Pelajaran pertama masyarakat: Jangan simpati kepada siapa pun.


Pelajaran kedua masyarakat: Jangan percaya kepada siapa pun.
Pelajaran ketiga masyarakat: Usahakan untuk tidak membantu siapa pun.
Pelajaran keenam masyarakat: Jangan terlalu memikirkan semua orang dengan baik.
Pelajaran keempat masyarakat: Lakukan apa yang harus dilakukan, jangan menilai orang lain.
Pelajaran kelima masyarakat: Jangan bicarakan isi hati kepada rekan kerja di masyarakat.
Pelajaran ketujuh masyarakat: Jangan ungkapkan keadaan di rumah, tidak ada yang akan bersimpati padamu.
Pelajaran kedelapan masyarakat: Jangan pedulikan pandangan dan penilaian orang lain, lakukan yang terbaik untuk dirimu sendiri.
Pelajaran kesembilan masyarakat: Manusia selalu berubah, jangan terlalu menaruh harapan besar pada semua hubungan.
Pelajaran kesepuluh masyarakat: Tidak ada orang baik di dunia ini, yang terpenting adalah menjadi diri sendiri.
Pelajaran kesebelas masyarakat: Setelah keluar dari masyarakat, orang tidak akan memaklumi kamu karena usiamu yang muda, malah akan semakin membully.
Pelajaran kedua belas masyarakat: Di bawah keuntungan, lihatlah karakter; di bawah kekuasaan dan kecantikan, lihatlah moral.
Pelajaran ketiga belas masyarakat: Mengandalkan orang lain akan runtuh, mengandalkan gunung pun akan runtuh, hidup bergantung pada diri sendiri.
Pelajaran keempat belas masyarakat: Kadang-kadang harus belajar berpura-pura bodoh, melihat semuanya tapi tidak mengatakannya.
Pelajaran kelima belas masyarakat: Kadang-kadang harus belajar menjadi orang yang baik, jangan mudah menyakiti orang.
Pelajaran keenam belas masyarakat: Setelah mengalami kejatuhan sekali, baru tahu siapa yang di sekitar adalah manusia atau hantu.
Pelajaran ketujuh belas masyarakat: Menjadi orang tidak boleh terlalu jujur, bahkan teman terbaik pun bisa mengkhianati.
Pelajaran kedelapan belas masyarakat: Untuk orang yang tidak punya hati nurani, tidak layak dibantu.
Pelajaran kesembilan belas masyarakat: Lepaskan keinginan dalam hati, hidup akan menjadi tenang.
Pelajaran kedua puluh masyarakat: Jika seseorang tidak suka melihat orang lain lebih baik, lebih pintar, dan hanya memikirkan kemenangan dan kekalahan.
Pelajaran kedua puluh satu masyarakat: Tidak memiliki keahlian bergaul, berarti tidak memiliki hati yang mudah.
Pelajaran kedua puluh dua masyarakat: Menjadi orang harus melihat jauh ke depan, melewati gunung, maka pandangan akan terbuka.
Pelajaran kedua puluh tiga masyarakat: Perasaan tidak pernah murah, kebaikan selalu memiliki batas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)