Dalam dunia perdagangan cryptocurrency, ada sebuah realitas paradoks yang menunjukkan bahwa semakin kompleks pengetahuan yang dimiliki, semakin berkurang profitabilitasnya. Empat tahun yang lalu, penulis juga berjuang siang dan malam dengan grafik dan mempelajari berbagai indikator teknikal seperti lilin K, MACD, RSI secara mendalam, tetapi hasilnya berakhir pada siklus keuntungan dan kerugian, dan beberapa kali mengalami stop loss.
Pada saat itu, saran dari investor berpengalaman yang penulis temui sangat sederhana: “Perdagangan cryptocurrency semakin sederhana, semakin efektif.”
Apa itu Strategi Posisi Terbagi 343 Tanpa Prediksi Pasar
Berbeda dari pendekatan analisis teknikal konvensional, metode ini membagi dana secara terencana tanpa memprediksi pergerakan naik turun pasar, dan secara mengejutkan menunjukkan kinerja yang tinggi.
Tahap Pertama: Pembelian Awal (30% dari total dana)
Pertama, pilih mata uang utama (BTC, ETH, SOL, BNB, dll). Penting untuk mengalokasikan 30% dari total dana untuk pembelian pertama. Pada tahap ini, poin utamanya adalah menghindari penanaman seluruh dana sekaligus.
Tahap Kedua: Penambahan Bertahap (40% dari total dana)
Jika harga naik, jangan memaksakan diri mengikuti kenaikan tertinggi, tetapi tunggu saat koreksi dan tambahkan dana sebesar 40%. Sebaliknya, jika harga turun, lakukan pembagian dana sebesar 10% setiap kali terjadi penurunan 10%, hingga total mencapai 40%.
Logika dari strategi ini didasarkan pada penurunan biaya rata-rata posisi secara bertahap selama fase penurunan, dan kemudian memanfaatkan rebound untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Tahap Ketiga: Investasi Akhir (30% dari total dana)
Ketika harga rebound dan melewati level support penting seperti moving average jangka pendek, lakukan investasi sisa 30%. Setelah itu, atur trailing stop untuk mengoptimalkan pengambilan keuntungan.
Mengapa Metode Ini Memiliki Efektivitas
Penghapusan Prediksi Pasar: Mengikuti tren tanpa memprediksi arah pasar
Diversifikasi Risiko: Menghindari kerugian besar dengan membagi dana ke dalam beberapa tahap
Efisiensi Biaya: Membangun posisi saat koreksi menurunkan harga rata-rata beli dan meningkatkan profitabilitas
Mata Uang Utama yang Cocok untuk Strategi Ini
Mata uang utama dengan likuiditas tinggi seperti BTC, ETH, SOL, BNB sangat cocok diterapkan dengan strategi ini, dan hasil yang lebih stabil diharapkan.
Metodologi ini menunjukkan bahwa pentingnya pengelolaan dana yang sederhana dan terencana lebih dari sekadar alat analisis yang kompleks atau kemampuan prediksi tingkat tinggi. Sebagai pendekatan perdagangan yang efisien di pasar cryptocurrency, metode ini layak untuk divalidasi dan dipraktikkan lebih lanjut.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Strategi Penyederhanaan Perdagangan Cryptocurrency: Mengapa Pendekatan Praktis Lebih Efektif daripada Analisis Kompleks
Dalam dunia perdagangan cryptocurrency, ada sebuah realitas paradoks yang menunjukkan bahwa semakin kompleks pengetahuan yang dimiliki, semakin berkurang profitabilitasnya. Empat tahun yang lalu, penulis juga berjuang siang dan malam dengan grafik dan mempelajari berbagai indikator teknikal seperti lilin K, MACD, RSI secara mendalam, tetapi hasilnya berakhir pada siklus keuntungan dan kerugian, dan beberapa kali mengalami stop loss.
Pada saat itu, saran dari investor berpengalaman yang penulis temui sangat sederhana: “Perdagangan cryptocurrency semakin sederhana, semakin efektif.”
Apa itu Strategi Posisi Terbagi 343 Tanpa Prediksi Pasar
Berbeda dari pendekatan analisis teknikal konvensional, metode ini membagi dana secara terencana tanpa memprediksi pergerakan naik turun pasar, dan secara mengejutkan menunjukkan kinerja yang tinggi.
Tahap Pertama: Pembelian Awal (30% dari total dana)
Pertama, pilih mata uang utama (BTC, ETH, SOL, BNB, dll). Penting untuk mengalokasikan 30% dari total dana untuk pembelian pertama. Pada tahap ini, poin utamanya adalah menghindari penanaman seluruh dana sekaligus.
Tahap Kedua: Penambahan Bertahap (40% dari total dana)
Jika harga naik, jangan memaksakan diri mengikuti kenaikan tertinggi, tetapi tunggu saat koreksi dan tambahkan dana sebesar 40%. Sebaliknya, jika harga turun, lakukan pembagian dana sebesar 10% setiap kali terjadi penurunan 10%, hingga total mencapai 40%.
Logika dari strategi ini didasarkan pada penurunan biaya rata-rata posisi secara bertahap selama fase penurunan, dan kemudian memanfaatkan rebound untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Tahap Ketiga: Investasi Akhir (30% dari total dana)
Ketika harga rebound dan melewati level support penting seperti moving average jangka pendek, lakukan investasi sisa 30%. Setelah itu, atur trailing stop untuk mengoptimalkan pengambilan keuntungan.
Mengapa Metode Ini Memiliki Efektivitas
Mata Uang Utama yang Cocok untuk Strategi Ini
Mata uang utama dengan likuiditas tinggi seperti BTC, ETH, SOL, BNB sangat cocok diterapkan dengan strategi ini, dan hasil yang lebih stabil diharapkan.
Metodologi ini menunjukkan bahwa pentingnya pengelolaan dana yang sederhana dan terencana lebih dari sekadar alat analisis yang kompleks atau kemampuan prediksi tingkat tinggi. Sebagai pendekatan perdagangan yang efisien di pasar cryptocurrency, metode ini layak untuk divalidasi dan dipraktikkan lebih lanjut.