Mengingat tingkat inflasi di negara-negara G20, dinamika ekonomi global secara langsung mempengaruhi pasar kripto. Perbedaan inflasi antara ekonomi maju dan pasar berkembang membentuk keputusan kebijakan moneter bank sentral dan menyebabkan fluktuasi dalam penetapan harga aset digital. Di daerah dengan inflasi tinggi, investor meningkatkan minat mereka terhadap aset deflasi seperti Bitcoin dan Ethereum, yang menunjukkan hubungan erat pasar kripto dengan indikator makroekonomi. Data G20 membantu kita memahami tren pasar dengan mengikuti siklus pengetatan dan pelonggaran ekonomi.

BTC0,55%
ETH-0,02%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
TeaTimeTradervip
· 01-08 05:31
Singkatnya, ketika inflasi datang, semua orang ingin membeli BTC di harga terendah, logika ini sudah sering dibahas.
Lihat AsliBalas0
RooftopVIPvip
· 01-07 00:13
Singkatnya, itu adalah bank sentral mencetak uang, BTC pun naik, logika ini sudah dipakai begitu lama masih ada yang percaya?
Lihat AsliBalas0
GlueGuyvip
· 01-05 11:52
Kita hanya melihat data G20, bagaimanapun, setiap kali bank sentral negara bergerak, harga koin akan bergetar. Di tempat dengan inflasi tinggi, orang-orang sudah mulai mengakumulasi BTC di dasar, pola ini sudah sangat umum dan lama ada.
Lihat AsliBalas0
UnluckyMinervip
· 01-05 11:50
这下好了,又得盯着G20数据炒币,感觉自己变成宏观分析师了
Balas0
BearMarketLightningvip
· 01-05 11:50
高通胀就抄底btc,这逻辑我咋听着有点离谱...央行那帮人真的会让币圈这么如意吗?
Balas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)