Sejarah jarang mengulangi narasi pasar yang sama dua kali. Setelah sebuah tesis perdagangan atau cerita pasar tertentu telah menjalani siklusnya dan berperan di pasar, dinamika akan berubah. Pedagang yang sukses memahami prinsip kunci ini—mengejar narasi kemenangan kemarin sering kali adalah permainan yang merugikan. Pasar beralih ke tema baru, katalis berbeda, dan siklus baru. Mengenali kapan sebuah narasi telah kehabisan tenaga membedakan posisi yang menguntungkan dari sekadar mengejar bayangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHermit
· 01-08 08:01
Benar-benar tidak, selalu ada orang yang harus menyalin narasi dari putaran sebelumnya, dan akhirnya menabrak tembok sampai mati, lucu banget
Lihat AsliBalas0
SadMoneyMeow
· 01-08 04:26
Benar sekali, terlalu banyak orang masih makan kue kemarin, hasilnya pasar membalas dengan pukulan keras.
Lihat AsliBalas0
WalletsWatcher
· 01-07 13:42
Cerita tentang mendapatkan uang kemarin hari ini diulang lagi? Bro, kamu mau memanen bawang atau malah digunting?
Lihat AsliBalas0
LightningClicker
· 01-05 10:53
Menceritakan kembali adalah bunuh diri, cara menang dari gelombang sebelumnya tidak akan pernah berlaku pada gelombang berikutnya, itu adalah kebenaran sejati
Lihat AsliBalas0
SerRugResistant
· 01-05 10:52
Benar sekali, tetapi sebagian besar orang masih mengikuti cerita kemarin, dan ketika menyadarinya, mereka sudah terpotong.
Lihat AsliBalas0
SmartContractPhobia
· 01-05 10:33
Benar sekali, tetapi berapa banyak orang yang benar-benar bisa melakukannya? Kebanyakan orang masih mengejar cerita kemarin.
Lihat AsliBalas0
MevShadowranger
· 01-05 10:27
Benar sekali, banyak orang memang terjebak di sini. Narasi putaran sebelumnya meskipun bagus, harus ditinggalkan, pasar sudah berlari ke cerita berikutnya. Masih keras kepala memegang laporan kemarin, itu berarti datang untuk memberi uang. Kuncinya adalah mampu mencium kapan saatnya beralih, itulah yang disebut keahlian sejati.
Sejarah jarang mengulangi narasi pasar yang sama dua kali. Setelah sebuah tesis perdagangan atau cerita pasar tertentu telah menjalani siklusnya dan berperan di pasar, dinamika akan berubah. Pedagang yang sukses memahami prinsip kunci ini—mengejar narasi kemenangan kemarin sering kali adalah permainan yang merugikan. Pasar beralih ke tema baru, katalis berbeda, dan siklus baru. Mengenali kapan sebuah narasi telah kehabisan tenaga membedakan posisi yang menguntungkan dari sekadar mengejar bayangan.