Global currency system secara diam-diam beralih ke standar emas? Pasar mengirimkan empat sinyal utama



Bank sentral di berbagai negara melakukan pembelian emas secara rekor, minat terhadap mata uang kripto tidak berkurang, tingkat utang mencapai rekor tertinggi, negara-negara BRICS mendorong des dolarisasi—fenomena-fenomena ini mengarah ke satu arah yang sama: dunia mungkin sedang secara diam-diam kembali ke standar emas.

**Berapa besar biaya dari sistem mata uang fiat?**

Sejak Presiden AS Richard Nixon memutuskan hubungan terakhir antara dolar dan emas pada tahun 1972, dunia memasuki era mata uang fiat murni. Apa penyebab di balik keputusan ini?

Sejak tahun 1930-an, pemerintahan Roosevelt mulai melonggarkan ikatan standar emas. Saat itu, Federal Reserve dibatasi oleh hukum AS, bank sentral hanya dapat mendukung 40% dari uang kertas yang beredar dengan emas. Untuk meningkatkan pasokan uang selama Great Depression, pemerintah mengakuisisi emas secara nasional, dan harga emas dari $20,67 per ons meningkat menjadi $35, yang secara hipotetis menambah nilai aset emas sebesar 69%. Tujuan nyata dari langkah ini sangat sederhana: pemerintah membutuhkan ruang cetak uang yang lebih banyak.

Pada tahun 1960-an, untuk mendukung perang Vietnam dan program domestik, Federal Reserve melaksanakan kebijakan inflasi, menyebabkan dolar melemah secara signifikan. Pemerintah asing mulai menukarkan emas, dan gudang emas AS menghadapi ancaman kehabisan. Pilihan Nixon sangat langsung—memutuskan hubungan, sehingga bank sentral dapat mencetak uang tanpa batas.

Apa konsekuensi dari keputusan ini? Pertumbuhan ekonomi AS menurun sekitar sepertiga. Jika mengikuti kecepatan pertumbuhan selama era standar emas, pendapatan median keluarga AS saat ini seharusnya lebih tinggi setidaknya $40.000. Mata uang fiat memperluas kekuasaan pemerintah, tetapi menurunkan daya beli riil masyarakat biasa.

**Empat sinyal utama menunjukkan dunia sedang beralih ke standar emas**

Pasar saat ini mengirimkan sinyal yang jelas.

Tindakan bank sentral paling menunjukkan masalah ini. Pada tahun 2023, bank sentral global melakukan pembelian bersih emas sebanyak 1.037 ton, ini adalah tahun kedua berturut-turut bank sentral membeli lebih dari 1.000 ton. Pada tahun 2022 bahkan mencatat rekor tertinggi sejak 1950—1.136 ton. Di balik pembelian besar dari bank sentral negara-negara berkembang seperti China, India, Rusia, dan Turki, adalah keraguan terhadap nilai dolar jangka panjang yang semakin meningkat.

Kebangkitan mata uang kripto juga mencerminkan ketidakpercayaan terhadap mata uang fiat. Dalam konteks mata uang tradisional yang semakin tidak dapat diandalkan, pasar mempercepat pencarian aset alternatif.

Masalah utang sudah tidak terkendali. Skala utang global membengkak hingga $300 triliun, setara tiga kali lipat dari PDB global. Dalam 18 bulan terakhir, sebagian besar pertumbuhan ekonomi AS didorong oleh utang kartu kredit. Situasi ini tidak berkelanjutan dan pasti akan memicu krisis yang sulit diatasi.

Langkah negara-negara BRICS memiliki makna simbolis yang kuat. Grup ini awalnya terdiri dari 5 anggota, kini berkembang menjadi 10, dan lebih dari 40 negara menyatakan minat untuk bergabung. Negara-negara BRICS mengusulkan pembentukan sistem mata uang alternatif dan mendorong des dolarisasi sistem pembayaran. Lebih menarik lagi, India mulai menguji penerbitan obligasi pemerintah berbasis emas. Bahkan negara yang dilanda inflasi seperti Zimbabwe mulai beralih ke emas.

**Apa yang akan terjadi jika standar emas kembali?**

Analis keuangan Jim Rickards berpendapat bahwa jika dunia beralih ke sistem mata uang yang dipatok ke emas, harga emas harus stabil di sekitar $27.000 per ons. Ini berarti harga emas akan melonjak secara signifikan.

Namun, hambatannya juga jelas. Sistem standar emas akan membatasi kekuasaan pemerintah dalam pencetakan uang, yang merupakan poin terbesar penolakan dari para penguasa di berbagai negara. Namun seperti yang ditunjukkan sejarah, ketika sistem itu sendiri menghadapi krisis, perubahan yang dianggap "mustahil" pun akan terjadi.

Emas telah menjadi mata uang selama 5.000 tahun, dan ketika sistem mata uang fiat menghadapi keruntuhan, emas secara alami menjadi pengganti yang paling logis dan terpercaya. Di hadapan hukum ekonomi, resistensi politik akhirnya akan menyerah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)