Ketika Anda menjelajahi peluang investasi kripto, Anda sering kali akan menemui istilah APR (Suku Bunga Persentase Tahunan) bersama dengan saudaranya APY. Tetapi apa sebenarnya arti APR dalam dunia kripto, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pengembalian investasi Anda?
Apa Itu APR dalam Dunia Cryptocurrency?
APR, singkatan dari Suku Bunga Persentase Tahunan, mewakili tingkat bunga tahunan yang Anda peroleh atau bayarkan tanpa mempertimbangkan efek penggabungan bunga. Anggap saja sebagai metode perhitungan yang langsung: jika Anda menyetor kriptocurrency ke dalam pool likuiditas, melakukan staking, berpartisipasi dalam yield farming, atau menggunakan rekening tabungan kripto yang menawarkan 10% APR, Anda akan mendapatkan penghasilan sebesar 10% setiap tahun dari jumlah pokok awal Anda.
Perbedaan mendasar terletak pada cara kerja APR—ia menghilangkan kompleksitas perhitungan bunga majemuk. Penghasilan atau biaya Anda dihitung berdasarkan jumlah dasar yang Anda investasikan atau pinjam, bukan berdasarkan bunga yang terakumulasi yang ditambahkan ke pokok tersebut dari waktu ke waktu.
APR vs. APY: Mana yang Lebih Penting?
Di sinilah banyak investor kripto menjadi bingung. Sementara APR mengukur tingkat tahunan tanpa efek penggabungan, APY (Suku Bunga Persentase Tahunan) mencakup bunga majemuk dalam perhitungannya. Ini berarti APY biasanya memberikan gambaran yang lebih akurat tentang total penghasilan tahunan Anda atau biaya pinjaman.
Sebagai contoh, jika Anda membandingkan dua rekening tabungan kripto—satu menawarkan 8% APR dan yang lain menawarkan 8% APY—pilihan APY akan menghasilkan pengembalian yang lebih tinggi karena efek penggabungan, meskipun keduanya mengiklankan persentase yang sama.
Bagaimana APR Berlaku di Berbagai Produk Kripto
Baik Anda meminjamkan kriptocurrency maupun mengambil pinjaman kripto, APR memberi tahu Anda biaya atau manfaat tahunan yang tepat:
Sebagai investor: APR menunjukkan berapa banyak bunga yang akan Anda kumpulkan saat menyetor dana ke produk investasi, baik itu rekening tabungan kripto tradisional maupun protokol DeFi yang lebih kompleks
Sebagai peminjam: APR menunjukkan persentase dari jumlah pinjaman yang harus Anda bayar kembali sebagai bunga selama dua belas bulan
Kesimpulan Utama
Memahami arti APR dalam kripto memastikan Anda membuat keputusan yang tepat tentang di mana menempatkan modal Anda. Ini adalah metrik yang disederhanakan yang tidak memperhitungkan penggabungan bunga, itulah sebabnya membandingkannya secara langsung dengan APY sangat penting untuk memaksimalkan pengembalian cryptocurrency Anda.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami Makna APR dalam Crypto: Panduan Praktis tentang Tingkat Persentase Tahunan
Ketika Anda menjelajahi peluang investasi kripto, Anda sering kali akan menemui istilah APR (Suku Bunga Persentase Tahunan) bersama dengan saudaranya APY. Tetapi apa sebenarnya arti APR dalam dunia kripto, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pengembalian investasi Anda?
Apa Itu APR dalam Dunia Cryptocurrency?
APR, singkatan dari Suku Bunga Persentase Tahunan, mewakili tingkat bunga tahunan yang Anda peroleh atau bayarkan tanpa mempertimbangkan efek penggabungan bunga. Anggap saja sebagai metode perhitungan yang langsung: jika Anda menyetor kriptocurrency ke dalam pool likuiditas, melakukan staking, berpartisipasi dalam yield farming, atau menggunakan rekening tabungan kripto yang menawarkan 10% APR, Anda akan mendapatkan penghasilan sebesar 10% setiap tahun dari jumlah pokok awal Anda.
Perbedaan mendasar terletak pada cara kerja APR—ia menghilangkan kompleksitas perhitungan bunga majemuk. Penghasilan atau biaya Anda dihitung berdasarkan jumlah dasar yang Anda investasikan atau pinjam, bukan berdasarkan bunga yang terakumulasi yang ditambahkan ke pokok tersebut dari waktu ke waktu.
APR vs. APY: Mana yang Lebih Penting?
Di sinilah banyak investor kripto menjadi bingung. Sementara APR mengukur tingkat tahunan tanpa efek penggabungan, APY (Suku Bunga Persentase Tahunan) mencakup bunga majemuk dalam perhitungannya. Ini berarti APY biasanya memberikan gambaran yang lebih akurat tentang total penghasilan tahunan Anda atau biaya pinjaman.
Sebagai contoh, jika Anda membandingkan dua rekening tabungan kripto—satu menawarkan 8% APR dan yang lain menawarkan 8% APY—pilihan APY akan menghasilkan pengembalian yang lebih tinggi karena efek penggabungan, meskipun keduanya mengiklankan persentase yang sama.
Bagaimana APR Berlaku di Berbagai Produk Kripto
Baik Anda meminjamkan kriptocurrency maupun mengambil pinjaman kripto, APR memberi tahu Anda biaya atau manfaat tahunan yang tepat:
Kesimpulan Utama
Memahami arti APR dalam kripto memastikan Anda membuat keputusan yang tepat tentang di mana menempatkan modal Anda. Ini adalah metrik yang disederhanakan yang tidak memperhitungkan penggabungan bunga, itulah sebabnya membandingkannya secara langsung dengan APY sangat penting untuk memaksimalkan pengembalian cryptocurrency Anda.