Proses hukum yang melibatkan co-founder Terraform Labs, Do Kwon, telah mencapai titik kritis, dengan tim pembela mencari hukuman yang jauh lebih ringan daripada tuntutan jaksa. Sementara jaksa menuntut hukuman penjara selama 12 tahun, perwakilan hukum Kwon mengajukan permohonan hukuman hanya 5 tahun—sebuah celah yang menyoroti sifat kontroversial dari kasus profil tinggi ini.
Keadaan Meringankan dan Penyitaan Aset
Strategi pembelaan berfokus pada beberapa argumen utama yang bertujuan mengurangi hukuman yang mungkin dijatuhkan. Kwon telah menjalani sekitar tiga tahun dalam tahanan, dengan sebagian besar waktu dihabiskan ditahan di Montenegro di bawah kondisi yang dilaporkan sulit. Selain waktu yang telah dijalani, tim hukumnya telah menegosiasikan penyelesaian keuangan yang signifikan: pengembalian $19 juta dolar dan likuidasi aset pribadi. Konsesi ini merupakan upaya untuk menunjukkan akuntabilitas dan kerja sama dalam kerangka hukum.
Keruntuhan Terra dan Dampak Gelombangnya
Inti dari kasus penipuan ini adalah keruntuhan TerraUSD (UST) yang menghancurkan pada tahun 2022, yang menyebabkan gelombang kejut di seluruh ekosistem cryptocurrency. Kejadian ini memicu kerugian besar bagi investor dan memperkuat pengawasan regulasi di seluruh ruang aset digital. Kasus ini telah melampaui proses pidana biasa, menarik perhatian regulator, pembuat kebijakan, dan pelaku industri di seluruh dunia.
Momen Penentu untuk Regulasi Crypto
Keputusan akhir pengadilan, yang dijadwalkan akan diumumkan pada 11 Desember, jauh melampaui nasib pribadi Do Kwon. Putusan ini berpotensi menetapkan preseden hukum yang berarti yang akan membentuk bagaimana pemerintah dan pengadilan menangani penipuan terkait cryptocurrency dan pelanggaran operasional. Seiring industri aset digital terus berkembang, hukuman ini akan memberikan wawasan penting tentang persimpangan inovasi crypto dan akuntabilitas hukum.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pertempuran Vonis Do Kwon: Pembela Mendukung Hukuman 5 Tahun di Tengah Dampak Keruntuhan Terra
Proses hukum yang melibatkan co-founder Terraform Labs, Do Kwon, telah mencapai titik kritis, dengan tim pembela mencari hukuman yang jauh lebih ringan daripada tuntutan jaksa. Sementara jaksa menuntut hukuman penjara selama 12 tahun, perwakilan hukum Kwon mengajukan permohonan hukuman hanya 5 tahun—sebuah celah yang menyoroti sifat kontroversial dari kasus profil tinggi ini.
Keadaan Meringankan dan Penyitaan Aset
Strategi pembelaan berfokus pada beberapa argumen utama yang bertujuan mengurangi hukuman yang mungkin dijatuhkan. Kwon telah menjalani sekitar tiga tahun dalam tahanan, dengan sebagian besar waktu dihabiskan ditahan di Montenegro di bawah kondisi yang dilaporkan sulit. Selain waktu yang telah dijalani, tim hukumnya telah menegosiasikan penyelesaian keuangan yang signifikan: pengembalian $19 juta dolar dan likuidasi aset pribadi. Konsesi ini merupakan upaya untuk menunjukkan akuntabilitas dan kerja sama dalam kerangka hukum.
Keruntuhan Terra dan Dampak Gelombangnya
Inti dari kasus penipuan ini adalah keruntuhan TerraUSD (UST) yang menghancurkan pada tahun 2022, yang menyebabkan gelombang kejut di seluruh ekosistem cryptocurrency. Kejadian ini memicu kerugian besar bagi investor dan memperkuat pengawasan regulasi di seluruh ruang aset digital. Kasus ini telah melampaui proses pidana biasa, menarik perhatian regulator, pembuat kebijakan, dan pelaku industri di seluruh dunia.
Momen Penentu untuk Regulasi Crypto
Keputusan akhir pengadilan, yang dijadwalkan akan diumumkan pada 11 Desember, jauh melampaui nasib pribadi Do Kwon. Putusan ini berpotensi menetapkan preseden hukum yang berarti yang akan membentuk bagaimana pemerintah dan pengadilan menangani penipuan terkait cryptocurrency dan pelanggaran operasional. Seiring industri aset digital terus berkembang, hukuman ini akan memberikan wawasan penting tentang persimpangan inovasi crypto dan akuntabilitas hukum.