Mengapa Perdagangan Valas Layak Diperhatikan? Singkatnya, produk dengan volume perdagangan terbesar di pasar keuangan global adalah pertukaran mata uang antarnegara. Dibandingkan dengan produk investasi seperti saham, obligasi, emas, dan lain-lain, volume perdagangan harian pasar valas melebihi 6 triliun dolar AS, dengan likuiditas yang tak tertandingi. Lebih penting lagi, orang biasa akan berurusan dengan mata uang asing dalam kehidupan sehari-hari seperti saat bepergian ke luar negeri, berbelanja internasional, dan perdagangan internasional, sehingga ambang masuknya jauh lebih rendah dibandingkan metode investasi lain.
Inti dari Perdagangan Mata Uang Asing — Apa itu Spread?
Ingin mendapatkan keuntungan di pasar valas, pertama-tama harus memahami konsep “spread”. Spread adalah selisih harga tukar mata uang yang sama pada waktu berbeda atau melalui jalur berbeda. Trader memprediksi tren nilai tukar mata uang di masa depan dan menggunakan strategi “beli rendah jual tinggi” atau “jual tinggi beli rendah” untuk mendapatkan selisih harga.
Bagaimana cara menghitung keuntungan spread?
Rumus perhitungannya sangat sederhana: Keuntungan = (Harga Tutup - Harga Buka) × Jumlah Transaksi
Sebagai contoh, misalnya memperkirakan euro akan menguat terhadap dolar AS, maka membeli 1 lot standar (100.000 unit) EUR/USD pada harga 1.0800. Ketika nilai tukar naik ke 1.0900, menutup posisi, perhitungan keuntungannya adalah:
(1.0900 - 1.0800) × 100.000 = 1.000 dolar AS
Hanya dengan fluktuasi 100 poin, bisa mendapatkan keuntungan sebesar 1.000 dolar AS! Inilah alasan mengapa banyak investor tertarik pada perdagangan mata uang asing.
Tiga Cara Utama Mendapatkan Keuntungan dari Spread
Berdasarkan tingkat toleransi risiko, investor dapat memilih berbagai metode perdagangan mata uang.
Cara pertama: Deposito mata uang asing di bank — Pilihan risiko terendah
Ini adalah cara investasi valas dengan ambang paling rendah dan risiko paling kecil. Investor cukup membuka rekening mata uang asing di bank, melakukan konversi sesuai kurs yang berlaku, lalu menempatkan deposito jangka tertentu. Setelah jatuh tempo, bisa memilih untuk memperpanjang deposito atau menukarkan kembali ke mata uang lokal.
Keuntungan dari metode ini berasal dari selisih suku bunga. Sebagai contoh, investor di Taiwan menyukai deposito dolar AS karena suku bunganya tinggi dan penggunaannya luas, sedangkan deposito rand Afrika Selatan menarik karena suku bunganya jauh lebih tinggi dari dolar Taiwan. Selama nilai tukar tetap atau menguat setelah konversi, ditambah bunga deposito, keuntungan bisa direalisasikan.
Perlu diingat: Deposito bank terutama menghasilkan keuntungan dari bunga, bukan spread. Oleh karena itu, paling cocok dilakukan dalam lingkungan suku bunga stabil. Jika ingin mendapatkan keuntungan dari spread, keterbatasan deposito adalah tidak fleksibel dalam membeli dan menjual, dan penarikan sebelum jatuh tempo akan menyebabkan kehilangan bunga, serta tidak bisa melakukan short selling, sehingga peluang terlewatkan.
Cara kedua: Dana valas — Diversifikasi risiko sedang
Jenis dana ini menginvestasikan dana ke pasar saham atau obligasi negara tertentu, menggabungkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukar dan pertumbuhan aset investasi.
Misalnya, jika yakin yen akan menguat dan pasar saham Jepang undervalued, membeli dana berbasis yen akan memungkinkan keuntungan ganda—baik dari selisih nilai tukar saat yen menguat maupun dari keuntungan investasi saham Jepang. Metode ini risiko sedang dan cocok untuk mereka yang ingin diversifikasi.
Cara ketiga: Perdagangan margin valas — Keuntungan tinggi, risiko tinggi
Ini adalah metode perdagangan yang paling sesuai untuk mendapatkan keuntungan dari spread. Melalui kontrak yang disediakan broker, investor hanya perlu membayar margin tertentu (biasanya 5%-10%) untuk melakukan transaksi dengan volume jauh melebihi modal asli, memanfaatkan leverage untuk memperbesar keuntungan.
Leverage biasanya berkisar dari puluhan hingga ratusan kali. Jika prediksi benar, keuntungan bisa berlipat ganda; jika salah, modal bisa cepat hilang. Inilah sumber risiko tinggi, tetapi juga potensi keuntungan terbesar.
Perlu dicatat, bahkan tanpa leverage, spread beli/jual di pasar valas jauh lebih kecil daripada di bank. Spread bank biasanya mencapai 0,3%-0,47%, sedangkan spread platform trading seringkali di bawah 0,1‰, sehingga meskipun tanpa leverage, keuntungan dari trading jangka pendek bisa melebihi metode konversi bank tradisional.
Keunggulan Inti dari Perdagangan Margin Valas
Kekuatan leverage dalam memperbesar keuntungan
USD/JPY adalah salah satu pasangan mata uang paling populer. Contohnya, pada awal Agustus tahun lalu, yen melemah dari 161 terhadap 1 dolar AS menjadi 141 terhadap 1 dolar AS. Jika investor menangkap tren ini dan menggunakan leverage yang tepat, keuntungan bisa berkali-kali lipat. Fluktuasi kecil yang diperbesar leverage menjadi keuntungan besar.
Biaya transaksi yang sangat rendah
Biaya transaksi utama meliputi spread dan bunga. Spread jual/beli dolar Taiwan/AS di bank bisa mencapai 0,47%, yang cukup tinggi, bahkan yang lebih rendah pun sekitar 0,3%. Sebaliknya, spread EUR/USD di platform trading bisa serendah 0,0082%. Ini berarti biaya transaksi di platform bisa jauh lebih murah, hanya sepertiga atau bahkan sepersepuluh dari biaya bank.
Transaksi dua arah T+0 tanpa batasan
Trader dapat memperoleh keuntungan dari posisi long dan short secara bersamaan. Jika yakin dolar akan menguat, lakukan posisi long USD/TWD; jika yakin dolar Taiwan akan menguat, lakukan posisi short USD/TWD. Tidak ada batas waktu transaksi, bisa melakukan berkali-kali dalam satu hari, memaksimalkan peluang pasar.
Lima Strategi Perdagangan Praktis yang Mendalam
Perdagangan rentang — Cocok untuk pasar sideways
Ketika nilai tukar berfluktuasi di antara level support dan resistance yang jelas, strategi perdagangan rentang paling efektif. Trader membeli di dekat support dan menjual di dekat resistance, melakukan arbitrase berulang.
Contohnya, EUR/CHF selama 2011-2015, setelah Swiss National Bank mengumumkan mempertahankan batas 1.2000, trader terus melakukan jual beli di antara 1.2000-1.2500. Indikator seperti RSI dan CCI dapat digunakan sebagai sinyal beli/jual.
Catatan penting: Harus menetapkan stop loss yang ketat, karena jika batas ini dilampaui, kerugian bisa sangat besar.
Perdagangan tren — Mengikuti arah jangka menengah dan panjang
Ketika pasar menunjukkan tren naik atau turun yang jelas, strategi tren dapat memberikan keuntungan yang signifikan. Strategi ini lebih cocok untuk jangka menengah dan panjang, dengan waktu transaksi mengikuti siklus tren.
Contohnya, EUR/USD dari Mei 2021 hingga Oktober 2022, Federal Reserve melakukan kenaikan suku bunga tercepat dalam 30 tahun (hingga 100 basis poin per kenaikan), sementara ECB menunda kenaikan suku bunga. Akibatnya, euro melemah selama 17 bulan sebelum akhirnya membentuk dasar. Investor yang memahami tren besar ini mendapatkan keuntungan besar.
Strategi tren juga membutuhkan pengaturan stop loss yang tepat, dan target keuntungan harus lebih besar dari stop loss untuk memastikan rasio risiko-imbalan positif.
Pengalaman: Setelah tren terbentuk, sulit untuk berbalik arah, memegang posisi adalah “stabil”.
Perdagangan jangka pendek harian — Mengikuti berita dan peristiwa
Trader jangka pendek sangat bergantung pada kecepatan merespons berita. Penyesuaian suku bunga, kebijakan nilai tukar, rapat bank sentral, rilis indikator ekonomi, semuanya dapat memicu volatilitas besar di pasar valas.
Misalnya, rilis Minutes Fed, data CPI, pengumuman kebijakan QE atau QT sering memicu pergerakan besar. Mengambil posisi saat momen ini bisa menghasilkan keuntungan besar dalam 1-2 hari.
Intinya: Buat keputusan cepat dan lakukan take profit tepat waktu, hindari menunggu terlalu lama yang bisa mengubah posisi jangka pendek menjadi jangka panjang dan berujung kerugian.
Perdagangan gelombang — Menggabungkan analisis teknikal dan fundamental
Perdagangan gelombang berada di antara perdagangan harian dan tren, membutuhkan kombinasi analisis teknikal dan fundamental. Kunci utamanya adalah menemukan instrumen yang volatil dan mengidentifikasi empat sinyal: breakout ke atas, breakout ke bawah, pembalikan tren, retracement tren.
Contoh klasik adalah ketika Swiss National Bank mengumumkan penghapusan batas 1.2000 EUR/CHF pada 15 Januari 2015, yang merupakan contoh sempurna dari breakout ke bawah, yang memicu peristiwa “Swiss franc black swan”.
Pengalaman: Perdagangan gelombang mengincar keuntungan dari besar kecilnya fluktuasi, tetapi semakin besar volatilitas, semakin besar risiko. Menutup posisi saat sudah cukup adalah disiplin penting.
Posisi jangka panjang — Strategi hemat waktu dan tenaga
Jika tidak ingin sering melakukan trading, strategi posisi jangka panjang bisa menjadi pilihan. Trader melakukan analisis makro ekonomi dan tren jangka panjang, membeli dan memegang dalam waktu lama tanpa perlu memperhatikan fluktuasi jangka pendek.
Karena mata uang tidak seperti saham yang bisa melambung tinggi atau jatuh ke nol, melainkan berfluktuasi dalam kisaran tertentu, investor bisa masuk di level rendah untuk menurunkan biaya. Misalnya, indeks dolar AS (DXY) dalam 10 tahun terakhir berada di level tertinggi 114 dan terendah sekitar 90. Mencari titik masuk di level rendah dapat secara signifikan mengurangi risiko.
Pengalaman: Menangkap arah besar nilai tukar di masa depan dan mencari titik masuk dengan biaya rendah dari siklus volatilitas.
Keunggulan Perdagangan Valas Dibandingkan Investasi Lain
Relevansi tinggi dalam kehidupan sehari-hari
Valas tidak hanya untuk investor profesional. Dalam kehidupan sehari-hari, seperti bepergian ke luar negeri, berbelanja internasional, dan perdagangan lintas negara, semua melibatkan konversi mata uang. Hal ini membuat orang biasa secara alami berinteraksi dan memahami fluktuasi nilai mata uang, membangun dasar untuk arbitrase atau lindung nilai.
Prediksi tren relatif lebih mudah
Dibandingkan saham, reksa dana, dan produk lain, tren kenaikan dan penurunan mata uang lebih tahan lama dan jelas. Dengan memahami perbedaan kebijakan suku bunga dan kebijakan moneter antar negara, kita bisa memperkirakan arah umum nilai tukar. Untuk trading jangka pendek, memang diperlukan pemahaman lebih detail, tetapi untuk tren jangka panjang, relatif lebih mudah diprediksi.
Likuiditas pasar yang tak tertandingi
Dengan volume harian lebih dari 6 triliun dolar AS, pasar ini beroperasi 24 jam di seluruh dunia, sangat transparan. Mudah tidak dimanipulasi oleh satu kekuatan besar, keputusan trading lebih didasarkan data objektif daripada spekulasi.
Waktu Perdagangan Mata Uang Asing
Waktu transaksi valas di bank
Jika melakukan transaksi melalui bank, harus dilakukan selama jam operasional bank, biasanya dari pukul 09.00 hingga 15.30 waktu setempat (berbeda-beda antar bank). Pada akhir pekan dan hari libur nasional, bank tutup dan tidak bisa melakukan transaksi.
Waktu pasar margin
Karena tidak ada bursa pusat, pasar valas margin tidak memiliki waktu buka tutup resmi. Pasar terbagi dalam empat sesi utama: London, Sydney, Tokyo, dan New York. Karena tumpang tindih waktu, trader bisa melakukan transaksi 24 jam dari Senin sampai Jumat.
Menghitung waktu berdasarkan Waktu Standar Taiwan (GMT+8):
Sesi London: musim panas mulai pukul 15.00 sampai 00.00; musim dingin mulai pukul 16.00 sampai 01.00
Sesi Sydney: musim panas mulai pukul 06.00 sampai 15.00; musim dingin mulai pukul 05.00 sampai 14.00
Sesi Tokyo: pukul 07.00 sampai 16.00 (tetap sepanjang tahun)
Sesi New York: musim panas mulai pukul 20.00 sampai 05.00; musim dingin mulai pukul 21.00 sampai 06.00
Saran Memulai Investasi Valas
Tidak ada metode tunggal terbaik dalam mendapatkan keuntungan dari spread, melainkan harus disesuaikan dengan toleransi risiko, kebiasaan trading, dan skala modal. Deposito bank cocok untuk yang mengutamakan keamanan, dana valas cocok untuk yang ingin seimbang, dan trading margin untuk yang mengincar keuntungan tinggi.
Bagi pemula, disarankan memulai dari metode risiko rendah untuk pengalaman dan pengetahuan. Banyak platform menyediakan akun demo gratis, memungkinkan latihan strategi tanpa risiko uang asli. Setelah memahami strategi yang dipelajari, baru beralih ke trading nyata.
Dengan menguasai strategi yang dijelaskan di atas, terus memantau pasar dan mengoptimalkan metode, peluang mendapatkan keuntungan dari spread akan semakin nyata. Yang terpenting adalah membangun kesabaran dan disiplin, menganggap trading sebagai proses pembelajaran dan praktik jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar perdagangan terbesar di dunia adalah ini! Kuasai rahasia keuntungan dari selisih kurs dalam perdagangan mata uang asing
Mengapa Perdagangan Valas Layak Diperhatikan? Singkatnya, produk dengan volume perdagangan terbesar di pasar keuangan global adalah pertukaran mata uang antarnegara. Dibandingkan dengan produk investasi seperti saham, obligasi, emas, dan lain-lain, volume perdagangan harian pasar valas melebihi 6 triliun dolar AS, dengan likuiditas yang tak tertandingi. Lebih penting lagi, orang biasa akan berurusan dengan mata uang asing dalam kehidupan sehari-hari seperti saat bepergian ke luar negeri, berbelanja internasional, dan perdagangan internasional, sehingga ambang masuknya jauh lebih rendah dibandingkan metode investasi lain.
Inti dari Perdagangan Mata Uang Asing — Apa itu Spread?
Ingin mendapatkan keuntungan di pasar valas, pertama-tama harus memahami konsep “spread”. Spread adalah selisih harga tukar mata uang yang sama pada waktu berbeda atau melalui jalur berbeda. Trader memprediksi tren nilai tukar mata uang di masa depan dan menggunakan strategi “beli rendah jual tinggi” atau “jual tinggi beli rendah” untuk mendapatkan selisih harga.
Bagaimana cara menghitung keuntungan spread?
Rumus perhitungannya sangat sederhana: Keuntungan = (Harga Tutup - Harga Buka) × Jumlah Transaksi
Sebagai contoh, misalnya memperkirakan euro akan menguat terhadap dolar AS, maka membeli 1 lot standar (100.000 unit) EUR/USD pada harga 1.0800. Ketika nilai tukar naik ke 1.0900, menutup posisi, perhitungan keuntungannya adalah:
(1.0900 - 1.0800) × 100.000 = 1.000 dolar AS
Hanya dengan fluktuasi 100 poin, bisa mendapatkan keuntungan sebesar 1.000 dolar AS! Inilah alasan mengapa banyak investor tertarik pada perdagangan mata uang asing.
Tiga Cara Utama Mendapatkan Keuntungan dari Spread
Berdasarkan tingkat toleransi risiko, investor dapat memilih berbagai metode perdagangan mata uang.
Cara pertama: Deposito mata uang asing di bank — Pilihan risiko terendah
Ini adalah cara investasi valas dengan ambang paling rendah dan risiko paling kecil. Investor cukup membuka rekening mata uang asing di bank, melakukan konversi sesuai kurs yang berlaku, lalu menempatkan deposito jangka tertentu. Setelah jatuh tempo, bisa memilih untuk memperpanjang deposito atau menukarkan kembali ke mata uang lokal.
Keuntungan dari metode ini berasal dari selisih suku bunga. Sebagai contoh, investor di Taiwan menyukai deposito dolar AS karena suku bunganya tinggi dan penggunaannya luas, sedangkan deposito rand Afrika Selatan menarik karena suku bunganya jauh lebih tinggi dari dolar Taiwan. Selama nilai tukar tetap atau menguat setelah konversi, ditambah bunga deposito, keuntungan bisa direalisasikan.
Perlu diingat: Deposito bank terutama menghasilkan keuntungan dari bunga, bukan spread. Oleh karena itu, paling cocok dilakukan dalam lingkungan suku bunga stabil. Jika ingin mendapatkan keuntungan dari spread, keterbatasan deposito adalah tidak fleksibel dalam membeli dan menjual, dan penarikan sebelum jatuh tempo akan menyebabkan kehilangan bunga, serta tidak bisa melakukan short selling, sehingga peluang terlewatkan.
Cara kedua: Dana valas — Diversifikasi risiko sedang
Jenis dana ini menginvestasikan dana ke pasar saham atau obligasi negara tertentu, menggabungkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukar dan pertumbuhan aset investasi.
Misalnya, jika yakin yen akan menguat dan pasar saham Jepang undervalued, membeli dana berbasis yen akan memungkinkan keuntungan ganda—baik dari selisih nilai tukar saat yen menguat maupun dari keuntungan investasi saham Jepang. Metode ini risiko sedang dan cocok untuk mereka yang ingin diversifikasi.
Cara ketiga: Perdagangan margin valas — Keuntungan tinggi, risiko tinggi
Ini adalah metode perdagangan yang paling sesuai untuk mendapatkan keuntungan dari spread. Melalui kontrak yang disediakan broker, investor hanya perlu membayar margin tertentu (biasanya 5%-10%) untuk melakukan transaksi dengan volume jauh melebihi modal asli, memanfaatkan leverage untuk memperbesar keuntungan.
Leverage biasanya berkisar dari puluhan hingga ratusan kali. Jika prediksi benar, keuntungan bisa berlipat ganda; jika salah, modal bisa cepat hilang. Inilah sumber risiko tinggi, tetapi juga potensi keuntungan terbesar.
Perlu dicatat, bahkan tanpa leverage, spread beli/jual di pasar valas jauh lebih kecil daripada di bank. Spread bank biasanya mencapai 0,3%-0,47%, sedangkan spread platform trading seringkali di bawah 0,1‰, sehingga meskipun tanpa leverage, keuntungan dari trading jangka pendek bisa melebihi metode konversi bank tradisional.
Keunggulan Inti dari Perdagangan Margin Valas
Kekuatan leverage dalam memperbesar keuntungan
USD/JPY adalah salah satu pasangan mata uang paling populer. Contohnya, pada awal Agustus tahun lalu, yen melemah dari 161 terhadap 1 dolar AS menjadi 141 terhadap 1 dolar AS. Jika investor menangkap tren ini dan menggunakan leverage yang tepat, keuntungan bisa berkali-kali lipat. Fluktuasi kecil yang diperbesar leverage menjadi keuntungan besar.
Biaya transaksi yang sangat rendah
Biaya transaksi utama meliputi spread dan bunga. Spread jual/beli dolar Taiwan/AS di bank bisa mencapai 0,47%, yang cukup tinggi, bahkan yang lebih rendah pun sekitar 0,3%. Sebaliknya, spread EUR/USD di platform trading bisa serendah 0,0082%. Ini berarti biaya transaksi di platform bisa jauh lebih murah, hanya sepertiga atau bahkan sepersepuluh dari biaya bank.
Transaksi dua arah T+0 tanpa batasan
Trader dapat memperoleh keuntungan dari posisi long dan short secara bersamaan. Jika yakin dolar akan menguat, lakukan posisi long USD/TWD; jika yakin dolar Taiwan akan menguat, lakukan posisi short USD/TWD. Tidak ada batas waktu transaksi, bisa melakukan berkali-kali dalam satu hari, memaksimalkan peluang pasar.
Lima Strategi Perdagangan Praktis yang Mendalam
Perdagangan rentang — Cocok untuk pasar sideways
Ketika nilai tukar berfluktuasi di antara level support dan resistance yang jelas, strategi perdagangan rentang paling efektif. Trader membeli di dekat support dan menjual di dekat resistance, melakukan arbitrase berulang.
Contohnya, EUR/CHF selama 2011-2015, setelah Swiss National Bank mengumumkan mempertahankan batas 1.2000, trader terus melakukan jual beli di antara 1.2000-1.2500. Indikator seperti RSI dan CCI dapat digunakan sebagai sinyal beli/jual.
Catatan penting: Harus menetapkan stop loss yang ketat, karena jika batas ini dilampaui, kerugian bisa sangat besar.
Perdagangan tren — Mengikuti arah jangka menengah dan panjang
Ketika pasar menunjukkan tren naik atau turun yang jelas, strategi tren dapat memberikan keuntungan yang signifikan. Strategi ini lebih cocok untuk jangka menengah dan panjang, dengan waktu transaksi mengikuti siklus tren.
Contohnya, EUR/USD dari Mei 2021 hingga Oktober 2022, Federal Reserve melakukan kenaikan suku bunga tercepat dalam 30 tahun (hingga 100 basis poin per kenaikan), sementara ECB menunda kenaikan suku bunga. Akibatnya, euro melemah selama 17 bulan sebelum akhirnya membentuk dasar. Investor yang memahami tren besar ini mendapatkan keuntungan besar.
Strategi tren juga membutuhkan pengaturan stop loss yang tepat, dan target keuntungan harus lebih besar dari stop loss untuk memastikan rasio risiko-imbalan positif.
Pengalaman: Setelah tren terbentuk, sulit untuk berbalik arah, memegang posisi adalah “stabil”.
Perdagangan jangka pendek harian — Mengikuti berita dan peristiwa
Trader jangka pendek sangat bergantung pada kecepatan merespons berita. Penyesuaian suku bunga, kebijakan nilai tukar, rapat bank sentral, rilis indikator ekonomi, semuanya dapat memicu volatilitas besar di pasar valas.
Misalnya, rilis Minutes Fed, data CPI, pengumuman kebijakan QE atau QT sering memicu pergerakan besar. Mengambil posisi saat momen ini bisa menghasilkan keuntungan besar dalam 1-2 hari.
Intinya: Buat keputusan cepat dan lakukan take profit tepat waktu, hindari menunggu terlalu lama yang bisa mengubah posisi jangka pendek menjadi jangka panjang dan berujung kerugian.
Perdagangan gelombang — Menggabungkan analisis teknikal dan fundamental
Perdagangan gelombang berada di antara perdagangan harian dan tren, membutuhkan kombinasi analisis teknikal dan fundamental. Kunci utamanya adalah menemukan instrumen yang volatil dan mengidentifikasi empat sinyal: breakout ke atas, breakout ke bawah, pembalikan tren, retracement tren.
Contoh klasik adalah ketika Swiss National Bank mengumumkan penghapusan batas 1.2000 EUR/CHF pada 15 Januari 2015, yang merupakan contoh sempurna dari breakout ke bawah, yang memicu peristiwa “Swiss franc black swan”.
Pengalaman: Perdagangan gelombang mengincar keuntungan dari besar kecilnya fluktuasi, tetapi semakin besar volatilitas, semakin besar risiko. Menutup posisi saat sudah cukup adalah disiplin penting.
Posisi jangka panjang — Strategi hemat waktu dan tenaga
Jika tidak ingin sering melakukan trading, strategi posisi jangka panjang bisa menjadi pilihan. Trader melakukan analisis makro ekonomi dan tren jangka panjang, membeli dan memegang dalam waktu lama tanpa perlu memperhatikan fluktuasi jangka pendek.
Karena mata uang tidak seperti saham yang bisa melambung tinggi atau jatuh ke nol, melainkan berfluktuasi dalam kisaran tertentu, investor bisa masuk di level rendah untuk menurunkan biaya. Misalnya, indeks dolar AS (DXY) dalam 10 tahun terakhir berada di level tertinggi 114 dan terendah sekitar 90. Mencari titik masuk di level rendah dapat secara signifikan mengurangi risiko.
Pengalaman: Menangkap arah besar nilai tukar di masa depan dan mencari titik masuk dengan biaya rendah dari siklus volatilitas.
Keunggulan Perdagangan Valas Dibandingkan Investasi Lain
Relevansi tinggi dalam kehidupan sehari-hari
Valas tidak hanya untuk investor profesional. Dalam kehidupan sehari-hari, seperti bepergian ke luar negeri, berbelanja internasional, dan perdagangan lintas negara, semua melibatkan konversi mata uang. Hal ini membuat orang biasa secara alami berinteraksi dan memahami fluktuasi nilai mata uang, membangun dasar untuk arbitrase atau lindung nilai.
Prediksi tren relatif lebih mudah
Dibandingkan saham, reksa dana, dan produk lain, tren kenaikan dan penurunan mata uang lebih tahan lama dan jelas. Dengan memahami perbedaan kebijakan suku bunga dan kebijakan moneter antar negara, kita bisa memperkirakan arah umum nilai tukar. Untuk trading jangka pendek, memang diperlukan pemahaman lebih detail, tetapi untuk tren jangka panjang, relatif lebih mudah diprediksi.
Likuiditas pasar yang tak tertandingi
Dengan volume harian lebih dari 6 triliun dolar AS, pasar ini beroperasi 24 jam di seluruh dunia, sangat transparan. Mudah tidak dimanipulasi oleh satu kekuatan besar, keputusan trading lebih didasarkan data objektif daripada spekulasi.
Waktu Perdagangan Mata Uang Asing
Waktu transaksi valas di bank
Jika melakukan transaksi melalui bank, harus dilakukan selama jam operasional bank, biasanya dari pukul 09.00 hingga 15.30 waktu setempat (berbeda-beda antar bank). Pada akhir pekan dan hari libur nasional, bank tutup dan tidak bisa melakukan transaksi.
Waktu pasar margin
Karena tidak ada bursa pusat, pasar valas margin tidak memiliki waktu buka tutup resmi. Pasar terbagi dalam empat sesi utama: London, Sydney, Tokyo, dan New York. Karena tumpang tindih waktu, trader bisa melakukan transaksi 24 jam dari Senin sampai Jumat.
Menghitung waktu berdasarkan Waktu Standar Taiwan (GMT+8):
Saran Memulai Investasi Valas
Tidak ada metode tunggal terbaik dalam mendapatkan keuntungan dari spread, melainkan harus disesuaikan dengan toleransi risiko, kebiasaan trading, dan skala modal. Deposito bank cocok untuk yang mengutamakan keamanan, dana valas cocok untuk yang ingin seimbang, dan trading margin untuk yang mengincar keuntungan tinggi.
Bagi pemula, disarankan memulai dari metode risiko rendah untuk pengalaman dan pengetahuan. Banyak platform menyediakan akun demo gratis, memungkinkan latihan strategi tanpa risiko uang asli. Setelah memahami strategi yang dipelajari, baru beralih ke trading nyata.
Dengan menguasai strategi yang dijelaskan di atas, terus memantau pasar dan mengoptimalkan metode, peluang mendapatkan keuntungan dari spread akan semakin nyata. Yang terpenting adalah membangun kesabaran dan disiplin, menganggap trading sebagai proses pembelajaran dan praktik jangka panjang.