juta, lakukan setiap minggu. Dengan begitu, risiko fluktuasi kurs bisa diperlancar, dan kamu bisa memantau pasar.
Setelah menukar Yen, apa selanjutnya? Jangan biarkan uang menganggur
Setelah mendapatkan Yen, jangan hanya disimpan begitu saja, karena tanpa bunga akan terdepresiasi secara tidak produktif. Beberapa cara untuk menambah nilai:
Deposito Yen — bunga tahunan 1.5-1.8%, paling aman di E.Sun dan Taiwan Bank, mulai dari 10.000 Yen.
ETF Yen — Yuanta 00675U mengikuti indeks Yen, bisa beli fraksinya, cocok untuk investasi rutin. Biaya pengelolaan 0.4%.
Asuransi Yen — asuransi tabungan dari Cathay dan Fubon, bunga garansi 2-3%, cocok untuk alokasi menengah.
Perdagangan valas — transaksi langsung di platform trading USD/JPY atau EUR/JPY, untuk menangkap tren pasar. Bisa long/short, 24 jam, tapi risikonya tinggi.
Pilih sesuai toleransi risiko. Pendekatan konservatif: deposito atau asuransi. Lebih agresif: ETF atau forex. Kombinasi terbaik: 60% deposito, 30% ETF, 10% forex.
5 Kesalahan umum saat menukar mata uang
Kesalahan 1: Kurs tunai dan kurs spot sama?
Tidak. Kurs tunai adalah harga yang bank tetapkan untuk uang kertas fisik, biasanya 1-2% lebih buruk dari pasar. Kurs spot adalah untuk transfer elektronik, mendekati harga internasional, T+2 settlement. Singkatnya, kalau mau tunai, biayanya lebih tinggi; kalau elektronik, lebih murah.
Kesalahan 2: 1 juta Taiwan Dollar berapa Yen?
Dengan kurs 4.85, sekitar 48500 Yen. Tapi kalau pakai kurs jual tunai (sekitar 4.83), hanya bisa dapat 48300 Yen, selisih 2200 Yen (setara 440 Taiwan Dollar).
Kesalahan 3: Dokumen apa yang dibawa saat menukar?
Kalau di loket, harus bawa ID dan paspor. Kalau sudah reservasi online, juga perlu bawa bukti transaksi. Untuk penukaran besar (lebih dari 100.000), mungkin perlu deklarasi sumber dana. Di bawah 20 tahun harus didampingi orang tua.
Kesalahan 4: ATM mata uang asing ada batasan?
Ada. Setelah regulasi baru 2025, limit penarikan Yen di ATM turun menjadi 10-15 juta Taiwan Dollar per hari. Saat puncak (seperti di bandara), uang tunai cepat habis, jadi perlu perencanaan.
Kesalahan 5: Bisa pakai kartu Taiwan di ATM Jepang?
Bisa sampai akhir 2025, setelah itu harus pakai Mastercard atau Cirrus dan kartu internasional lain. Rencanakan perjalanan dari sekarang.
Penukaran mata uang dan fluktuasi global, perlu pemikiran lebih
Yen sebagai safe haven memang kuat, tapi juga berfluktuasi dua arah. Kenaikan suku bunga menguntungkan Yen, tapi peluruhan posisi arbitrase global atau konflik geopolitik (Taiwan, Timur Tengah) bisa menekan Yen.
Kalau untuk investasi, jangan hanya lihat kurs, tapi juga kondisi makro. Kombinasi faktor seperti Federal Reserve menurunkan suku bunga, Bank of Japan menaikkan, dan tekanan depresiasi Taiwan Dollar—ketiga faktor ini membuat pergerakan Yen jangka pendek sulit diprediksi. Strategi bertahap tetap yang terbaik.
Selain itu, jangan lupa mata uang lain seperti HKD terhadap USD, KRW, dan lain-lain juga berfluktuasi. Beberapa orang mengelola portofolio multi-mata uang untuk mengurangi risiko tunggal, ini juga salah satu pendekatan.
Ringkasan: 2 kunci utama menukar Yen
Menukar Yen tidak rumit, tapi harus punya strategi. Ingat dua poin ini:
Pertama, pilih jalur yang tepat untuk menghemat biaya — transaksi online + pengambilan di bandara paling hemat, bisa hemat 300-800 yuan untuk 50.000 yuan.
Kedua, lakukan penukaran bertahap, jangan langsung beli semuanya sekaligus — Yen masih berfluktuasi dalam waktu dekat, dengan bertahap bisa mengurangi risiko.
Baik untuk perjalanan, belanja daring, maupun pengelolaan aset, selama kamu mengikuti dua prinsip ini, Yen bisa lebih dari sekadar uang saku perjalanan, tapi juga sebagai alat perlindungan dan peningkatan nilai aset. Semoga penukaranmu lancar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana cara menukar Yen Jepang agar menguntungkan? Perangkap nilai tukar yang paling sering diabaikan oleh orang Taiwan
2025年12月, mata uang Taiwan Dollar terhadap Yen telah naik ke 4.85, banyak orang bersiap untuk pergi ke luar negeri atau berinvestasi dalam Yen. Tapi tahukah kamu? Hanya dengan salah memilih jalur penukaran mata uang, kamu bisa membayar lebih dari 2000 yuan secara sia-sia. Artikel ini akan membongkar beberapa metode penukaran mata uang yang paling umum di pasar, agar kamu tidak menempuh jalan yang salah.
Mengapa saat ini menukar Yen layak diperhatikan?
Berbicara tentang menukar mata uang asing, banyak orang pertama kali memikirkan Yen. Ini bukan hanya karena wisata ke Jepang sedang populer, tetapi yang lebih penting adalah posisi Yen yang istimewa di pasar keuangan global.
Aspek sehari-hari: kebutuhan perjalanan dan belanja
Pergi ke Jepang, sebagian besar pusat perbelanjaan di Tokyo dan Osaka masih hanya menerima pembayaran tunai (tingkat penetrasi kartu kredit hanya 60%). Kelompok pembeli daring, penggemar barang anime juga sering harus membayar langsung dengan Yen. Orang yang belajar dan bekerja di Jepang, apalagi yang sedang cuti studi dan kerja, sudah pasti melakukan locking kurs sebelumnya untuk menghindari risiko fluktuasi.
Aspek investasi: salah satu dari tiga mata uang safe haven utama
Yen sejajar dengan dolar AS dan franc Swiss sebagai tiga aset safe haven utama di dunia. Pada tahun 2022, saat perang Rusia-Ukraina pecah, Yen menguat 8% dalam satu minggu, sementara pasar saham turun 10%, ini menunjukkan efek safe haven. Bagi investor Taiwan, mengalokasikan Yen sama dengan membeli asuransi untuk saham Taiwan.
Lebih menarik lagi, suku bunga Jepang yang sangat rendah (hanya 0.5%) menciptakan peluang arbitrase. Banyak dana meminjam Yen dengan bunga rendah, lalu mengubahnya ke dolar AS yang berimbal hasil tinggi (selisih suku bunga AS-Jepang 4%), saat pasar menguntungkan, mereka mendapatkan keuntungan dari selisih tersebut, dan saat risiko muncul, mereka menutup posisi dan membeli Yen, membentuk sebuah logika trading yang lengkap.
Seberapa besar perbedaan biaya saat menukar Yen?
Ini adalah pertanyaan yang sebagian besar orang tidak pernah pikirkan. Menukar 50.000 Taiwan Dollar, hanya karena berbeda metode, biayanya bisa berbeda 1500 sampai 2000 yuan. Dengan kata lain, kamu bisa saja membuang-buang uang untuk makan besar.
Dimana letak masalahnya? Kuncinya ada di “selisih kurs”. Kurs jual tunai di bank biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs pasar, ditambah biaya administrasi dari masing-masing bank yang berbeda, akhirnya konsumen yang paling dirugikan.
Sebagai contoh, berdasarkan kurs resmi Taiwan Bank per 10 Desember 2025, kurs jual tunai sekitar 0.2060 (artinya 1 Taiwan Dollar = 4.85 Yen), tetapi melalui transaksi online dengan kurs jual spot bisa mencapai 4.87. Selisihnya terlihat kecil, tapi untuk 50.000 yuan, itu berarti sekitar 200 Yen, sekitar 40 Taiwan Dollar. Ditambah biaya lain, perbedaan biaya langsung muncul.
4 metode penukaran mata uang yang paling umum di Taiwan, perbandingan biaya nyata
Metode 1: di bank langsung, paling praktis tapi paling mahal
Langsung membawa Taiwan Dollar ke bank atau loket bandara untuk menukar uang tunai Yen. Prosesnya sederhana, cocok untuk orang yang tidak paham transaksi online atau mendadak butuh uang.
Tapi biaya ini paling tinggi. Selain selisih kurs (jual tunai vs spot), juga harus memperhitungkan biaya administrasi di loket bank. E.Sun, Taipei Fubon masing-masing mengenakan 100-200 yuan per transaksi, Fubon juga 100 yuan, hanya Taiwan Bank, Mega, CCB yang gratis.
Pengujian: menukar 50.000 Taiwan Dollar, biaya kerugiannya sekitar 1500-2000 yuan. Hanya cocok untuk dua kategori orang—orang tua yang tidak pernah pakai internet, atau yang mendadak butuh uang tunai di bandara.
Kondisi bank saat ini (Desember 2025):
Metode 2: transaksi online + rekening mata uang asing, perlu persiapan sebelumnya
Buka rekening mata uang asing di aplikasi bank, lalu konversi Taiwan Dollar secara online ke Yen, simpan di rekening mata uang asing tersebut. Langkah ini memakai kurs jual spot, yang lebih menguntungkan sekitar 1% dibandingkan transaksi di loket.
Kalau ingin ambil uang tunai, bisa melalui loket atau ATM mata uang asing, tapi akan dikenai biaya penarikan tambahan (biasanya mulai dari 100 yuan).
Keunggulannya adalah bisa melakukan pembelian bertahap, memilih waktu yang tepat. Saat kurs di bawah 4.80, beli lebih banyak, di atas 4.90, beli lebih sedikit, dengan metode dollar-cost averaging atau strategi band. Jika dipadukan dengan deposito Yen (saat ini bunga tahunan 1.5-1.8%), bisa sambil menukar dan mendapatkan bunga.
Kekurangannya adalah ada ambang batas: harus membuka rekening dulu, familiar dengan antarmuka aplikasi, ada kurva belajar untuk pemula.
Perkiraan biaya: kerugian sekitar 500-1000 yuan (lebih baik 50% dibandingkan metode loket).
Metode 3: transaksi online + pengambilan di bandara, pilihan wajib untuk pekerja kantoran
Pesan konversi mata uang di website bank, tanpa perlu rekening mata uang asing, isi jumlah, waktu pengambilan, dan cabang. Setelah transfer, bawa ID dan pemberitahuan ke loket untuk mengambil uang tunai. Taiwan Bank punya promo khusus “Easy Purchase”, bayar pakai Taiwan Pay cuma 10 yuan, tanpa biaya konversi, kurs menguntungkan 0.5%.
Keunggulan utamanya adalah bisa reservasi pengambilan di cabang bandara. Bandara Taoyuan punya 14 cabang Taiwan Bank, 2 di antaranya buka 24 jam, sangat praktis untuk ambil uang sebelum berangkat atau di pagi hari keberangkatan.
Kekurangannya harus perencanaan matang, biasanya harus reservasi 1-3 hari sebelumnya.
Perkiraan biaya: kerugian sekitar 300-800 yuan (paling hemat).
Metode 4: ATM mata uang asing, untuk kebutuhan mendadak tercepat
Pakailah kartu finansial berbasis chip di ATM mata uang asing bank untuk menarik tunai Yen langsung, bisa 24 jam. Fubon Bank menarik Yen dari rekening Taiwan Dollar, limit harian 150.000 yuan, tanpa biaya konversi, antar bank cuma 5 yuan.
Tampaknya sangat praktis, tapi ada detail penting. Ada sekitar 200 ATM mata uang asing di seluruh negeri, jauh lebih sedikit dari ATM biasa, saat puncak (seperti di bandara) uang tunai mudah habis. Nominal uang tunai terbatas pada 1000, 5000, 10000 Yen, tidak bisa disesuaikan.
Peringatan terbaru: layanan penarikan ATM Jepang akan diubah akhir 2025, setelah itu tidak lagi mendukung kartu Taiwan, harus beralih ke Mastercard/Cirrus dan kartu internasional lainnya.
Perkiraan biaya: kerugian sekitar 800-1200 yuan.
Mana yang harus saya pilih? Berdasarkan anggaran dan waktu
Anggaran 5-10 juta, waktu cukup banyak → Transaksi online + pengambilan di bandara (biaya paling murah, hemat 300-800 yuan)
Anggaran 5-10 juta, mendadak butuh → ATM mata uang asing atau penukaran di loket (mengorbankan biaya, tapi hemat waktu)
Investasi jangka panjang dalam Yen, di atas 20 juta → Transaksi online + rekening mata uang asing, beli bertahap (mengurangi risiko, bisa deposito)
Butuh uang tunai mendadak di luar negeri → Kartu internasional di ATM Jepang, tapi perhatikan regulasi baru
Apakah saat ini waktu yang tepat untuk mulai?
Awal tahun, kurs Taiwan Dollar terhadap Yen sekitar 4.46, sekarang Desember sudah mencapai 4.85, menguat 8.7%. Ini menunjukkan Yen sedang menguat.
Tapi, tidak harus langsung membeli semuanya saat ini. Gubernur Bank Sentral Ueda Kazuo baru-baru ini memberi sinyal hawkish, pasar memperkirakan kenaikan suku bunga pada 19 Desember menjadi 0.75% (puncak 30 tahun), yield obligasi Jepang sudah mencapai level tertinggi 17 tahun 1.93%. USD/JPY dari awal tahun di 160 turun ke 154.58, dalam jangka pendek bisa kembali ke 155, tapi proyeksi jangka menengah dan panjang akan di bawah 150.
Dengan kata lain, volatilitas Yen dalam waktu dekat masih 2-5%. Jangan langsung tukar semuanya sekaligus, strategi bertahap adalah yang terbaik.
Contoh: rencanakan tukar 100 juta Taiwan Dollar, bagi menjadi 4 kali, masing-masing 25 juta, lakukan setiap minggu. Dengan begitu, risiko fluktuasi kurs bisa diperlancar, dan kamu bisa memantau pasar.
Setelah menukar Yen, apa selanjutnya? Jangan biarkan uang menganggur
Setelah mendapatkan Yen, jangan hanya disimpan begitu saja, karena tanpa bunga akan terdepresiasi secara tidak produktif. Beberapa cara untuk menambah nilai:
Deposito Yen — bunga tahunan 1.5-1.8%, paling aman di E.Sun dan Taiwan Bank, mulai dari 10.000 Yen.
ETF Yen — Yuanta 00675U mengikuti indeks Yen, bisa beli fraksinya, cocok untuk investasi rutin. Biaya pengelolaan 0.4%.
Asuransi Yen — asuransi tabungan dari Cathay dan Fubon, bunga garansi 2-3%, cocok untuk alokasi menengah.
Perdagangan valas — transaksi langsung di platform trading USD/JPY atau EUR/JPY, untuk menangkap tren pasar. Bisa long/short, 24 jam, tapi risikonya tinggi.
Pilih sesuai toleransi risiko. Pendekatan konservatif: deposito atau asuransi. Lebih agresif: ETF atau forex. Kombinasi terbaik: 60% deposito, 30% ETF, 10% forex.
5 Kesalahan umum saat menukar mata uang
Kesalahan 1: Kurs tunai dan kurs spot sama?
Tidak. Kurs tunai adalah harga yang bank tetapkan untuk uang kertas fisik, biasanya 1-2% lebih buruk dari pasar. Kurs spot adalah untuk transfer elektronik, mendekati harga internasional, T+2 settlement. Singkatnya, kalau mau tunai, biayanya lebih tinggi; kalau elektronik, lebih murah.
Kesalahan 2: 1 juta Taiwan Dollar berapa Yen?
Dengan kurs 4.85, sekitar 48500 Yen. Tapi kalau pakai kurs jual tunai (sekitar 4.83), hanya bisa dapat 48300 Yen, selisih 2200 Yen (setara 440 Taiwan Dollar).
Kesalahan 3: Dokumen apa yang dibawa saat menukar?
Kalau di loket, harus bawa ID dan paspor. Kalau sudah reservasi online, juga perlu bawa bukti transaksi. Untuk penukaran besar (lebih dari 100.000), mungkin perlu deklarasi sumber dana. Di bawah 20 tahun harus didampingi orang tua.
Kesalahan 4: ATM mata uang asing ada batasan?
Ada. Setelah regulasi baru 2025, limit penarikan Yen di ATM turun menjadi 10-15 juta Taiwan Dollar per hari. Saat puncak (seperti di bandara), uang tunai cepat habis, jadi perlu perencanaan.
Kesalahan 5: Bisa pakai kartu Taiwan di ATM Jepang?
Bisa sampai akhir 2025, setelah itu harus pakai Mastercard atau Cirrus dan kartu internasional lain. Rencanakan perjalanan dari sekarang.
Penukaran mata uang dan fluktuasi global, perlu pemikiran lebih
Yen sebagai safe haven memang kuat, tapi juga berfluktuasi dua arah. Kenaikan suku bunga menguntungkan Yen, tapi peluruhan posisi arbitrase global atau konflik geopolitik (Taiwan, Timur Tengah) bisa menekan Yen.
Kalau untuk investasi, jangan hanya lihat kurs, tapi juga kondisi makro. Kombinasi faktor seperti Federal Reserve menurunkan suku bunga, Bank of Japan menaikkan, dan tekanan depresiasi Taiwan Dollar—ketiga faktor ini membuat pergerakan Yen jangka pendek sulit diprediksi. Strategi bertahap tetap yang terbaik.
Selain itu, jangan lupa mata uang lain seperti HKD terhadap USD, KRW, dan lain-lain juga berfluktuasi. Beberapa orang mengelola portofolio multi-mata uang untuk mengurangi risiko tunggal, ini juga salah satu pendekatan.
Ringkasan: 2 kunci utama menukar Yen
Menukar Yen tidak rumit, tapi harus punya strategi. Ingat dua poin ini:
Pertama, pilih jalur yang tepat untuk menghemat biaya — transaksi online + pengambilan di bandara paling hemat, bisa hemat 300-800 yuan untuk 50.000 yuan.
Kedua, lakukan penukaran bertahap, jangan langsung beli semuanya sekaligus — Yen masih berfluktuasi dalam waktu dekat, dengan bertahap bisa mengurangi risiko.
Baik untuk perjalanan, belanja daring, maupun pengelolaan aset, selama kamu mengikuti dua prinsip ini, Yen bisa lebih dari sekadar uang saku perjalanan, tapi juga sebagai alat perlindungan dan peningkatan nilai aset. Semoga penukaranmu lancar.