Minggu lalu emas memang turun ke $4300/ons, dan pasar muncul banyak suara untuk membeli di harga rendah. Penurunan ini terutama disebabkan oleh peningkatan margin kontrak berjangka perak oleh CME, yang memicu gelombang penjualan panik. Tetapi dari sudut pandang siklus yang lebih panjang, ini hanyalah koreksi normal dalam tren pasar bullish.
Kisah logam mulia belum selesai. Dalam beberapa bulan ke depan, ekspektasi penurunan suku bunga akan terus mendominasi ritme pasar, terutama pada bulan Januari, di mana reaksi pasar terhadap kebijakan bank sentral akan sangat sensitif. Ditambah lagi dengan latar belakang depresiasi dolar jangka panjang—kejatuhan dominasi dolar adalah proses yang lambat, tetapi tren ini sangat jelas—emas sebagai aset lindung nilai tradisional dan kemungkinan sebagai jangkar mata uang di masa depan, tetap memiliki ruang kenaikan yang menarik.
Beberapa lembaga memperkirakan, jika mengikuti logika rekonstruksi sistem Bretton Woods, emas bisa menembus $5000/ons pada akhir tahun.
Bagi alokasi aset pribadi, logam mulia adalah hal yang tidak bisa diabaikan. Baik untuk lindung nilai risiko maupun menjaga nilai aset, emas dan perak adalah pilihan utama. Koreksi di posisi ini justru merupakan waktu yang tepat untuk menambah posisi, yang penting adalah mampu menahannya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVSandwichVictim
· 01-06 00:02
Membeli di dasar pasar hanyalah para pemula, aku hanya diam saja menyaksikannya
Lihat AsliBalas0
LazyDevMiner
· 01-05 10:53
又是那套说辞啊,每次跌都说是"好机会",怎么还没到5000呢
Balas0
MetaMasked
· 01-05 10:27
Benar, gelombang 4300 itu saya pikir akan menembus dasar, tapi ternyata langsung bilang ini adalah "lubang emas" dari emas, bikin saya tertawa.
Tapi kembali lagi, ini memang seperti peluang untuk berinvestasi, tinggal lihat siapa yang bisa tahan untuk tidak menjual rugi.
Minggu lalu emas memang turun ke $4300/ons, dan pasar muncul banyak suara untuk membeli di harga rendah. Penurunan ini terutama disebabkan oleh peningkatan margin kontrak berjangka perak oleh CME, yang memicu gelombang penjualan panik. Tetapi dari sudut pandang siklus yang lebih panjang, ini hanyalah koreksi normal dalam tren pasar bullish.
Kisah logam mulia belum selesai. Dalam beberapa bulan ke depan, ekspektasi penurunan suku bunga akan terus mendominasi ritme pasar, terutama pada bulan Januari, di mana reaksi pasar terhadap kebijakan bank sentral akan sangat sensitif. Ditambah lagi dengan latar belakang depresiasi dolar jangka panjang—kejatuhan dominasi dolar adalah proses yang lambat, tetapi tren ini sangat jelas—emas sebagai aset lindung nilai tradisional dan kemungkinan sebagai jangkar mata uang di masa depan, tetap memiliki ruang kenaikan yang menarik.
Beberapa lembaga memperkirakan, jika mengikuti logika rekonstruksi sistem Bretton Woods, emas bisa menembus $5000/ons pada akhir tahun.
Bagi alokasi aset pribadi, logam mulia adalah hal yang tidak bisa diabaikan. Baik untuk lindung nilai risiko maupun menjaga nilai aset, emas dan perak adalah pilihan utama. Koreksi di posisi ini justru merupakan waktu yang tepat untuk menambah posisi, yang penting adalah mampu menahannya.