Ada seorang investor di dunia kripto yang memilih untuk menjual paksa karena tidak bisa menghubungi pendiri $ASTER, ini adalah satu-satunya token yang dia beli saat bottom dan harganya turun 53.54%.
Cerita ini cukup tipikal. Kembali ke harga 1.2, seorang big player membeli, seorang KOL mengeluarkan sinyal beli, dan para retail mengikuti dengan agresif. Saat itu, orang yang berani melihat ke bawah dihujat habis-habisan. Lalu apa hasilnya? $ASTER akhirnya menembus garis biaya 0.9, dan sekarang berfluktuasi di sekitar 0.7. Akibatnya, investor tersebut mulai memprediksi bottom dan bersikap bearish.
Ada hal menarik di sini—dari sinyal jual di posisi tinggi sampai prediksi bottom, ritmenya sangat tepat. Rasanya seluruh proses ini seperti dimainkan oleh beberapa whale besar, sementara retail menjadi korban yang terus-menerus diambil keuntungan. Banyak orang seperti ini yang "didedahkan" dengan cara ini.
Namun, ada juga pandangan berbeda dari para investor. Pada saat harga 1.2, mereka tetap bersikeras bearish dan tidak tergoyahkan oleh berita baik sekalipun. Sekarang di 0.7, mereka malah bullish dan tidak peduli dengan berita buruk. Logika utamanya sangat sederhana—berpikir independen, tidak terpengaruh suara luar.
Inilah yang paling dibutuhkan dalam bertrading. Bukan mengikuti arus, bukan bertaruh keberuntungan. Memiliki pemikiran sendiri, mengikuti ritme sendiri, sehingga pasar bisa meminimalkan kerugianmu.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BridgeJumper
· 01-08 05:43
Wtf ini adalah contoh klasik dari dipotong satu gelombang, makanya harus mengurangi daging
Lihat AsliBalas0
LayerZeroJunkie
· 01-08 04:17
Mengurangi kerugian dengan menjual aset ini, dan masih harus menyalahkan tidak bisa menghubungi pendiri? Hanya karena tidak melakukan riset sendiri saja
Lihat AsliBalas0
BitcoinDaddy
· 01-05 10:56
Kenapa teman yang jualan rugi ini begitu tidak kompeten, sampai-sampai tidak bisa menghubungi pendiri jadi panik? Inilah nasib yang harus diterima saat terkena panen
Ada seorang investor di dunia kripto yang memilih untuk menjual paksa karena tidak bisa menghubungi pendiri $ASTER, ini adalah satu-satunya token yang dia beli saat bottom dan harganya turun 53.54%.
Cerita ini cukup tipikal. Kembali ke harga 1.2, seorang big player membeli, seorang KOL mengeluarkan sinyal beli, dan para retail mengikuti dengan agresif. Saat itu, orang yang berani melihat ke bawah dihujat habis-habisan. Lalu apa hasilnya? $ASTER akhirnya menembus garis biaya 0.9, dan sekarang berfluktuasi di sekitar 0.7. Akibatnya, investor tersebut mulai memprediksi bottom dan bersikap bearish.
Ada hal menarik di sini—dari sinyal jual di posisi tinggi sampai prediksi bottom, ritmenya sangat tepat. Rasanya seluruh proses ini seperti dimainkan oleh beberapa whale besar, sementara retail menjadi korban yang terus-menerus diambil keuntungan. Banyak orang seperti ini yang "didedahkan" dengan cara ini.
Namun, ada juga pandangan berbeda dari para investor. Pada saat harga 1.2, mereka tetap bersikeras bearish dan tidak tergoyahkan oleh berita baik sekalipun. Sekarang di 0.7, mereka malah bullish dan tidak peduli dengan berita buruk. Logika utamanya sangat sederhana—berpikir independen, tidak terpengaruh suara luar.
Inilah yang paling dibutuhkan dalam bertrading. Bukan mengikuti arus, bukan bertaruh keberuntungan. Memiliki pemikiran sendiri, mengikuti ritme sendiri, sehingga pasar bisa meminimalkan kerugianmu.