Biaya Tersembunyi dari Kehidupan Miskin: 21 Pengeluaran Uang Sehari-hari yang Mungkin Tidak Anda Sadari

Ada paradoks kejam dalam keuangan pribadi yang sering diabaikan oleh kebanyakan orang: orang yang bangkrut sering membuang uang untuk hal-hal yang tidak akan pernah dilakukan oleh individu kaya. Meskipun tampaknya kontradiktif, pakar keuangan Austin Williams menjelaskan secara tepat mengapa ini terjadi dan kebiasaan pengeluaran mana yang sebenarnya menguras rekening bank Anda tanpa Anda sadari.

Sistem yang Menghukum Kemiskinan

Aspek paling berbahaya dari perjuangan keuangan bukan selalu keputusan yang buruk — terkadang sistem itu sendiri dirancang untuk memberi hukuman kepada mereka yang memiliki sumber daya terbatas. Williams menjelaskan bahwa ironi menjadi bangkrut itu sederhana: mereka yang tanpa uang akhirnya membayar lebih dari yang mereka miliki banyak, hanya karena keadaan mereka.

Pertimbangkan pembayaran sewa: orang kaya membayar tepat waktu dan melanjutkan. Orang bangkrut, kekurangan dana, menunda pembayaran dan menghadapi denda keterlambatan. Pola ini berulang di hampir setiap layanan keuangan. Denda keterlambatan sewa, biaya overdraft (rata-rata $30), biaya pemeliharaan bulanan pada rekening dengan saldo rendah, dan bunga kartu kredit semuanya menciptakan apa yang disebut “pajak kemiskinan” — pengeluaran paksa yang tidak akan ada jika seseorang memiliki modal untuk digunakan.

Perangkap Biaya

Bank telah membangun sistem di mana pelanggan termiskin membayar paling banyak. Biaya overdraft adalah penyebab paling jelas, tetapi biaya pemeliharaan rekening pada saldo di bawah $500 mewakili pengurasan tersembunyi lainnya. Bahkan platform pembayaran digital seperti Venmo mengenakan biaya 1,75% untuk transfer instan, sementara transfer 24 jam tetap gratis — sebuah kemewahan yang sering tidak mampu ditunggu orang miskin.

Bunga kartu kredit menunjukkan kesenjangan kekayaan secara sempurna. Orang yang kaya membeli televisi mahal secara tunai; orang bangkrut membiayainya selama berbulan-bulan, membayar bunga besar pada setiap cicilan untuk produk yang sama.

Biaya Transportasi dan Pemeliharaan

Pengeluaran terkait kendaraan memperburuk perjuangan keuangan. Orang bangkrut mungkin melewatkan perbaikan tes emisi, yang menyebabkan pelanggaran stiker kedaluwarsa dan denda berantai. Masalah pemeliharaan yang diabaikan menumpuk menjadi kerusakan mahal yang sebenarnya bisa dicegah dengan intervensi awal. Pembelian di pom bensin dengan harga tinggi, ditambah godaan drive-thru yang sering dari gaya hidup yang sibuk, cepat menumpuk.

Ekonomi Judi

Tiket lotere dan taruhan olahraga merupakan bentuk pengeluaran yang sangat predator. Williams menggambarkan partisipasi lotere sebagai “pajak untuk orang miskin,” menargetkan individu yang rentan dengan janji psikologis bahwa hidup bisa berubah dalam semalam. Akses taruhan olahraga melalui ponsel membuatnya berbahaya dan sangat nyaman bagi populasi berpenghasilan rendah.

Kebiasaan Konsumsi Harian

Pengeluaran terkait zat adiktif patut diperiksa di sini. Dengan $8 per hari, rokok yang dikonsumsi per hari sekitar $3.000 per tahun. Alkohol di bar ($8-$15 per minuman) versus konsumsi di rumah ($10 per enam-pack) menunjukkan bagaimana pola pengeluaran sosial menguras anggaran terbatas. Makan siang di luar setiap hari daripada memasak sendiri, pembelian rekreasi di dispensary, dan konsumsi junk food semuanya merupakan pilihan gaya hidup yang bertambah seiring waktu.

Perangkap Ekonomi Palsu

Individu yang bangkrut sering membuat keputusan keuangan yang justru merugikan diri sendiri demi menghemat jangka pendek. Mereka membeli barang satuan daripada diskon grosir, memilih barang berkualitas rendah untuk menghemat segera sementara membayar lebih lama melalui penggantian. Paket telepon mahal dan ponsel baru yang harganya di atas $1.000 menguras sumber daya yang sebenarnya bisa digunakan untuk stabilitas keuangan yang nyata.

Masalah Penampilan

Mungkin yang paling merusak adalah keinginan untuk “tampak kaya.” Menghabiskan berlebihan untuk pakaian dan kendaraan yang bahkan orang kaya asli hindari — karena itulah mengapa orang kaya tetap kaya — menunjukkan kesalahpahaman mendasar tentang prioritas keuangan.

Pelajaran inti: kekayaan tidak dibangun melalui sesekali bersenang-senang. Kekayaan dipertahankan melalui pilihan yang konsisten dan tidak glamor yang menghindari perangkap sistematis yang menargetkan mereka dengan bantalan keuangan terbatas.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)