Kekurangan energi semakin memburuk di Amerika Selatan. Produksi minyak negara tersebut menurun secara tajam—langkah-langkah penahanan militer AS telah secara serius membatasi infrastruktur penyimpanan bahan bakar. Tekanan ini mengungkapkan bagaimana tekanan geopolitik berubah menjadi rasa sakit ekonomi yang nyata. Ketika kapasitas produksi terhambat seperti ini, hal itu menyebar ke pasar energi secara global. Pasokan minyak yang lebih ketat, potensi lonjakan inflasi, dan pergeseran makro yang lebih luas. Perlu dipantau bagaimana gangguan energi ini membentuk kembali siklus komoditas dan aliran investasi di berbagai pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
JustAnotherWallet
· 01-08 11:46
Krisis energi Amerika Selatan ini, sejujurnya, adalah akibat dari geopolitik... Cara sanksi yang dilakukan oleh Amerika Serikat ini benar-benar sangat efektif
Lihat AsliBalas0
FlashLoanLord
· 01-08 06:26
Kembali lagi ke urusan geopolitik, harga minyak di Amerika Selatan akan segera melonjak...
Lihat AsliBalas0
MiningDisasterSurvivor
· 01-06 19:43
Kembali lagi, geopolitik yang memeluk energi, pola ini sudah saya lihat berkali-kali sejak 2018. Saat itu juga berbagai "ketegangan pasokan" dan "ekspektasi inflasi", lalu apa hasilnya? Investor ritel masih berteriak untuk membeli saat harga rendah, sementara tim proyek sudah kabur dan tidak terlihat lagi.
Lihat AsliBalas0
LayoffMiner
· 01-06 01:21
Krisis energi di Amerika ini... lagi-lagi permainan geopolitik merusak ekonomi, pola lama yang sama
Lihat AsliBalas0
ImpermanentSage
· 01-06 01:19
Krisis energi Amerika Selatan ini, jujur saja, adalah balasan dari geopolitik saat ini. Tekanan militer Amerika yang memblokir, produksi minyak langsung anjlok, pasar energi global pun ikut gemetar. Hal semacam ini paling menguji siapa yang bisa melakukan penataan awal terhadap kontrak berjangka komoditas.
Lihat AsliBalas0
SlowLearnerWang
· 01-06 01:18
Oh my God, baru sadar berita ini... lagi-lagi drama geopolitik, energi Amerika Selatan yang dikunci seperti ini benar-benar akan merugikan pasar komoditas global. Harga minyak akan naik lagi, portofolio investasi saya akan berguncang lagi... Saat seperti ini, saya menyesal tidak merespons lebih cepat, siapa yang bisa memprediksi langkah Amerika ini sebelumnya?
Lihat AsliBalas0
New_Ser_Ngmi
· 01-06 01:04
Krisis energi Amerika Selatan kembali lagi, apakah kali ini benar-benar akan mengalami hard landing? Blokade dari Amerika Serikat memang cukup keras, tetapi rasanya negara-negara penghasil minyak ini seharusnya sudah belajar untuk mendiversifikasi diri, bukan?
Kekurangan energi semakin memburuk di Amerika Selatan. Produksi minyak negara tersebut menurun secara tajam—langkah-langkah penahanan militer AS telah secara serius membatasi infrastruktur penyimpanan bahan bakar. Tekanan ini mengungkapkan bagaimana tekanan geopolitik berubah menjadi rasa sakit ekonomi yang nyata. Ketika kapasitas produksi terhambat seperti ini, hal itu menyebar ke pasar energi secara global. Pasokan minyak yang lebih ketat, potensi lonjakan inflasi, dan pergeseran makro yang lebih luas. Perlu dipantau bagaimana gangguan energi ini membentuk kembali siklus komoditas dan aliran investasi di berbagai pasar.