Ketika Anda melihat Bitcoin, satu angka yang mencolok: 21 juta. Ini adalah pasokan maksimum – batas keras yang memastikan tidak akan pernah ada lebih dari 21 juta BTC yang ada. Tetapi apa yang membuat batas ini begitu penting, dan bagaimana hal ini membentuk seluruh pasar cryptocurrency?
Apa Sebenarnya Maksud dari Pasokan Maksimum?
Pasokan maksimum pada dasarnya mewakili jumlah maksimum koin atau token yang akan pernah ditambang atau dibuat untuk cryptocurrency tertentu. Batas ini dikodekan secara keras ke dalam protokol saat awal dan tetap tidak dapat diubah – tidak ada pengembang, organisasi, atau badan pengatur yang dapat mengubahnya. Anggap saja sebagai aturan permanen yang tertulis dalam DNA blockchain.
Ketidakberubahan ini adalah yang memberi makna nyata pada pasokan maksimum. Ini bukan janji atau kebijakan yang bisa berubah; ini adalah kepastian matematis.
Mengapa Pasokan Maksimum Mendorong Kelangkaan & Nilai Persepsi
Hubungan antara pasokan maksimum dan nilai sangat sederhana: pasokan terbatas secara langsung mempengaruhi kelangkaan. Cryptocurrency dengan pasokan maksimum yang lebih rendah cenderung dipersepsikan sebagai lebih langka dan berpotensi lebih berharga dari waktu ke waktu. Sebaliknya, token dengan pasokan maksimum yang sangat tinggi mungkin terasa lebih melimpah dan kurang langka.
Batas 21 juta token Bitcoin menjadi contoh prinsip ini. Setelah semua 21 juta koin ditambang, pasokan baru berhenti sama sekali. Kelangkaan yang dirancang ini secara fundamental membentuk bagaimana Bitcoin dihargai dan dibahas – mirip dengan bagaimana cadangan emas yang terbatas mempengaruhi harga.
Pasokan Maksimum vs. Pasokan Beredar vs. Pasokan Total: Ketahui Perbedaannya
Mudah untuk bingung antara ketiga konsep ini, tetapi mereka berbeda:
Pasokan Maksimum: Batas absolut – jumlah total koin yang akan pernah ada
Pasokan Beredar: Koin yang saat ini aktif beredar dan diperdagangkan di pasar
Pasokan Total: Semua koin yang telah dibuat hingga saat ini, termasuk yang dikunci, disimpan, atau belum dirilis
Untuk Bitcoin, ketiga angka ini saat ini mendekati 21 juta, tetapi untuk cryptocurrency lain, angka-angka ini bisa sangat bervariasi. Memahami metrik mana yang Anda lihat sangat penting untuk mengevaluasi kelangkaan nyata dan dinamika pasar sebuah token.
Intinya: pasokan maksimum adalah fondasi dari model kelangkaan cryptocurrency. Itulah sebabnya batas 21 juta Bitcoin selalu disebutkan dan mengapa memahami mekanisme pasokan penting bagi setiap investor di ruang ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami Pasokan Maksimal: Mengapa Ini Penting untuk Investasi Kripto Anda
Ketika Anda melihat Bitcoin, satu angka yang mencolok: 21 juta. Ini adalah pasokan maksimum – batas keras yang memastikan tidak akan pernah ada lebih dari 21 juta BTC yang ada. Tetapi apa yang membuat batas ini begitu penting, dan bagaimana hal ini membentuk seluruh pasar cryptocurrency?
Apa Sebenarnya Maksud dari Pasokan Maksimum?
Pasokan maksimum pada dasarnya mewakili jumlah maksimum koin atau token yang akan pernah ditambang atau dibuat untuk cryptocurrency tertentu. Batas ini dikodekan secara keras ke dalam protokol saat awal dan tetap tidak dapat diubah – tidak ada pengembang, organisasi, atau badan pengatur yang dapat mengubahnya. Anggap saja sebagai aturan permanen yang tertulis dalam DNA blockchain.
Ketidakberubahan ini adalah yang memberi makna nyata pada pasokan maksimum. Ini bukan janji atau kebijakan yang bisa berubah; ini adalah kepastian matematis.
Mengapa Pasokan Maksimum Mendorong Kelangkaan & Nilai Persepsi
Hubungan antara pasokan maksimum dan nilai sangat sederhana: pasokan terbatas secara langsung mempengaruhi kelangkaan. Cryptocurrency dengan pasokan maksimum yang lebih rendah cenderung dipersepsikan sebagai lebih langka dan berpotensi lebih berharga dari waktu ke waktu. Sebaliknya, token dengan pasokan maksimum yang sangat tinggi mungkin terasa lebih melimpah dan kurang langka.
Batas 21 juta token Bitcoin menjadi contoh prinsip ini. Setelah semua 21 juta koin ditambang, pasokan baru berhenti sama sekali. Kelangkaan yang dirancang ini secara fundamental membentuk bagaimana Bitcoin dihargai dan dibahas – mirip dengan bagaimana cadangan emas yang terbatas mempengaruhi harga.
Pasokan Maksimum vs. Pasokan Beredar vs. Pasokan Total: Ketahui Perbedaannya
Mudah untuk bingung antara ketiga konsep ini, tetapi mereka berbeda:
Untuk Bitcoin, ketiga angka ini saat ini mendekati 21 juta, tetapi untuk cryptocurrency lain, angka-angka ini bisa sangat bervariasi. Memahami metrik mana yang Anda lihat sangat penting untuk mengevaluasi kelangkaan nyata dan dinamika pasar sebuah token.
Intinya: pasokan maksimum adalah fondasi dari model kelangkaan cryptocurrency. Itulah sebabnya batas 21 juta Bitcoin selalu disebutkan dan mengapa memahami mekanisme pasokan penting bagi setiap investor di ruang ini.